Nama: Nur Ayu Dila
NPM: 2313031055
1. Jenis Skala Pengukuran pada Setiap Item
- Usia Responden (dalam tahun)
Usia menggunakan skala rasio karena dinyatakan dalam angka yang memiliki jarak yang sama dan memiliki titik nol absolut. Misalnya Usia 20 tahun dapat dibandingkan secara proporsional dengan usia 10 tahun, dan angka 0 menunjukkan ketiadaan usia.
- Jenis Kelamin (laki-laki atau perempuan)
Jenis kelamin menggunakan skala nominal karena hanya menunjukkan kategori yang berbeda tanpa adanya urutan. Kategori laki-laki dan perempuan tidak memiliki tingkatan atau nilai tertentu, sehingga tidak dapat dinilai lebih tinggi atau lebih rendah satu sama lain.
- Tingkat Kepuasan terhadap Pelayanan Dosen Pembimbing Akademik
Tingkat kepuasan menggunakan skala ordinal karena pilihan jawabannya disusun berdasarkan tingkatan mulai dari sangat tidak puas hingga sangat puas.
- Jumlah Mata Kuliah yang Diambil Semester Ini
Jumlah mata kuliah menggunakan skala rasio karena berbentuk angka, memiliki jarak yang konsisten antar nilai, dan memiliki nol absolut (tidak mengambil mata kuliah sama sekali).
- Urutan Prioritas dalam Memilih Universitas
Urutan prioritas menggunakan skala ordinal karena responden diminta menyusun peringkat dari yang paling penting hingga paling tidak penting
2. Kemungkinan Analisis Statistik Parametrik
Tidak semua data dalam kuesioner dapat dianalisis menggunakan statistik parametrik karena teknik ini mensyaratkan data berskala minimal interval dan memenuhi asumsi normalitas. Dalam kuesioner terdapat data nominal seperti jenis kelamin dan data ordinal seperti tingkat kepuasan maupun ranking prioritas yang secara teori tidak cocok untuk analisis parametrik. Skala Likert sering diperlakukan sebagai interval sehingga masih dapat dianalisis secara parametrik, tetapi data ranking prioritas tetap dianggap ordinal murni sehingga tidak dapat dianalisis menggunakan statistik parametrik.
3. Metode Analisis untuk Menguji Hubungan antara Kepuasan dan Jumlah Mata Kuliah
Metode analisis yang paling tepat untuk mengetahui hubungan antara kepuasan layanan akademik dan jumlah mata kuliah yang diambil adalah korelasi Spearman Rank. Hal ini karena tingkat kepuasan merupakan data ordinal sedangkan jumlah mata kuliah merupakan data rasio sehingga korelasi Spearman yang bersifat nonparametrik lebih sesuai digunakan. Jika peneliti memilih memperlakukan skala kepuasan sebagai skala interval dan data memenuhi asumsi normalitas, hubungan tersebut dapat dianalisis menggunakan korelasi Pearson, namun penggunaan Spearman tetap menjadi pilihan yang paling aman dan tepat berdasarkan jenis skalanya