Nama : Igha Mawardhani
NPM : 2313031043
1. Jenis Skala Pengukuran pada Setiap Item Kuesioner
- Usia
responden (dalam tahun)
Skala rasio
Alasan: Usia memiliki jarak yang jelas antar nilai dan memiliki angka nol yang bermakna (usia 0 tahun), sehingga perbandingan seperti “dua kali lebih tua” dapat dilakukan. - Jenis
kelamin (laki-laki/perempuan)
Skala nominal
Alasan: Jenis kelamin hanya berfungsi sebagai kategori pembeda tanpa tingkatan atau urutan. - Tingkat
kepuasan terhadap pelayanan dosen pembimbing akademik
Skala ordinal
Alasan: Pilihan jawaban memiliki urutan dari sangat tidak puas sampai sangat puas, tetapi jarak antar kategori belum tentu sama. - Jumlah
mata kuliah yang diambil semester ini
Skala rasio
Alasan: Data berupa hitungan yang memiliki nol absolut (0 mata kuliah) dan jarak antar nilai bersifat tetap. - Urutan
prioritas dalam memilih universitas
Skala ordinal
Alasan: Data menunjukkan peringkat kepentingan, namun selisih antar peringkat tidak dapat diukur secara pasti.
2. Apakah Seluruh Data Dapat Dianalisis dengan Statistik Parametrik?
Tidak, seluruh data tidak dapat langsung dianalisis menggunakan statistik parametrik.
Statistik parametrik mensyaratkan data minimal berskala interval atau rasio serta berdistribusi normal. Dalam kuesioner ini, sebagian besar data berskala nominal dan ordinal, seperti jenis kelamin, tingkat kepuasan, dan urutan prioritas. Data jenis ini lebih tepat dianalisis menggunakan statistik nonparametrik, kecuali jika data ordinal (misalnya kepuasan) diolah dengan asumsi tertentu dan memenuhi syarat tambahan.
3. Metode Analisis Hubungan Kepuasan dan Jumlah Mata Kuliah
Metode analisis yang paling tepat adalah korelasi Spearman Rank.
Alasannya:
- Tingkat kepuasan berskala ordinal.
- Jumlah mata kuliah berskala rasio, tetapi tidak harus berdistribusi normal.
- Korelasi Spearman cocok untuk melihat hubungan antara dua variabel ketika salah satunya atau keduanya berskala ordinal.
Metode ini dapat menunjukkan apakah terdapat hubungan antara tingkat kepuasan layanan akademik dengan jumlah mata kuliah yang diambil mahasiswa, tanpa melanggar asumsi statistik.