Inez argya ardhani
2311011095
s1 manajemn ganjil
Analisis Jurnal: Semangat Bela Negara di Tengah Pandemi COVID-19
Pentingnya Bela Negara
Pendidikan kewarganegaraan dan bela negara sangat esensial sebagai bentuk kecintaan dan loyalitas warga negara kepada negaranya, yang mencerminkan komitmen dalam menjaga integritas dan kedaulatan negara. Kurangnya perhatian terhadap isu sosial yang berkaitan dengan bela negara dapat berdampak negatif di masa depan, sehingga membutuhkan penanganan serius.
Aktualisasi Bela Negara Selama Pandemi
Selama pandemi COVID-19, bela negara dapat diwujudkan melalui tindakan seperti menjaga kebersihan, membatasi aktivitas di luar rumah, dan mencegah penyebaran hoax. Kerja sama, gotong royong, dan persatuan adalah kunci untuk mengatasi pandemi. WHO menetapkan COVID-19 sebagai pandemi global pada 11 Maret 2020.
Dampak Pandemi Terhadap Kehidupan Sosial
Pandemi memaksa banyak orang untuk tetap bekerja demi memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga, namun banyak yang kehilangan pekerjaan akibat kebangkrutan perusahaan, yang memicu ketegangan sosial dan emosi. Dalam konteks ini, bela negara berarti kontribusi individu sesuai profesinya, seperti dokter yang merawat pasien COVID-19 atau influencer yang menggalang dana untuk tenaga medis.
Dasar Hukum Bela Negara
Bela negara diatur dalam UUD 1945 dan UU No. 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara. Pasal 27 ayat 3 dan Pasal 30 ayat 1 UUD 1945 menyatakan setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya bela negara. UU No. 3 Tahun 2002 menyatakan bela negara dapat diwujudkan melalui pendidikan kewarganegaraan, pelatihan dasar kemiliteran, pengabdian sebagai prajurit TNI, dan pengabdian sesuai profesi.
Pelaksanaan Bela Negara Saat Pandemi
Pemerintah telah mengambil berbagai langkah untuk mencegah penyebaran virus corona, termasuk pembentukan gugus tugas percepatan penanganan COVID-19. Prioritas utama adalah membatasi penyebaran virus, terutama dari orang tanpa gejala (OTG).
Langkah Konkret Bela Negara Selama Pandemi
Bela negara dapat dilakukan dengan isolasi mandiri, mematuhi aturan pemerintah, dan mendukung tenaga medis. Solidaritas antarwarga juga penting, seperti membantu mereka yang kurang mampu dan tidak mendiskriminasi orang yang terinfeksi COVID-19. Ibadah sebaiknya dilakukan di rumah untuk mencegah penyebaran virus.
2311011095
s1 manajemn ganjil
Analisis Jurnal: Semangat Bela Negara di Tengah Pandemi COVID-19
Pentingnya Bela Negara
Pendidikan kewarganegaraan dan bela negara sangat esensial sebagai bentuk kecintaan dan loyalitas warga negara kepada negaranya, yang mencerminkan komitmen dalam menjaga integritas dan kedaulatan negara. Kurangnya perhatian terhadap isu sosial yang berkaitan dengan bela negara dapat berdampak negatif di masa depan, sehingga membutuhkan penanganan serius.
Aktualisasi Bela Negara Selama Pandemi
Selama pandemi COVID-19, bela negara dapat diwujudkan melalui tindakan seperti menjaga kebersihan, membatasi aktivitas di luar rumah, dan mencegah penyebaran hoax. Kerja sama, gotong royong, dan persatuan adalah kunci untuk mengatasi pandemi. WHO menetapkan COVID-19 sebagai pandemi global pada 11 Maret 2020.
Dampak Pandemi Terhadap Kehidupan Sosial
Pandemi memaksa banyak orang untuk tetap bekerja demi memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga, namun banyak yang kehilangan pekerjaan akibat kebangkrutan perusahaan, yang memicu ketegangan sosial dan emosi. Dalam konteks ini, bela negara berarti kontribusi individu sesuai profesinya, seperti dokter yang merawat pasien COVID-19 atau influencer yang menggalang dana untuk tenaga medis.
Dasar Hukum Bela Negara
Bela negara diatur dalam UUD 1945 dan UU No. 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara. Pasal 27 ayat 3 dan Pasal 30 ayat 1 UUD 1945 menyatakan setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya bela negara. UU No. 3 Tahun 2002 menyatakan bela negara dapat diwujudkan melalui pendidikan kewarganegaraan, pelatihan dasar kemiliteran, pengabdian sebagai prajurit TNI, dan pengabdian sesuai profesi.
Pelaksanaan Bela Negara Saat Pandemi
Pemerintah telah mengambil berbagai langkah untuk mencegah penyebaran virus corona, termasuk pembentukan gugus tugas percepatan penanganan COVID-19. Prioritas utama adalah membatasi penyebaran virus, terutama dari orang tanpa gejala (OTG).
Langkah Konkret Bela Negara Selama Pandemi
Bela negara dapat dilakukan dengan isolasi mandiri, mematuhi aturan pemerintah, dan mendukung tenaga medis. Solidaritas antarwarga juga penting, seperti membantu mereka yang kurang mampu dan tidak mendiskriminasi orang yang terinfeksi COVID-19. Ibadah sebaiknya dilakukan di rumah untuk mencegah penyebaran virus.