Nama: Rani Agustina
NPM: 2313041073
Ada beberapa perbedaan fokus kajian Sigmund Freud dan Carl Gustav Jung dalam psikologi sastra, di antaranya:
1. Freud lebih fokus pada tingkah laku (kesadaran dan ketidaksadaran) yang terdiri dari tiga komponen yaitu id, ego, superego, sedangkan Jung lebih fokus pada mimpi dan khayalan dan mengembangkan konsep arketipe (sistem mengenai kebebasan berkehendak dan spontanitas) dalam teorinya tentang alam bawah sadar. Teori Jung lebih praktis psikoanalisisnya dan tidak meletakkan pandangan determinisik sebagaimana Freud.
2. Freud menyebutkan bahwa struktur alam bawah sadar adalah bagian terdalam dari pikiran manusia, sedangkan Jung menyebutkan bahwa alam bawah sadar adalah lapisan yang lebih luas dan kompleks, tidak personal tetapi lebih universal dan kolektif.
3. Freud menunjukkan bagaimana karya sastra mengungkapkan alam bawah sadar, sedangkan Jung menunjukkan bagaimana karya sastra dapat terhubung dengan ketidaksadaran kolektif.
4. Teori Freud berbicara bahwa mimpi sebagai bentuk penyamaran keinginan tertekan yang tidak dapat diungkapkan secara sadar, sedangkan teori Jung berbicara tentang mimpi yang dikaitkan dengan sifat religiusitas seseorang.
5. Teori Freud menekankan aspek tertekan dan seksual mimpi, sedangkan teori Jung menekankan aspek religius dan spiritual mimpi.
6. Freud menggunakan teknik interpretasi simbol, sedangkan Jung menggunakan teknik asosiasi bebas untuk menafsirkan mimpi.
NPM: 2313041073
Ada beberapa perbedaan fokus kajian Sigmund Freud dan Carl Gustav Jung dalam psikologi sastra, di antaranya:
1. Freud lebih fokus pada tingkah laku (kesadaran dan ketidaksadaran) yang terdiri dari tiga komponen yaitu id, ego, superego, sedangkan Jung lebih fokus pada mimpi dan khayalan dan mengembangkan konsep arketipe (sistem mengenai kebebasan berkehendak dan spontanitas) dalam teorinya tentang alam bawah sadar. Teori Jung lebih praktis psikoanalisisnya dan tidak meletakkan pandangan determinisik sebagaimana Freud.
2. Freud menyebutkan bahwa struktur alam bawah sadar adalah bagian terdalam dari pikiran manusia, sedangkan Jung menyebutkan bahwa alam bawah sadar adalah lapisan yang lebih luas dan kompleks, tidak personal tetapi lebih universal dan kolektif.
3. Freud menunjukkan bagaimana karya sastra mengungkapkan alam bawah sadar, sedangkan Jung menunjukkan bagaimana karya sastra dapat terhubung dengan ketidaksadaran kolektif.
4. Teori Freud berbicara bahwa mimpi sebagai bentuk penyamaran keinginan tertekan yang tidak dapat diungkapkan secara sadar, sedangkan teori Jung berbicara tentang mimpi yang dikaitkan dengan sifat religiusitas seseorang.
5. Teori Freud menekankan aspek tertekan dan seksual mimpi, sedangkan teori Jung menekankan aspek religius dan spiritual mimpi.
6. Freud menggunakan teknik interpretasi simbol, sedangkan Jung menggunakan teknik asosiasi bebas untuk menafsirkan mimpi.