Kiriman dibuat oleh Ummu Hafifah

MKU PKN 2F -> FORUM JAWABAN ANALISIS JURNAL

oleh Ummu Hafifah -
NAMA : UMMU HAFIFAH
NPM : 2313053171
KELAS : 2F

Berdasarkan analisis saya mengenai jurnal yang berjudul "Integrasi Sebagai Penangkal Etnosentrisme di Indonesia" tersebut, yaitu berisi pemahaman interaksi kesatuan yang saling berhubungan antara kemauan pribadi dan pengaruh dari luar (eksternal) dalam membentuk identitas seseorang, yang bertujuan untuk membentuk kesadaran diri mereka. Selain itu, media juga memengaruhi interaksi dan hubungan sosial dalam berbagai konteks masyarakat seperti aspek politik, ekonomi, dan budaya.

Jurnal tersebut juga memberikan pemahaman mengenai pentingnya kepentingan yang dikembangkan sendiri terhadap jati diri dan karakter bangsa Indonesia

Konsep etnosentrisme yaitu kecenderungan individu untuk memandang budayanya sendiri lebih unggul dari budaya lain, sehingga mengarah pada perpecahan. Maka penting bagi kita untuk memahami dan mengatasi konflik yang mungkin timbul dari sudut pandang etnosentrism.

Untuk mengatasi etnosentrisme tersebut, maka kita harus saling menghormati antar suku budaya, tidak meremehkan suku lainnya, dan teruslah menjalin hubungan sosial dengan baik.

Secara keseluruhan, jurnal ini berisi kan sifat pembentukan identitas yang penuh semangat dan beragam, dipengaruhi oleh keinginan internal dan faktor eksternal. Ini memerlukan pemahaman yang berbeda tentang bagaimana elemen-elemen ini berinteraksi untuk membentuk identitas individu dan kelompok.

MKU PKN 2F -> FORUM JAWABAN ANALISIS JURNAL

oleh Ummu Hafifah -
NAMA : UMMU HAFIFAH
NPM : 2313053171
KELAS : 2F

Berdasarkan analisis saya tentang Jurnal dengan judul "Kearifan Budaya Lokal Perekat Identitas Bangsa" tersebut, memberikan pengetahuan serta pemahaman mengenai kearifan budaya lokal yang penting sebagai perekat identitas nasional ditengah adanya tantangan globalisasi yang dampaknya tidak dapat dianggap remeh. Kearifan lokal di Indonesia, memberikan nilai keserasian dan keindahan yang penting guna upaya melindungi sumber daya alam, pengembangan sumber daya manusia, dan kebudayaan yang terus di lestarikan. Untuk memperkuat identitas bangsa Indonesia, kebudayaan sangat lah penting. Identitas bangsa Indonesia seperti suku bangsa dengan kebudayaan yang beragam lainnya menunjukkan bahwa sikap memahami dan menghormati itu penting agar tidak terjadi perpecahan/disintegrasi antar suku.

Multikulturalisme adalah kelompok masyarakat atau budaya yang dapat berjalan beriringan secara damai dan harmonis dengan saling menghormati. Identitas seseorang ditentukan oleh keanggotaannya dalam kesatuan sosial, dan identitas bangsa dapat dilihat dari tradisi yang dimiliki oleh suatu kelompok masyarakat

Konflik antar kelompok dapat terjadi karena identitas yang berbeda, sehingga kearifan lokal dianggap penting sebagai perekat identitas bangsa. Indonesia sebagai negara beragam suku dan budaya memiliki masalah legitimasi kultural. Proses nilai-nilai kearifan lokal diharapkan dapat membantu mengatasi konflik sosial dan memperkuat budaya Indonesia yang terdiri dari kebudayaan asli yang mencerminkan keberagaman.

Kelemahan daya tahan sistem nilai juga dianggap akan mengakibatkan defisit/kekurangan modal sosial. Jadi jurnal ini berisikan pengetahuan yang mendalam bahwa ditengah tantangan globalisasi, kearifan budaya lokal penting untuk memperkuat identitas bangsa Indonesia.

MKU PKN 2F -> ANALISIS KASUS

oleh Ummu Hafifah -
NAMA : UMMU HAFIFAH
NPM : 2313053171
KELAS : 2 F
PRODI : PGSD
JURUSAN : ILMU PENDIDIKAN
FAKULTAS : KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN


1. Menurut pendapat saya mengenai tantangan yang saat ini dihadapi oleh bangsa Indonesia yaitu tantangan globalisasi, tentunya hal ini dapat menyebabkan disintegrasi/perpecahan bangsa.

Globalisasi memengaruhi berbagai aspek kehidupan. Dengan adanya globalisasi, kemajuan sistem komunikasi dan teknologi yang semakin canggih membuat segala sesuatu menyebar secara luas dengan mudah dan tidak terkontrol, baik berita yang bersifat fakta yaitu sesuai kebenaran maupun hoax (palsu).
Adanya berita-berita yang belum tentu kebenarannya dapat menimbulkan perbedaan pendapat/cara pandang yang berbeda. Ada yang pro (setuju, mendukung) dan ada yang kontra (menentang) sehingga menyebabkan kesalahpahaman dan menjadi pemicu terjadinya perpecahan/permusuhan.

Pengaruh globalisasi terhadap bangsa Indonesia juga mengubah pola pikir atau budaya berpikir masyarakat Indonesia kemudian memberikan dampak yang kurang baik.
Dengan kemajuan teknologi yang pesat, banyak manusia yang menjadi malas untuk bersosialisasi atau gotong royong karena telah ditemani oleh gadgetnya. Tidak hanya itu, globalisasi juga membuat banyak warga lokal meniru cara berpakaian budaya-budaya barat yang tidak seharusnya di gunakan karena bangsa Indonesia adalah bangsa yang agamis. Disini menunjukkan lunturnya nilai Pancasila sila pertama, yaitu Ketuhanan.

Dalam aspek ekonomi, globalisasi menyebabkan perdagangan bebas yang menjadikan orang kaya semakin kaya, orang miskin semakin miskin.

• Disintegrasi bangsa dapat terjadi karena kurangnya kesadaran pada diri masyarakat, lunturnya nilai-nilai Pancasila, adanya pengaruh budaya luar dan perkembangan teknologi yang pesat serta tidak terkendali.

2. Yang perlu dilakukan agar kebudayaan Indonesia sebagai pemersatu dibalik keberagaman dan pluralnya bangsa Indonesia yaitu dengan saling menghormati kebudayaan antar sesama suku bangsa, bahasa, dan keberagaman lainnya. Kemudian melestarikan budayanya dengan tidak bersikap etnosentrisme atau merasa budayanya yang paling bagus karena dalam bhineka tunggal ika, meskipun berbeda-beda suku, budaya dan bahasa tetapi tetap satu Indonesia.

MKU PKN 2F -> FORUM ANALISIS VIDEO

oleh Ummu Hafifah -
NAMA : UMMU HAFIFAH
NPM : 2313053171
KELAS : 2F

Berdasarkan video tersebut :

A. Identitas nasional
Identitas nasional yaitu kumpulan nilai budaya yang tumbuh dan berkembang dalam aspek kehidupan dari ratusan suku dan dihimpun dalam satu kesatuan.

1. Hakikat identitas nasional Indonesia dalam kehidupan berbangsa dan bernegara adalah Pancasila. Pancasila juga sebagai pedoman moral kita.

2. Unsur identitas nasional yaitu suku bangsa, agama, budaya, dan bahasa.

3. Pembagian identitas nasional
a. Identitas fundamental, identitas fundamental kita adalah Pancasila, sebagai ideologi dan dasar negara Indonesia.
b. Identitas instrumental, identitas instrumental kita adalah Undang-Undang Dasar 1945.
c. Identitas alamiah, identitas alamiah yaitu seperti kepulauan, pluralisme suku, budaya, agama, dan kepercayaan.

B. Integrasi nasional
Integrasi nasional merupakan penyatuan unsur yang berbeda yang memiliki keserasian fungsi.

1. Faktor pendorong
a. Sejarah, dilatarbelakangi oleh sumpah pemuda yang ingin mempersatukan pemuda karena adanya keinginan untuk bersatu.
b. Cinta tanah air
c. Konsensus nasional (Pancasila dan UUD 1945).

2. Faktor penghambat
a. Heterogen, misalnya setiap suku atau kelompok ingin mementingkan kepentingannya sendiri sehingga muncullah konflik.
b. Etnosentrisme, etnosentrisme yaitu menganggap sukunya lebih unggul daripada suku lainnya.
c. Ketimpangan, ketidakadilan antara kelompok satu dengan kelompok lainnya.
d. Gangguan luar, yaitu kepentingan luar negeri yang masuk ke dalam negeri dan menyebabkan perpecahan.

3. Bentuk integrasi nasional
a. Asimilasi, yaitu pembauran kebudayaan yang disertai khas kebudayaan asli.
b. Akulturasi, yaitu penerimaan sebagian unsur-unsur asing tanpa menghilangkan kebudayaan aslinya.

C. 5 Definisi Integrasi Menurut Myron Weiner (1971)
1. Penyatuan kelompok budaya masyarakat.
2. Pembentukan wewenang kekuasaan.
3. Menghubungkan pemerintah dan yang diperintah.
4. Konsensus terhadap nilai.
5. Perilaku yang terintegrasi.

Dari video yang saya tonton ini, saya menganalisis bahwa sebagai mahasiswa atau warga negara, kita dapat menjaga identitas dan integrasi nasional dengan memahami dan memperkuat nilai-nilai nasional, semangat persatuan, menumbuhkan rasa cinta tanah air dan bangsa, dan menghindari konflik sosial yang dapat mengganggu keutuhan dan integrasi nasional.

Dengan melakukan hal-hal tersebut, kita sebagai mahasiswa/warga negara dapat berperan aktif dalam menjaga identitas dan integrasi nasional.

MKU PKN 2F -> FORUM JAWABAN ANALISIS VIDEO

oleh Ummu Hafifah -
NAMA : UMMU HAFIFAH
NPM : 2313053171
KELAS : 2F

Berdasarkan video tersebut
Identitas nasional adalah hal penting suatu negara karena menjadikannya beda dari negara lain.

Identitas nasional menggambarkan siapa diri kita sebenarnya demi terjaganya keutuhan bangsa.

Ada 4 unsur identitas nasional sebagai berikut :
1.Suku bangsa
Suku bangsa ialah golongan sosial yang khusus dan ada sejak lahir, yang sama coraknya.

Terdapat banyak sekali suku bangsa dengan tidak kurang dari 300 dialek.
Populasi penduduk Indonesia saat ini diperkirakan mencapai 210 juta. Dari jumlah tersebut, diperkirakan separuhnya ber etnis jawa sisanya yang mendiami kepulauan di luar Jawa seperti suku Makassar, Bugis 3,86%, Batak 2,4%, Bali 1,8%, Lombok 1,66%, Aceh 1,4%, dan suku-suku lainnya.

2. Agama
Bangsa Indonesia dikenal dengan bangsa yang agamis. Agama-agama yang tumbuh dan berkembang di Nusantara adalah Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha, dan Konghucu.
Agama Khonghucu pada awalnya diakui sebagai agama resmi bangsa, tetapi sejak Abdurrahman Wahid jadi presiden istilah agama resmi di hapuskan.

3. Kebudayaan
Kebudayaan adalah pengetahuan manusia sebagai makhluk sosial yang isinya adalah perangkat-perangkat atau model-model pengetahuan yang secara kolektif digunakan oleh pendukung pendukungnya untuk menafsirkan dan memahami lingkungan yang dihadapi dan digunakan sebagai rujukan atau sebagai pedoman untuk bertindak sesuai dengan lingkungan yang dihadapi.

4. Bahasa
Bahasa merupakan unsur pendukung identitas nasional yang lain. Bahasa dipandang sebagai sistem perlambang yang dibentuk atas unsur-unsur bunyi, maupun ucapan manusia, dan juga digunakan sebagai sarana berinteraksi antar manusia baik secara lisan, tulisan, gerakan atau isyarat.

Identitas nasional Indonesia tercantum dalam konstitusi Indonesia yaitu Undang-Undang Dasar 1945 dalam pasal 35 dan 36c.
Identitas nasional yang menunjukkan jati diri Indonesia diantaranya adalah sebagai berikut :
1.Bahasa nasional atau bahasa persatuan, yaitu bahasa Indonesia.
2. Bendera negara, yaitu Sang merah putih.
3.Lagu kebangsaan, yaitu Indonesia Raya.
4. lambang negara, yaitu Pancasila.
5. Semboyan negara, yaitu bhinneka tunggal Ika.
6. Dasar falsafah negara, yaitu Pancasila.
7. Konstitusi hukum dasar negara, yaitu UUD 1945 .
8. Bentuk negara kesatuan Republik Indonesia yang berkedaulatan.
9. Konsepsi wawasan nusantara.
10. Kebudayaan daerah yang telah diterima sebagai kebudayaan Indonesia.

Sebagai warga negara kita harus mengenal dan memahami apa identitas negara kita sebenarnya. Jangan sampai kita tidak paham dengan identitas kita, harus menumbuhkan semangat nasionalisme, mencintai produk dalam negeri, dan melestarikan budaya negara Indonesia.