Posts made by Fathur Rozzaaq Effendi 2311011067

Nama : Fathur Rozzaaq Effendi
NPM : 2311011067

Pada tahun 1956, Ir. Soekarno menjelaskan tentang Pancasila di Amerika Serikat.
Ir. Soekarno menyatakan bahwa Pancasila dimasukkan dalam pembukaan UUD negara Indonesia.
Beliau menjelaskan arti pancasila yaitu Panca yang berarti 5 dan sila yang berarti prinsip. Ir. Soekarno juga menjelaskan bahwa Pancasila adalah lima prinsip yang menuntun rakyat Indonesia dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Kelima sila itu adalah
1. Percaya kepada Tuhan YME
2. Nasionalisme
3. Kemanusiaan
4. Demokrasi
5. Keadilan sosial
Nama : Fathur Rozzaaq Effendi
NPM : 2311011067

Peristiwa Rengas dengklok

Setelah Jepang menyerah pada sekutu tanggal 14 Agustus 1945, berita tentang kekalahan Jepang diketahui oleh kalangan muda bangsa Indonesia di Bandung pada 15 Agustus 1945 melalui berita siaran radio BBC London. Pada 15 Agustus 1945, Ir. Soekarno dan Drs. Moh Hatta baru kembali ke Indonesia. Dari sinilah terjadi pro dan kontra antara golongan muda dan golongan tua bangsa Indonesia tentang kemerdekaan Indonesia. Golongan muda ingin Indonesia segera merdeka, sedangkan golongan tua ingin kemerdekaan Indonesia dilakukan secara terorganisir. Perbedaan pendapat ini membuat golongan muda melakukan penculikan yang dilakukan oleh sejumlah pemuda yang dikomandoi oleh Sukarni, Wikana dan Chaerul Saleh dari perkumpulan menteng 31untuk membawa Soekarno Hatta yang termasuk golongan tua pada saat itu menuju ke rengas dengklok pada tanggal 16 Agustus 1945 agar mereka jauh dari pengaruh pemerintah jepang. Saat itu, di Jakarta terjadi juga rundingan sengit antara Achmad Soebardjo yang mewakili golongan tua dan Wikana yang mewakili golongan muda dan akhirnya tercapai kesepakatan bahwa kemerdekaan Indonesia harus dilaksanakan di Jakarta. Akhirnya Soekarno Hatta pun dijemput di Rengas dengklok untuk menuju rumah laksamana Maeda di daerah menteng. Naskah proklamasi akhirnya diputuskan oleh Ir. Soekarno, Drs. Moh Hatta dan Achmad Soebardjo. Setelah disepakati, selanjutnya Sayoeti Melik yang mengetik sesuai dengan naskah yang telah mengalami berbagai perubahan yang akhirnya disepakati tersebut. Penyusunan teks berlangsung hingga dini hari pada tanggal 17 Agustus 1945, dan Proklamasi pun dikumandangkan.
Nama : Fathur Rozzaaq Effendi
NPM : 2311011067

Dalam pidatonya tentang lahirnya pancasila, Ir Soekarno mengatakan bahwa pancasila yang beliau rancang dan persembahkan kepada Indonesia sebagai dasar negara adalah benar benar suatu dasar yang dinamis dan dapat mempersatukan Rakyat Indonesia yang mengawali dan mengakhiri masa revolusi bangsa Indonesia.
Nama : Fathur Rozzaaq Effendi
NPM : 2311011067

1. Bagaimanakah menurut pendapatmu sebagai mahasiswa mengenai terjadinya bom bali di tahun 2002 yang merenggut banyak korban jiwa dan luka-luka? Sesuaikah dengan nilai agama dan nilai luhur bangsa kita? Berikan solusimu!

Jawaban :
Sebagai mahasiswa, menurut saya kejadian itu sangat miris, apalagi mereka mengatas namakan agama islam, dengan banyaknya jiwa yang terenggut dan banyak korban luka luka, hal ini tentu tidak sesuai dengan ajaran agama, ntah agama apapun itu, tidak ada agama yang mengajarkan terorisme dan pembantaian. Hal ini juga tidak sesuai dengan nilai luhur bangsa kita tentunya, karena ini melanggar nilai nilai luhur yang terkandung dalam pancasila. Terorisme ini juga dapat menyebabkan terjadinya perpecahan antara umat beragama. Pendidikan pancasila bisa menjadi salah satu solusi, karena dengan lebih memahami nilai nilai pancasila. Lalu, keamanan di negara ini mungkin harus lebih ditingkatkan lagi, dan hukum harus ditegakkan setegas2 nya dan seadil2 nya.

2. Nilai Pancasila apakah yang di langgar oleh para pelaku dan apa sanksi yang pantas diberikan? Berikan penjelasanmu secara lengkap dan mendalam!

Jawaban :
Nilai pancasila yang dilanggar adalah sila pertama, kedua, dan ketiga. Kenapa? karena kelompok teroris ini, mengincar umat agama lain, yang artinya mereka menolak keberagaman agama di indonesia, dan juga perbuatan mereka bertentangan dengan ajaran agama, itu melanggar sila pertama. Mereka membunuh banyak manusia, padahal semua manusia berhak hidup, kehidupan adalah Hak Asasi Manusia, dan ini melanggar sila kedua. Seperti yang saya katakan sebelumnya, Target mereka adalah orang orang yang beda keyakinan, artinya mereka tidak mau bersatu, tidak mau menjalin persatuan dengan agama lain, ini melanggar sila ketiga. Menimbang banyaknya jiwa yang terenggut dikarenakan perbuatan mereka, mereka pantas menerima hukuman mati.
Nama : Fathur Rozzaaq Effendi
NPM : 2311011067

1. Apakah hubungannya Pendidikan Pancasila dengan kehidupan berbangsa dan bernegara dan bagaimana urgensinya bagi mahasiswa atau generasi muda?

jawaban:
Pancasila adalah dasar negara, nilai nilai yang terkandung dalam pancasila harus kita implementasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara sehari hari. Tujuan pendidikan Pancasila menurut UU No. 2 Tahun 1989 tentang sistem Pendidikan Nasional yang juga tercantum di dalam SK Dirjen Dikti. No.38/DIKTI/Kep/2003, ialah guna menunjukan arah tujuan pada moral dan diharapkan dapat terealisasi di kehidupan bermasyarakat setiap hari.

Yakni tingkah laku yang memperlihatkan iman serta taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa (keyakinannya masing-masing), bertingkah-laku kerakyatan dengan selalu mendahulukan kepentingan umum. Tujuan pendidikan Pancasila menjadi sebuah sarana dalam mengerti, memahami, serta mendalami makna Pancasila sebagai kepribadian bangsa Indonesia.

Mengamalkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari dalam bermasyarakat amat penting. Hal ini sesuai dengan cita-cita serta tujuan nasional yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945. Tujuan pendidikan Pancasila secara umum diantaranya:

(1). Memiliki keimanan serta ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.

(2). Memiliki sikap kemanusiaan yang adil juga beradab kepada orang lain dengan selalu memiliki sikap tenggang rasa di tengah kemajemukan bangsa.

(3). Menciptakan persatuan bangsa dengan tidak bertindak anarkis yang dapat menjadi penyebab lunturnya Bhinneka Tunggal Ika di tengah masyarakat yang memiliki keberagaman kebudayaan.

(4). Menciptakan sikap kerakyatan yang mendahulukan kepentingan umum dan mengutamakan musyawarah untuk mencapai keadaan yang mufakat.

(5). Memberikan dukungan sebagai cara menciptakan keadaan yang berkeadilan sosial dalam masyarakat.

Tujuan pendidikan Pancasila di Perguruan Tinggi adalah untuk:

(1). Memperkuat Pancasila sebagai dasar falsafah negara dan ideologi bangsa melalui revitalisasi nilai-nilai dasar Pancasila sebagai norma dasar kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

(2). Agar mahasiswa dapat mengembangkan karakter manusia Pancasilais dalam pemikiran, sikap, dan tindakan.

(3). Memberikan pemahaman dan penghayatan atas jiwa dan nilai-nilai dasar Pancasila kepada mahasiswa sebagai warga negara Republik Indonesia, serta membimbing untuk dapat menerapkannya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

(4). Mempersiapkan mahasiswa agar mampu menganalisis dan mencari solusi terhadap berbagai persoalan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara melalui sistem pemikiran yang berdasarkan nilai-nilai Pancasila dan UUD RI Tahun 1945.

(5). Membentuk sikap mental mahasiswa yang mampu mengapresiasi nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, kecintaan pada tanah air dan kesatuan bangsa, serta penguatan masyarakat madani yang demokratis, berkeadilan, dan bermartabat berlandaskan Pancasila, untuk mampu berinteraksi dengan dinamika internal dan eksternal masyarakat bangsa Indonesia.

Dengan diselenggarakannya pendidikan pancasila, diharapkan kehidupan berbangsa dan bernegara berjalan sesuai nilai nilai pancasila. Urgensi pendidikan pancasila di perguruan tinggi yaitu agar mahasiswa tidak tercabut dari akar budayanya sendiri dan agar mahasiswa memiliki pedoman atau kaidah penuntun dalam berpikir dan bertindak dalam kehidupan sehari hari dengan berlandaskan nilai nilai pancasila.
Tanggung jawab berada di pundak perguruan tinggi untuk mengajarkan nilai-nilai
Pancasila sebagai amanat pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 yang
menekankan pentingnya mencerdaskan kehidupan bangsa. Dalam hal ini,
kecerdasan tidak hanya mencakup intelektual, tetapi juga mencakup pula
kecerdasan emosional, dan kecerdasan spiritual yang menjadi dasar bagi pengembangan kecerdasan bangsa dalam bentuk kecerdasan ideologis dan dapat
memperkokoh jiwa kebangsaan mahasiswa sehingga menjadi dorongan pokok
(leitmotive) dan bintang penunjuk jalan (leitstar)

2. Apakah hal yang paling pokok untuk dipelajari dari pendidikan Pancasila dalam menghadapi perubahan dan manfaatnya dalam menghadapi masa depan?

jawaban:
hal paling pokok yang dipelajari dalam pendidikan pancasila dalam menghadapi perubahan adalah pemahaman nilai nilai yang terkandung dalam setiap sila dalam pancasila seperti nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, demokrasi, dan keadilan. Karena zaman terus berubah, tetapi dengan kita memahami nilai nilai dasar pancasila, kehidupan berbangsa dan bernegara akan berjalan dengan baik.
manfaatnya dalam menghadapi masa depan adalah, seperti yang saya katakan, zaman terus berubah, jika kita tidak memahami dan berpegang teguh pada nilai nilai dasar pancasila, seiring berkembangnya zaman, nilai nilai pancasila akan menghilang dari diri bangsa indonesia.
Jadi manfaatnya adalah untuk mempertahankan nilai nilai pancasila agar tidak lekang oleh zaman.

3. Jelaskan apa sajakah yang menjadi faktor penghambat dan penunjang diberlakukannya pendidikan Pancasila di perguruan tinggi!

jawaban :
Faktor penghambat:
(1). Minimnya pemahaman tentang pancasila sebagai dasar filosofis negara

Pancasila memiliki fungsi sebagai dasar filosofis negara. Minimnya pemahaman tentang hal ini, tentu menghambat pelaksanaan pendidikan pancasila

(2). Mahasiswa yang lebih memprioritaskan mata kuliah lain

Banyaknya mata kuliah membuat mahasiswa memprioritaskan mata kuliah lain, padahal pendidikan pancasila tidak kalah penting dengan mata kuliah yang lain. Hal ini menghambat penyelenggaraan pendidikan pancasila

Faktor penunjang:
(1). Adanya undang-undang yang mewajibkan pengadaan pendidikan pancasila di perguruan tinggi

Lahirnya ketentuan dalam pasal 35 ayat (5) Undang-undang no.12 tahun 2012 yang menyatakan bahwa kurikulum pendidikan tinggi wajib memuat mata kuliah agama, pancasila, kewarganegaraan, dan bahasa Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah indonesia mendukung pengadaan pendidikan pancasila.

(2). Tingginya kesadaran masyarakat tentang pentingnya pendidikan pancasila

Jika masyarakat memiliki kesadaran yang tinggi tentang pentingnya pemahaman tentang nilai nilai pancasila akan menunjang atau mendukung pengadaan penyelenggaraan pendidikan pancasila.

4. Bagaimanakah yang dimaksud dengan relasi antara pendidikan Pancasila dengan program studi/jurusan anda dan tujuan negara mencerdaskan kehidupan bangsa?

jawaban : Relasi antara pendidikan pancasila dan prodi yang saya ambil yaitu manajemen adalah, pada prodi manajemen, mahasiswa diajarkan tentang ilmu2 manajerial, bagaimana mengelola suatu usaha, baik berwirausaha maupun bisnis perusahaan. Tentunya dalam mengelola suatu usaha, kita tidak lepas dari nilai nilai pancasila seperti ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, demokrasi, dan keadilan. Pendidikan pancasila juga bertujuan untuk menanamkan moral yang luhur kepada mahasiswa, ini berhubungan dengan tujuan negara mencerdaskan kehidupan bangsa, yang mana yang dimaksut mencerdaskan bukan hanya intelektual saja, tetapi juga moral.