Kiriman dibuat oleh ananda edhies adellia

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Sebelumnya izin memperkenalkan diri,
Nama: Ananda Edhies Adellia
NPM: 2313053036

1. Kesiapan SDM
Kesiapan guru dalam melaksanakan pembelajaran lintas disiplin belum sepenuhnya merata. Pendekatan terpadu menuntut guru untuk tidak hanya memahami satu mata pelajaran secara mendalam, tetapi juga mampu menghubungkan berbagai konsep dari bidang yang berbeda dalam satu kesatuan pembelajaran. Selain itu, diperlukan perubahan cara pandang dari pembelajaran yang terpisah-pisah menjadi pembelajaran yang bersifat menyeluruh dan kolaboratif. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi melalui pelatihan, pendampingan, serta penguatan profesionalisme guru menjadi hal yang sangat penting agar pembelajaran terpadu dapat berjalan efektif.
2. Efektivitas Ujian
Penerapan pembelajaran terpadu menimbulkan tantangan tersendiri dalam pelaksanaan asesmen standar. Apabila setiap sekolah mengembangkan tema yang berbeda, maka keseragaman materi yang diujikan tentu sulit diwujudkan. Dalam kondisi demikian, penilaian sebaiknya lebih diarahkan pada pengukuran kompetensi dasar yang bersifat umum, seperti kemampuan literasi, numerasi, berpikir kritis, dan pemecahan masalah. Dengan demikian, evaluasi tidak berfokus pada kesamaan isi materi, tetapi pada capaian kompetensi yang menjadi tujuan pembelajaran.
3. Implementasi di Indonesia melalui Kurikulum Merdeka dan P5
Kurikulum Merdeka menunjukkan adanya upaya untuk menerapkan prinsip kurikulum terpadu, khususnya melalui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Kegiatan proyek dalam P5 dirancang agar peserta didik belajar secara kontekstual, kolaboratif, dan terintegrasi dengan berbagai bidang ilmu. Meskipun demikian, pelaksanaannya di lapangan belum sepenuhnya seragam. Ada sekolah yang telah mampu mengelola proyek secara optimal, namun ada pula yang masih menyesuaikan diri dengan pendekatan baru tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa secara konsep Kurikulum Merdeka telah mengarah pada pembelajaran terpadu, tetapi dalam praktiknya masih memerlukan penguatan dan pendampingan yang berkelanjutan.

Sekian, terimakasih.
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Sebelumnya izin memperkenalkan diri,
Nama: Ananda Edhies Adellia
NPM: 2313053036

Dalam penerapannya, pembelajaran terpadu perlu berlandaskan pada sejumlah prinsip pokok agar tujuan pendidikan yang diharapkan tetap tercapai.
1. Keaslian (Authenticity)
Materi pembelajaran sebaiknya berkaitan dengan situasi nyata yang dialami peserta didik. Dengan demikian, apa yang dipelajari tidak bersifat abstrak, melainkan dekat dengan kehidupan sehari-hari sehingga lebih mudah dipahami dan diterapkan.
2. Kebermaknaan
Setiap kegiatan belajar perlu memiliki tujuan yang jelas dan dipahami oleh siswa. Peserta didik hendaknya mengetahui manfaat dari materi yang dipelajari agar proses belajar tidak sekadar menghafal, tetapi benar-benar memberikan pemahaman yang bermakna.
3. Keterkaitan
Konsep-konsep dalam pembelajaran terpadu harus disusun secara saling berhubungan dan terintegrasi. Keterpaduan antar mata pelajaran tidak boleh dilakukan secara terpisah-pisah, melainkan dirancang agar membentuk satu kesatuan yang utuh.
4. Kemandirian
Pembelajaran perlu memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan kemampuan belajar secara mandiri. Siswa didorong untuk bertanggung jawab terhadap proses belajar yang dijalani serta hasil yang dicapai.
5. Inkuiri
Kegiatan pembelajaran hendaknya memberi kesempatan kepada peserta didik untuk aktif mencari dan menemukan pengetahuan melalui proses bertanya, menyelidiki, serta memecahkan permasalahan, sehingga mereka terlibat secara langsung dalam membangun pemahaman.

Sekian, terimakasih.
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Sebelumnya izin perkenalkan diri pak,

Nama: Ananda Edhies Adellia 

NPM: 2313053036 


  1. Menurut saya, mata kuliah kajian pembelajaran tematik sangat penting karena membantu calon guru memahami bagaimana menggabungkan berbagai mata pelajaran ke dalam satu pengalaman belajar yang utuh dan bermakna bagi siswa SD. Anak usia sekolah dasar cenderung berpikir secara menyeluruh, sehingga pembelajaran yang mengaitkan beberapa konsep dalam satu tema lebih mudah dipahami dan terasa dekat dengan kehidupan mereka.
  2. Menurut saya, pembelajaran terpadu masih relevan karena pada dasarnya anak SD belajar dengan cara melihat sesuatu secara menyeluruh, bukan terpisah per mata pelajaran. Meskipun kurikulum sekarang lebih fleksibel, konsep mengaitkan beberapa materi dalam satu pembelajaran tetap penting agar siswa lebih mudah memahami dan merasakan manfaat belajar dalam kehidupan sehari-hari.


Sekian, terimakasih.

Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh


Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Sebelumnya perkenalkan,
Nama: Ananda Edhies Adellia
NPM: 2313053036
Kelas: 6B

Karakteristik pembelajaran kelas rangkap terlihat dari keberagaman peserta didik karena terdiri atas dua atau lebih tingkat kelas dalam satu ruang belajar. Kondisi ini menuntut guru mengelola beberapa tujuan dan materi pembelajaran secara bersamaan, sehingga perencanaan perlu disusun secara fleksibel, terarah, dan menyesuaikan perbedaan kebutuhan siswa. Pengaturan waktu menjadi hal yang sangat penting, umumnya melalui pergiliran aktivitas antara kelompok yang mendapat bimbingan langsung dan kelompok yang mengerjakan tugas mandiri. Pelaksanaan pembelajaran pun memanfaatkan variasi metode seperti kerja kelompok kecil, penugasan mandiri, serta penggunaan bahan ajar yang mendukung kemandirian belajar.

Karakteristik lainnya tampak pada dorongan terhadap kemandirian dan tanggung jawab siswa, mengingat perhatian guru terbagi. Interaksi antar siswa dari tingkat atau usia berbeda juga cenderung lebih dinamis dan membuka peluang terjadinya saling bantu dalam belajar. Meskipun menuntut kesiapan serta kemampuan pengelolaan kelas yang lebih tinggi dari guru, pembelajaran kelas rangkap tetap memberikan peluang untuk mengembangkan kemampuan belajar mandiri, kerja sama, dan efisiensi pemanfaatan sumber daya sekolah.

Sekian, terimakasih.
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh