Nama : Ranum Sri Rahayu
NPM : 2313031074
Seorang peneliti perlu memahami masalah, variabel, dan paradigma penelitian karena ketiganya merupakan fondasi utama dalam proses ilmiah yang menentukan arah, kejelasan, dan validitas hasil penelitian.
Pertama, pemahaman masalah terhadap penelitian sangat penting karena masalah merupakan titik awal yang menjelaskan adanya kesenjangan antara harapan dan kenyataan. Tanpa masalah yang jelas, penelitian tidak akan memiliki arah yang terfokus. Masalah membantu peneliti menentukan tujuan, merumuskan masalah, serta metode yang relevan.
Kedua, pemahaman terhadap variabel penelitian diperlukan agar peneliti dapat mengidentifikasi aspek-aspek yang akan diukur, diamati, atau dimanipulasi. Variabel adalah komponen inti yang menunjukkan hubungan sebab-akibat atau korelasi antarfenomena (Sugiyono, 2019). Dengan memahami variabel, peneliti dapat merancang instrumen yang sesuai dan menganalisis data secara tepat.
Ketiga, paradigma penelitian membantu peneliti dalam menentukan cara pandang terhadap kenyataan dan pendekatan ilmiah yang digunakan. Paradigma menentukan bagaimana peneliti memahami data — apakah melalui pendekatan kuantitatif yang objektif, kualitatif yang interpretatif, atau kombinasi keduanya (metode campuran). Tanpa paradigma yang jelas, peneliti dapat salah memilih desain penelitian, metode pengumpulan data, dan teknik analisis yang berakhir pada kesimpulan yang tidak valid.
Dengan demikian, pemahaman terhadap masalah, variabel, dan paradigma penelitian saling berkaitan dan menentukan keberhasilan penelitian secara keseluruhan. Ketiganya memastikan penelitian berjalan secara sistematis, terarah, dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.