Nama: Syifa Hesti Pratiwi
NPM: 2313031003
Berdasarkan pengalaman belajar dan referensi dari buku Metodologi Penelitian (Sugiyono, 2019) serta beberapa jurnal ilmiah, dapat dijelaskan bahwa populasi adalah keseluruhan subjek atau objek penelitian yang memiliki karakteristik tertentu dan menjadi sumber data bagi peneliti. Populasi bisa berupa individu, kelompok, lembaga, dokumen, atau peristiwa yang relevan dengan topik penelitian. Sementara itu, sampel adalah bagian dari populasi yang diambil untuk mewakili karakteristik populasi tersebut, sehingga hasil penelitian yang diperoleh dari sampel dapat digeneralisasikan ke seluruh populasi.
Dalam menentukan populasi dan sampel, seorang peneliti perlu memperhatikan beberapa hal penting. Pertama, kesesuaian dengan tujuan penelitian, artinya populasi dan sampel harus benar-benar relevan dengan masalah yang ingin dikaji. Kedua, karakteristik populasi harus jelas, misalnya jumlah, lokasi, jenjang pendidikan, atau bidang yang ditekuni responden. Ketiga, ukuran sampel harus cukup besar agar hasil penelitian valid dan dapat mewakili populasi secara akurat. Keempat, teknik pengambilan sampel harus disesuaikan dengan jenis penelitian, apakah menggunakan teknik probability sampling (seperti simple random sampling) atau non-probability sampling (seperti purposive sampling). Kelima, peneliti perlu memperhatikan keterbatasan sumber daya, seperti waktu, biaya, dan akses terhadap responden, agar proses pengambilan sampel dapat dilakukan secara efektif.
NPM: 2313031003
Berdasarkan pengalaman belajar dan referensi dari buku Metodologi Penelitian (Sugiyono, 2019) serta beberapa jurnal ilmiah, dapat dijelaskan bahwa populasi adalah keseluruhan subjek atau objek penelitian yang memiliki karakteristik tertentu dan menjadi sumber data bagi peneliti. Populasi bisa berupa individu, kelompok, lembaga, dokumen, atau peristiwa yang relevan dengan topik penelitian. Sementara itu, sampel adalah bagian dari populasi yang diambil untuk mewakili karakteristik populasi tersebut, sehingga hasil penelitian yang diperoleh dari sampel dapat digeneralisasikan ke seluruh populasi.
Dalam menentukan populasi dan sampel, seorang peneliti perlu memperhatikan beberapa hal penting. Pertama, kesesuaian dengan tujuan penelitian, artinya populasi dan sampel harus benar-benar relevan dengan masalah yang ingin dikaji. Kedua, karakteristik populasi harus jelas, misalnya jumlah, lokasi, jenjang pendidikan, atau bidang yang ditekuni responden. Ketiga, ukuran sampel harus cukup besar agar hasil penelitian valid dan dapat mewakili populasi secara akurat. Keempat, teknik pengambilan sampel harus disesuaikan dengan jenis penelitian, apakah menggunakan teknik probability sampling (seperti simple random sampling) atau non-probability sampling (seperti purposive sampling). Kelima, peneliti perlu memperhatikan keterbatasan sumber daya, seperti waktu, biaya, dan akses terhadap responden, agar proses pengambilan sampel dapat dilakukan secara efektif.