Posts made by Igha Mawardhani

ASP B2025 -> Diskusi

by Igha Mawardhani -
Nama :Igha Mawardhani
NPM : 2313031043

Value for Money audit berperan memastikan bahwa anggaran publik digunakan secara hemat, efisien, dan menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat. Audit ini tidak hanya melihat apakah program pemerintah sesuai aturan, tetapi juga menilai kualitas proses dan dampak akhirnya. Melalui tiga aspek utama ekonomi, efisiensi, dan efektivitas Value for money audit membantu menemukan pemborosan, memperbaiki kinerja layanan, dan memastikan kegiatan pemerintah benar-benar mencapai tujuan.
Selain meningkatkan mutu program, audit ini juga memperkuat transparansi dan akuntabilitas. Ketika hasil audit dipublikasikan, masyarakat dapat melihat bagaimana dana publik dikelola. Hal ini membangun kepercayaan publik dan mendorong instansi pemerintah bekerja lebih fokus, profesional, dan berorientasi hasil. Dengan kata lain, audit Value for Money memastikan anggaran tidak hanya habis dipakai, tetapi memberikan dampak yang bermanfaat bagi warga.

ASP B2025 -> Summary

by Igha Mawardhani -

Nama : Igha Mawardhani

NPM : 2313031043


Pengukuran kinerja sektor publik adalah proses terstruktur untuk menilai sejauh mana instansi pemerintah atau organisasi publik menjalankan tugas, fungsi, dan program sesuai tujuan yang telah ditetapkan. Dalam manajemen sektor publik modern, pengukuran kinerja menjadi sangat penting karena pemerintah tidak hanya dituntut menghabiskan anggaran, tetapi juga memastikan bahwa setiap kegiatan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui pengukuran kinerja, pemerintah dapat menunjukkan akuntabilitas, transparansi, serta komitmen dalam meningkatkan kualitas layanan.

Pengukuran kinerja umumnya menggunakan indikator input, output, outcome, benefit, dan impact. Pendekatan ini mendukung konsep Value for Money, yaitu ekonomi (penghematan biaya), efisiensi (optimalisasi proses), dan efektivitas (pencapaian hasil). Instrumen yang sering digunakan meliputi LAKIP, Balanced Scorecard sektor publik, Indikator Kinerja Utama (IKU), dan pendekatan performance-based budgeting yang mengaitkan besaran anggaran dengan hasil yang dicapai. Dengan adanya indikator dan instrumen tersebut, pemerintah dapat memantau dan melihat kemajuan kinerja secara berkala, serta selau melakukan evaluasi untuk perbaikan jika ditemukan kesalahan.

Selain sebagai alat penilaian, pengukuran kinerja juga menjadi mekanisme penting untuk meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan. Informasi kinerja yang valid membantu pimpinan membuat keputusan berbasis data, mendorong kolaborasi antar unit, dan menciptakan inovasi pelayanan yang lebih responsif. Pengukuran kinerja juga mempermudah publik menilai seberapa efektif pemerintah mengelola dana dan melaksanakan program pembangunan.

Secara keseluruhan, pengukuran kinerja sektor public tidak hanya berfungsi sebagai kewajiban administratif, tetapi juga menjadi instrumen strategis untuk meningkatkan profesionalisme, efektivitas kebijakan, serta kepercayaan masyarakat terhadap sektor publik. Dengan pengukuran kinerja yang baik, pemerintah dapat memastikan bahwa setiap program benar-benar memberikan dampak positif jangka panjang dan menjawab kebutuhan masyarakat secara lebih tepat sasaran.

 


ASP B2025 -> Summary

by Igha Mawardhani -

Nama : Igha Mawardhani 

NPM : 2313031043


Dalam akuntansi sektor publik salah satunya terdapat investasi sektor publik, Investasi sektor publik merupakan instrumen strategis yang digunakan oleh pemerintah untuk mendorong aktivitas ekonomi melalui penyediaan infrastruktur, fasilitas sosial, dan layanan publik yang tidak dapat sepenuhnya disediakan oleh pasar. Analisis terhadap investasi publik tidak hanya menekankan pada besarnya dana yang akan di keluarkan dan dialokasikan, tetapi juga bagaimana alokasi tersebut bisa dan mampu memperbaiki, kemudian dapat efisiensi ekonomi sekaligus menciptakan efek pengganda (multiplier effect) terhadap sektor swasta. Dalam konteks pembangunan nasional, investasi publik berfungsi sebagai pendorong awal aktivitas produksi melalui peningkatan kualitas jalan, pendidikan, kesehatan, dan konektivitas antarwilayah daerah. Infrastruktur yang memadai dapat menurunkan biaya transaksi dan distribusi sehingga meningkatkan daya saing dan mendorong minat investasi swasta. Namun, efektivitas investasi publik juga seringkali dipengaruhi oleh kualitas perencanaan, pengawasan, serta kondisi institusi yang mengelola anggaran. Ketidakefisienan birokrasi, korupsi, atau keterlambatan proyek dapat mengurangi manfaat yang seharusnya diterima masyarakat. Selain itu, fenomena crowding out dapat muncul ketika belanja pemerintah terlalu besar dan membatasi kemampuan pembiayaan sektor swasta, terutama apabila pembiayaan investasi publik bergantung pada utang yang memengaruhi tingkat suku bunga. Karena itu, analisis investasi publik harus mempertimbangkan keseimbangan antara manfaat jangka panjang dan risiko jangka pendek, termasuk dampaknya terhadap produktivitas, pemerataan pembangunan, dan keberlanjutan fiskal. Evaluasi yang komprehensif diperlukan agar investasi publik benar-benar menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, bukan sekadar pengeluaran pemerintah tanpa nilai tambah. Selain itu, diperlukan sistem monitoring berbasis data yang akurat agar setiap proyek dapat dievaluasi secara objektif sehingga keputusan anggaran di masa depan lebih tepat sasaran dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat luas.