Posts made by Dela Dela zulia pratiwi

ASP C2025 -> Diskusi

by Dela Dela zulia pratiwi -
Nama : Dela zulia pratiwi
Npm : 2313031079

Menurut pendapat saya, setelah membaca materi ppt yang disajikan ada beberapa jenis jenis anggaran sektor pubik dan juga ruang lingkupnya:
1. Anggaran Tradisional
Anggaran tradisional adalah model lama yang disusun tahunan, bersifat sentralistis, dan berorientasi pada input. Sistem ini menekankan rincian belanja administrasi tanpa analisis tujuan dan hasil. Lingkupnya terbatas pada pencatatan dan pengendalian belanja rutin seperti gaji pegawai, barang, serta jasa, tanpa keterkaitan dengan rencana jangka panjang atau kinerja lembaga.
2. Anggaran Incremental
Anggaran incremental adalah bentuk anggaran yang hanya menambah atau mengurangi alokasi dari tahun sebelumnya tanpa kajian mendalam. Lingkupnya berada pada penyesuaian jumlah anggaran berdasarkan data masa lalu, sehingga lebih menekankan kesinambungan anggaran daripada inovasi atau evaluasi efektivitas program.
3. Anggaran Line-Item
Anggaran line-item adalah anggaran yang disusun berdasarkan rincian item belanja, di mana setiap pos pengeluaran dicatat secara terpisah. Lingkupnya menekankan transparansi detail belanja, tetapi kelemahannya adalah item lama sulit dihapus meski sudah tidak relevan, sehingga lingkupnya cenderung terbatas pada administrasi dan akuntabilitas input, bukan pada capaian hasil.
4. Anggaran Berbasis New Public Management (NPM)
Anggaran NPM lahir dari paradigma manajemen sektor publik baru yang menekankan efisiensi, kompetisi, orientasi hasil, dan kepuasan masyarakat. Lingkupnya mencakup penerapan prinsip reinventing government, seperti efisiensi biaya, desentralisasi kewenangan, serta orientasi pada pelanggan. Dengan demikian, lingkupnya lebih luas karena menekankan kinerja layanan publik dan partisipasi masyarakat.
5. Anggaran Kinerja
Anggaran kinerja adalah anggaran yang menghubungkan penggunaan dana dengan capaian hasil melalui prinsip value for money. Lingkupnya mencakup perencanaan program, pelaksanaan kegiatan, serta evaluasi hasil dengan indikator output maupun outcome. Dengan lingkup tersebut, sistem ini menjadikan anggaran sebagai instrumen akuntabilitas, efektivitas, dan efisiensi penggunaan sumber daya publik.
6. Zero-Based Budgeting (ZBB)
ZBB adalah metode anggaran yang dimulai dari nol, artinya setiap program atau kegiatan harus diajukan kembali dan dievaluasi ulang setiap periode. Lingkupnya meliputi identifikasi unit keputusan, penyusunan alternatif kegiatan, evaluasi manfaat, dan pemeringkatan prioritas. Dengan demikian, lingkup ZBB terletak pada kebutuhan aktual dan rasionalitas alokasi sumber daya, sekaligus menghapus program yang tidak relevan.
7. Planning, Programming, and Budgeting System (PPBS)
PPBS adalah sistem anggaran yang berorientasi pada tujuan dan output melalui analisis ekonomi. Lingkupnya mencakup penentuan tujuan organisasi, identifikasi program untuk mencapai tujuan, evaluasi berbagai alternatif, serta alokasi dana berdasarkan manfaat terbesar. Sistem ini berada dalam lingkup perencanaan strategis jangka panjang, koordinasi lintas departemen, dan analisis biaya-manfaat yang lebih komprehensif