གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Rava Amelia Rosali

MKU PKN 2F -> FORUM JAWABAN ANALISIS JURNAL

Rava Amelia Rosali གིས-
NAMA : RAVA AMELIA ROSALI
NPM : 2313053170
KELAS : 2F

Jurnal ini membahas tentang pentingnya memahami dan melestarikan kearifan lokal dan identitas bangsa di era globalisasi. Khususnya di Indonesia, yang merupakan negara dengan beragam suku bangsa dan budaya, ditengah tantangan globalisasi yang menyatukan dunia, nilai nilai budaya lokal menjadi relevan dalam memperkuat identitas bangsa. Identitas suatu bangsa ditentukan oleh keanggotaannya dalam berbagai kesatuan sosial, termasuk suku bangsa dan budaya tradisionalnya. Dalam konteks indonesia yang multietnis dan multikultural, nilai nilai budaya lokal memainkan peran penting dalam mempertahankan keberagaman dan memperkokoh persatuan bangsa. Namun, perlu adanya upaya konkret untuk merevitalisasi kearifan lokal ini agar dapat menjawab berbagai tantangan masa depan dan memperkuat identitas bangsa.

Kearifan lokal menjadi kunci untuk memperkuat identitas nasional ditengah arus homogenisasi budaya global. Mengingat tantangan globalisasi, maka penting untuk memahami dan menghidupkan kembali nilai-nilai budaya lokal sebagai bagian dari budaya nasional. Hal ini mungkin menjadi kunci penguatan identitas nasional Indonesia di tengah homogenisasi budaya global. Upaya diplomasi budaya baik di dalam negeri maupun internasional juga penting dalam membangun citra positif Indonesia sebagai negara yang berbudaya tinggi. Dengan melestarikan, mengembangkan dan memperkuat kearifan lokal, Indonesia dapat memperkuat jati diri bangsa di era globalisasi. Kesimpulannya, jurnal ini menekankan pentingnya pemahaman, pelestarian dan penguatan kearifan lokal dan jati diri bangsa untuk menghadapi tantangan globalisasi. Upaya revitalisasi nilai-nilai budaya lokal merupakan langkah penting penguatan jati diri bangsa Indonesia dalam menghadapi globalisasi yang semakin terintegrasi.

MKU PKN 2F -> FORUM JAWABAN ANALISIS JURNAL

Rava Amelia Rosali གིས-
NAMA : RAVA AMELIA ROSALI
NPM : 2313053170
KELAS : 2F

Jurnal ini membahas tentang integrasi nasional sebagai salah satu cara mengatasi berbagai konflik yang terjadi di Indonesia, baik konflik etnis, agama, maupun politik. Integrasi nasional merupakan proses pengintegrasian visi dan misi suatu bangsa dari berbagai kepentingan sosial. Identitas mempunyai peran ganda dalam membentuk kesatuan bangsa. Sebaliknya, integrasi terjadi ketika terdapat kesamaan identitas, misalnya bahasa, nilai-nilai budaya, dan pandangan hidup. Di sisi lain, integrasi yang lebih besar dapat terjadi ketika sekelompok orang mampu melepaskan identitas mereka dan menciptakan persatuan yang lebih besar.

Bangsa Indonesia yang majemuk dengan banyaknya suku, bahasa, dan budaya menjadi tantangan dalam membangun persatuan bangsa. Konflik etnis, regional, dan antaragama seringkali muncul akibat sentrisme, seperti etnosentrisme, sentrisme agama, dan sentrisme politik. Kebijakan otonomi daerah yang memperkuat identitas daerah dapat menjadi penghambat integrasi nasional jika tidak diimbangi dengan rasa kemajemukan dan semangat persatuan bangsa Indonesia. Integrasi nasional harus menjadi strategi kebudayaan yang mengedepankan kesadaran nasional, pluralisme dan persatuan nasional.Pembentukan identitas nasional yang komprehensif dan pengelolaan kebijakan otonomi daerah yang sejalan dengan kepentingan nasional merupakan langkah penting menuju terciptanya integrasi nasional yang kuat dan berkelanjutan.

MKU PKN 2F -> FORUM ANALISIS VIDEO

Rava Amelia Rosali གིས-
NAMA : RAVA AMELIA ROSALI
NPM : 2313053170
KELAS : 2F
MATA KULIAH : PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN

Berdasarkan video yang telah saya lihat sebelumnya maka analisis yang saya dapatkan adalah dalam pendidikan kewarganegaraan terdapat dua bab penting: Identitas Nasional dan Integrasi Nasional.
• Identitas Nasional
Identitas nasional adalah suatu kumpulan nilai budaya yang tumbuh serta berkembang didalam macam macam aspek kehidupan dari ratusan suku dan tumbuh dalam satu kesatuan, yang pada intinya adalah bagaimana kita mengumpulkan kebudayaan tersebut untuk menjadi satu . Pancasila merupakan hakikat identitas nasional dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Identitas Nasional memiliki empat unsur yaitu, suku bangsa, agama, budaya, bahasa.
Berdasarkan 4 unsur identitas nasional terbagi lagi menjadi 3 yaitu:
1. identitas fundamental (pancasila)
2. identitas instrumental (UUD 1945)
3. identitas alamiah (kepulauan,serta pluralisme baik secara suku budaya dan agama)

• Integrasi Nasional
Poin dari integrasi nasional adalah penyesuaian unsur yang berbeda karena kita terdiri dari banyak aspek, jadi secara pengertian integrasi nasional merupakan proses penyesuaian diantara unsur unsur yang berbeda dalam kehidupan masyarakat yang memiliki keserasian fungsi.Terdapat dua faktor yang mempengaruhi integrasi nasional diantaranya yaitu:

Faktor pendorong:
1. Sejarah
2. Adanya keinginan untuk bersatu
3. Cinta tanah air
4. Rela berkorban
5. Konsensus nasional

Faktor Penghambat:
1.Heterogen (mementingkan kepentingan sendiri)
2.Etnosentrisme (fanatisme terhadap suku yang berlebihan)
3.Ketimpangan (ketidakadilan antara satu kelompok masyarakat dengan masyarakat yang lain)
4.Gangguan luar (kepentingan luar negeri yang masuk kedalam negeri sehingga menyebabkan masyarakat didalam negeri mengalami perpecahan).

Bentuk integrasi nasional ada dua yaitu:
1. Asimilasi
Pembaruan kebudayaan yang disertai ciri khas kebudayaan asli, contohnya ketika presiden keluar negeri dengan menggunakan peci.
2. Akulturasi
Penerimaan sebagian unsur unsur asing tanpa menghilangkan kebudayaan aslinya, contohnya ketika kita menggunakan jas dan masih tetap menggunakan peci.

• 5 definisi integrasi menurut Myron Weiner (1971)
1. Penyatuan kelompok Budaya
2. Pembentukan wewenang kekuasaan
3. Menghubungkan pemerintah dan yang diperintah
4. Konsensus terhadap nilai (kesepakatan bersama)