Nama: Syahrani Harahap
NPM: 2313053216
Kelas: 3G
Jurnal ini berjudul Kesadaran Moral Kehidupan Bermasyarakat: Suatu Pemikiran Kefilsafatan
Pada bagian awal jurnal ini membahas mengenai kehidupan masyarakat di abad ke 21 yang di penuhi dengan konflik. Akibat lemahnya moralitas dan etika, terutama di kalangan pemimpin. Oleh karena itu kunci dari konflik yang terjadi ini adalah dengan mempunyai kesadaran moral dan etika sehingga kepentingan akan terselenggarakan dengan secara berkeadilan.
Selanjutnya jurnal ini menjelaskan mengenai filsafat, di mana filsafat itu berarti cinta dan kearifan. Di mana cinta dan kearifan ini melibatkan nilai-nilai aksiologia, keindahan, kebenaran dan kebaikan. Oleh karena itu, filsafat tidak hanya mencakup pemikiran teoritis, tetapi juga sistem perilaku yang berlandaskan moralitas dan etika, menjadikannya panduan dalam mencapai kehidupan yang bijaksana dan bernilai.
Selanjutnya jurnal ini membahas arti dari moral dan etika, di mana moral adalah dorongan atau semangat batin untuk melakukan perbuatan baik. Sedangkan etika diartikan sebagai filsafat moral. jurnal ini juga menekankan bahwa moral dan etika memiliki tujuan yang sama, yaitu memandu perilaku manusia untuk hidup baik dalam konteks individu maupun masyarakat. moral menyediakan dorongan abstrak untuk kebaikan, sedangkan etika memberikan kerangka konkret untuk bertindak secara bertanggung jawab dalam kehidupan sosial.
Selanjutnya membahas tentang pemikiran filosofis tentang manusia dan masyarakat, kehidupan bermasyarakat adalah sistem manajemen untuk mengorganisasi kemampuan individu menjadi kekuatan sosial, saling memberi dan menerima manfaat seperti yang dijelaskan Ki Ageng Suryomentaram. Kehidupan masyarakat bergantung pada hubungan harmonis antara individu dan masyarakat. Masyarakat mengorganisir potensi individu untuk mencapai tujuan bersama, dan sebaliknya, individu juga membutuhkan masyarakat untuk berkembang. Veeger menyoroti saling ketergantungan antara individu dan masyarakat, dengan kehidupan bermasyarakat yang berkeadilan sebagai tujuan utamanya
Mengenai moral dan etika bermasyarakat dalam pendidikan, didalam pendidikan terkandung benih moral, berupa dorongan untuk setiap orang berbuat baik. pentingnya pendidikan dalam membentuk manusia yang berkepribadian matang dan berperilaku adil dalam masyarakat. Manusia secara alami memiliki sifat labil, yang jika tidak dibina dengan tepat, dapat merusak kehidupan. Oleh karena itu, pendidikan menjadi kebutuhan mendasar, dengan tujuan untuk menumbuhkan tiga potensi kejiwaan manusia: rasa, cipta, dan karsa, yang dapat membawa individu menuju kedewasaan dan kehidupan yang lebih baik.
Ki Hajar Dewantara mengartikan pendidikan sebagai proses untuk menuntun potensi anak agar dapat mencapai kebahagiaan dan keselamatan, baik secara individu maupun sebagai anggota masyarakat. Pendidikan tidak hanya bertujuan mencerdaskan intelektual, tetapi juga mencerdaskan spiritual dan moral, agar individu dapat hidup adil dan produktif.
Terakhir jurnal ini membahas mengenai komponen moral dan etika bermasyarakat yang perlu dibina dan dikembangkan secara berkelanjutan, yang pertama adalah, kesadaran moral. kesadaran moral mendorong terbentuknya suatu keterikatan sosial dalam bentuk kerja sama dalam kehidupan bermasyarakat. Atas kesadaran moral itulah kemudian berfungsi menjadi satu wawasan bagi seluruh individu dalam bermasyarakat. Kedua adalah kreativitas dalam reproduksi, dan yang terakhir pengendalian perilaku dalam berproduksi.