གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ NURUL FADILAH

PGSD_PIPSSD_G_2024/2025 -> FORUM DISKUSI KELOMPOK 4

NURUL FADILAH གིས-
Assalamualikum,
izin memperkenal kan diri
Nama : Nurul Fadilah
NPM : 2312053217
Izin bertanya

Pentingnya Pendidikan dalam Membentuk Masyarakat yang Berbudaya. Bagaimana pendidikan di sekolah membantu anak-anak mengenal dan mencintai budaya mereka sendiri. Apa saja kegiatan di sekolah yang bisa dilakukan untuk memperkenalkan kebudayaan daerah kepada anak-anak? Bagaimana peran guru dan orang tua dalam mengajarkan nilai-nilai budaya dan tradisi kepada anak-anak?

PGSD_PIPSSD_G_2024/2025 -> FORUM DISKUSI KELOMPOK 1

NURUL FADILAH གིས-
Nama: Nurul Fadilah
NPM: 231305321
Izin menjawab pertanyaan dari Hesti Badria

Kompetensi dasar yang diajarkan dalam Pendidikan IPS di Sekolah Dasar (SD) bertujuan untuk mengembangkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang diperlukan siswa untuk memahami lingkungan sosialnya. Berikut analisis mengenai sejauh mana kompetensi dasar ini mencerminkan kebutuhan perkembangan kognitif dan sosial emosional siswa:

Kekuatan Kompetensi Dasar Pendidikan IPS di SD

1. Pengembangan Pengetahuan Dasar: Kompetensi dasar IPS membantu siswa memahami konsep-konsep dasar tentang lingkungan sosial, budaya, ekonomi, dan sejarah. Pengetahuan ini penting untuk membangun dasar pemahaman yang lebih kompleks di masa depan.


2. Peningkatan Keterampilan Berpikir Kritis: Melalui IPS, siswa diajak untuk menganalisis, mengevaluasi, dan menginterpretasi informasi. Keterampilan berpikir kritis ini sangat penting dalam perkembangan kognitif mereka.


3. Pemahaman Nilai dan Sikap: Pendidikan IPS juga menekankan pada pengembangan sikap dan nilai, seperti toleransi, kerja sama, dan tanggung jawab sosial, yang mendukung perkembangan sosial emosional siswa.


4. Kontekstualisasi Pengetahuan: IPS sering menggunakan contoh dan situasi nyata yang relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa, membuat pembelajaran lebih bermakna dan menarik.



Kelemahan Kompetensi Dasar Pendidikan IPS di SD

1. Keterbatasan dalam Implementasi: Di beberapa sekolah, keterbatasan sumber daya dan metode pengajaran yang kurang inovatif dapat menghambat implementasi kompetensi dasar IPS secara efektif.


2. Kurikulum yang Terlalu Padat: Kadang kurikulum IPS terlalu padat dan menuntut banyak materi yang harus dikuasai, sehingga waktu untuk pendalaman dan refleksi menjadi terbatas.


3. Kurangnya Fokus pada Pengembangan Emosional: Meskipun ada penekanan pada sikap dan nilai, aspek pengembangan sosial emosional siswa mungkin belum cukup diperhatikan dan diintegrasikan dalam proses pembelajaran secara holistik.


4. Pengajaran yang Terlalu Teoritis: Dalam beberapa kasus, pengajaran IPS bisa terlalu teoritis dan kurang melibatkan siswa dalam kegiatan praktis atau proyek yang bisa membantu mereka mengaplikasikan pengetahuan dalam konteks nyata.



Kesimpulan

Kompetensi dasar dalam Pendidikan IPS di SD secara umum sudah mencerminkan kebutuhan perkembangan kognitif siswa dengan baik, terutama dalam hal pengembangan pengetahuan dasar dan keterampilan berpikir kritis. Namun, ada beberapa area yang perlu diperbaiki, terutama dalam hal implementasi, pemadatan kurikulum, dan integrasi pengembangan sosial emosional. Upaya peningkatan dalam metode pengajaran, penyediaan sumber daya yang memadai, dan pendekatan yang lebih holistik bisa membantu mengatasi kelemahan-kelemahan ini.

PGSD_PIPSSD_G_2024/2025 -> FORUM DISKUSI KELOMPOK 1

NURUL FADILAH གིས-

Nama: Nurul Fadilah 
NPM. :2313053217
Izin menjawab pertanyaan dari Erlyn Anggis Safitri,
Pengajaran IPS untuk siswa memiliki beberapa tujuan dan manfaat yang signifikan dalam membantu mereka memahami perubahan global dan beradaptasi dengan tantangan-tantangan baru dalam masyarakat yang semakin terhubung.
Berikut adalah beberapa poin penting:
1. Pengembangan Perspektif Global:
IPS membantu siswa melihat dunia dari perspektif global, memahami berbagai fenomena yang terjadi di seluruh dunia, dan mengembangkan kemampuan analitis untuk menganalisis isu-isu global.

2. Keterampilan Analitis dan Kritis:
IPS tidak hanya memberikan pengetahuan tentang isu-isu global, tetapi juga mengajarkan keterampilan analisis, kritis, dan pemecahan masalah yang diperlukan untuk berpartisipasi dalam diskusi global.

3. Pengembangan Keterampilan Lintas Budaya:
IPS mendorong pemahaman lintas budaya, yang sangat penting dalam masyarakat global. Dengan memahami perbedaan dan kesamaan di seluruh dunia, siswa dapat menjadi warga dunia yang lebih sadar dan berkontribusi pada solusi masalah global.

4. Integrasi Ilmu Sosial dan Teknologi:
Pembelajaran IPS harus menyatu dengan ilmu-ilmu sosial lainnya serta memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Hal ini memungkinkan siswa untuk memahami dan berinteraksi dengan informasi global secara efektif.

5. Materi Dasar yang Mudah Dipahami:
Materi IPS di SD sangat dasar dan mudah dimengerti, mulai dari pengenalan identitas diri sendiri hingga identitas keluarga dan kerabat. Hal ini memancing keingintahuan pelajar sekolah dasar terhadap mata pelajaran IPS.

6. Modul Pembelajaran yang Bervariasi:
Pembelajaran IPS di SD dapat menggunakan modul dengan metode diskusi, latihan, demonstrasi, tanya jawab, penugasan, dan ceramah. Hal ini memungkinkan siswa untuk belajar secara interaktif dan kontekstual.

Dengan demikian, pengajaran IPS dapat membantu siswa SD memahami perubahan global dan beradaptasi dengan tantangan-tantangan baru dalam masyarakat yang semakin terhubung.