Posts made by Satria Adhyatma Rafie Bhaskara (2416041057)

NAMA: Satria Adhyatma Rafie Bhaskara
NPM:2416041057
KELAS: REGULER B
PRODI:Ilmu Administrasi Negara

1. artikel mengungkapkan bahwa meskipun Indonesia telah melakukan beberapa langkah reformasi, seperti meratifikasi perjanjian internasional, pelanggaran HAM masih banyak terjadi, terutama terkait dengan pelanggaran HAM masa lalu. Hal positif yang dapat diambil adalah bahwa meskipun ada banyak tantangan, Indonesia tetap berkomitmen untuk memperbaiki situasi HAM, dan gerakan masyarakat sipil serta tekanan dari publik masih menjadi kekuatan penting untuk memperjuangkan HAM di Indonesia. Hal positif yang dapat diambil adalah bahwa meskipun ada banyak tantangan, Indonesia tetap berkomitmen untuk memperbaiki situasi HAM, dan gerakan masyarakat sipil serta tekanan dari publik masih menjadi kekuatan penting untuk memperjuangkan HAM di Indonesia.

2. jika dilihat dari nilai-nilai adat istiadat dan budaya asli masyarakat Indonesia, memiliki dasar yang kuat pada prinsip musyawarah untuk mufakat dan gotong royong. Masyarakat adat Indonesia secara tradisional mempraktikkan pengambilan keputusan bersama yang melibatkan berbagai pihak dengan tujuan untuk mencapai satu suara. demokrasi tidak hanya berfokus pada kebebasan individu tetapi juga menghargai nilai-nilai religius yang mengarah pada keseimbangan antara kebebasan dan tanggung jawab sosial.

3. menurut saya, sistem demokrasi di Indonesia belum sepenuhnya sesuai dengan UUD NKRI 1945 dimana Indonesia masih banyak pelanggaran sebab masih ada oknum oknum yang memang dengan sengaja mengabaikan demokrasi.

4. menurut saya, mereka telah ingkar janji dan merupakan orang orang yang egois, mereka melupakan kita yang telah memilih nya sehingga dia dapat menjabat sebagai anggota parlemen. Mereka lebih mementingkan agenda politik mereka dan mengabaikan kepentingan bersama.

5.pemimpin yang seperti itu adalah pemimpin yang buruk, sebab ia menumbalkan masyarakat hanya demi tujuannya yang tidak jelas dan cenderung menguntungkan beberapa pihak saja. perilaku ini menunjukkan ketidakpedulian terhadap HAM msayrakat.
NAMA: Satria Adhyatma Rafie Bhaskara
NPM:2416041057
KELAS: REGULER B
PRODI:Ilmu Administrasi Negara

1. Artikel ini menceritakan konflik komunal yang terjadi di perbatasan Indonesia-Timor Leste, yang dipicu oleh ketidaksepakatan mengenai batas wilayah dan zona netral.
hal positif yang bisa saya dapat adalah pentingnya penyelesaian masalah perbatasan yang masih belum tuntas melalui diplomasi yang lebih kuat antara kedua negara tersebut.

2. Jika Indonesia tidak memiliki konsepsi wawasan nusantara, wilayah dan bangsa Indonesia bisa mengalami disintegrasi atau ketegangan antarwilayah, seperti yang terjadi di perbatasan Indonesia-Timor Leste. Konsepsi wawasan nusantara mengajarkan kita untuk melihat Indonesia sebagai kesatuan yang utuh, meskipun terdiri dari berbagai suku, budaya, dan kepulauan.

3.Konsepsi wawasan nusantara dapat mencegah timbulnya konflik. konsep ini ini mengajarkan bahwa perbedaan yang ada, baik itu terkait wilayah, suku, maupun budaya, harus dikelola dengan baik agar tidak menimbulkan perpecahan. Wawasan nusantara mengajarkan pentingnya diplomasi dan pengelolaan sumber daya alam yang bijaksana, yang dapat mengurangi potensi konflik yang terkait dengan perebutan lahan dan sumber daya.
NAMA: Satria Adhyatma Rafie Bhaskara
NPM:2416041057
KELAS: REGULER B
PRODI:Ilmu Administrasi Negara

hasil analisis video, kondisi Geopolitik Indonesia berkaitan dengan bagaimana negara mengatur kebijakan berdasarkan kondisi geografis yang ada.
Macam - macam teori geopolitik yaitu :
1. Teori Geopolitik Frederich Ratzel
2. Teori Geopolitik Rudolf Kjellen
3. Teori Geopolitik Karl Haushofer
4. Teori Geopolitik Halford Mackinder
5. Teori Geopolitik Alfred Thayer Mahan
6. Teori Geopolitik Gullio Douhet, William Mitchel, Saversky , dan JFC Fuller.

Teori geopolitik Indonesia, menegaskan bahwa Pancasila merupakan dasar ideologi negara yang menjadi pedoman dalam merumuskan kebijakan nasional,Secara keseluruhan, geopolitik Indonesia bertujuan untuk mempertahankan persatuan bangsa dan menjaga keutuhan wilayah, dengan berlandaskan pada nilai-nilai Pancasil