Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Nama: Ni Putu Sinta Prihana Dewi
NPM: 2353053026
Kelas: 6B
Izin menjawab diskusi bapak,
1. Kesiapan SDM (Guru)
Saat ini, kesiapan guru untuk mengajar lintas disiplin ilmu belum merata. Sebagian guru sudah siap secara mental karena terbiasa dengan perubahan kurikulum, namun secara kompetensi masih membutuhkan pelatihan lebih lanjut. Mengajar lintas disiplin menuntut guru mampu menghubungkan beberapa mata pelajaran dalam satu tema, berpikir kreatif, dan bekerja sama dengan guru lain. Oleh karena itu, diperlukan pelatihan berkelanjutan, pendampingan, serta komunitas belajar agar guru semakin siap menerapkan pembelajaran terpadu.
2. Efektivitas Ujian
Meskipun setiap sekolah dapat menggunakan tema integrasi yang berbeda, asesmen standar tetap bisa dilakukan. Penilaian tidak harus berfokus pada tema, tetapi pada kompetensi inti seperti literasi, numerasi, dan kemampuan berpikir kritis. Di Indonesia, Asesmen Nasional sudah mengarah pada pengukuran kompetensi dasar tersebut. Dengan cara ini, meskipun pendekatan pembelajaran berbeda-beda, standar kemampuan siswa tetap bisa diukur secara nasional.
3. Implementasi di Indonesia (Kurikulum Merdeka dan P5)
Kurikulum Merdeka sudah mulai mencerminkan prinsip kurikulum terpadu, terutama melalui program Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Dalam P5, siswa mengerjakan proyek berbasis tema yang mengintegrasikan beberapa mata pelajaran sekaligus. Pembelajaran menjadi lebih kontekstual karena siswa belajar melalui pengalaman langsung, kerja kelompok, dan pemecahan masalah nyata. Hal ini menunjukkan bahwa konsep kurikulum terpadu sudah mulai diterapkan, meskipun pelaksanaannya masih terus disempurnakan di berbagai sekolah.
Sekian jawaban dari saya terima Kasih
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Nama: Ni Putu Sinta Prihana Dewi
NPM: 2353053026
Kelas: 6B
Izin menjawab diskusi bapak,
1. Kesiapan SDM (Guru)
Saat ini, kesiapan guru untuk mengajar lintas disiplin ilmu belum merata. Sebagian guru sudah siap secara mental karena terbiasa dengan perubahan kurikulum, namun secara kompetensi masih membutuhkan pelatihan lebih lanjut. Mengajar lintas disiplin menuntut guru mampu menghubungkan beberapa mata pelajaran dalam satu tema, berpikir kreatif, dan bekerja sama dengan guru lain. Oleh karena itu, diperlukan pelatihan berkelanjutan, pendampingan, serta komunitas belajar agar guru semakin siap menerapkan pembelajaran terpadu.
2. Efektivitas Ujian
Meskipun setiap sekolah dapat menggunakan tema integrasi yang berbeda, asesmen standar tetap bisa dilakukan. Penilaian tidak harus berfokus pada tema, tetapi pada kompetensi inti seperti literasi, numerasi, dan kemampuan berpikir kritis. Di Indonesia, Asesmen Nasional sudah mengarah pada pengukuran kompetensi dasar tersebut. Dengan cara ini, meskipun pendekatan pembelajaran berbeda-beda, standar kemampuan siswa tetap bisa diukur secara nasional.
3. Implementasi di Indonesia (Kurikulum Merdeka dan P5)
Kurikulum Merdeka sudah mulai mencerminkan prinsip kurikulum terpadu, terutama melalui program Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Dalam P5, siswa mengerjakan proyek berbasis tema yang mengintegrasikan beberapa mata pelajaran sekaligus. Pembelajaran menjadi lebih kontekstual karena siswa belajar melalui pengalaman langsung, kerja kelompok, dan pemecahan masalah nyata. Hal ini menunjukkan bahwa konsep kurikulum terpadu sudah mulai diterapkan, meskipun pelaksanaannya masih terus disempurnakan di berbagai sekolah.
Sekian jawaban dari saya terima Kasih
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh