Kiriman dibuat oleh Wina Nadia Maratama

ASP C2025 -> Diskusi

oleh Wina Nadia Maratama -
Nama : Wina Nadia Maratama
NPM :2313031070

Penentuan harga pelayanan sektor publik harus mempertimbangkan antara efisiensi ekonomi dan keadilan sosial. Pemerintah tidak dapat menetapkan harga hanya berdasarkan biaya produksi, karena layanan publik seperti listrik, air, dan transportasi harus tetap terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Dilema muncul ketika harga rendah mengurangi pendapatan penyedia layanan, sedangkan harga tinggi membatasi akses masyarakat miskin. Untuk menyeimbangkannya, pemerintah dapat menerapkan mekanisme seperti subsidi silang, di mana kelompok mampu membayar lebih tinggi untuk membantu biaya layanan bagi kelompok kurang mampu.

MPPE C2025 -> Diskusi

oleh Wina Nadia Maratama -
Nama : Wina Nadia Maramatama
NPM : 2313031070
Kelas : C 
1. Langkah pertama adalah mengidentifikasi dan merumuskan masalah penelitian
2. Setelah masalah dirumuskan, peneliti melakukan kajian pustaka atau landasan teori
3. Langkah berikutnya adalah menyusun desain penelitian. Hal ini mencakup
penentuan pendekatan (kualitatif, kuantitatif, atau mixed methods), variabel penelitian, populasi dan sampel, serta instrumen yang digunakan.
4. Kemudian peneliti masuk ke tahap pengumpulan data. Teknik yang
digunakan dapat berupa wawancara, observasi, kuesioner, eksperimen, atau dokumentasi, tergantung pada rancangan yang dipilih.
5. Setelah data terkumpul, peneliti melakukan analisis data.
6. Tahap selanjutnya adalah penarikan kesimpulan.
7. Hasil penelitian kemudian dituangkan dalam bentuk laporan ilmiah.
8. Sebagai tahap akhir, penelitian dapat melalui evaluasi dan replikasi.

MPPE C2025 -> Diskusi

oleh Wina Nadia Maratama -
Nama : Wina Nadia Maratama
NPM : 2313031070
Teori merupakan sekumpulan konsep dan gagasan yang menjelaskan hubungan mengenai sejumlah variabel dan berfungsi sebagai dasar ilmiah yang dapat digunakan untuk memahami suatu fenomena penelitian. Teori tersebut menjadi dasar dalam penyusunan kerangka pikir yang merupakan alur logis yang menggambarkan hubungan antar variabel dan berfungsi untuk mendeskripsikan arah pengaruh atau hubungan yang relevan dan hubungan variabel dalam suatu penelitian. Setelah kerangka pikir dapat disusun dengan baik, peneliti menetapkan hipotesis yang merupakan suatu sementara yang akan dibuktikan melalui pengumpulan dan analisis data. Teori, kerangka pikir, dan hipotesis saling berhubungan. Teori berfungsi sebagai kerangka kerja, kerangka pikir menyusun teori menjadi lebih sistematis, dan hipotesis sebagai suatu kesimpulan sementara dari kerangka pikir yang akan diuji secara empiris.