གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ SABILA KHOIRUN NISA

Pancasila teknik Elektro A -> Analisis Video Pembelajaran

SABILA KHOIRUN NISA གིས-
Nama: Sabila Khoirun Nisa
Npm: 2315031042
Analisis video

Pengertian filsafat
Kata filsafat dalam bahasa Indonesia berasal dari bahasa Yunani "philosophia" terdiri dari kata phile artinya cinta dan Sophia artinya kebijaksanaan.Cinta berarti hasrat yang besar, berkobar-kobar, dan sungguh-sungguh. Kebijaksanaan berarti kebenaran sejati atau sebenarnya. Wawasan filsafat meliputi bidang atau aspek penyelidikan ortologis, epistemologis dan aksiologis. Ortologis adalah ilmu yang menyelidiki hakikat , epistemologi adalah ilmu yang menyelidiki syarat, susunan dan validasi, aksiologis adalah ilmu yang menyelidiki manfaat suatu ilmu.

Aliran-aliran filsafat bersifat
1.rationalisme mengagungkan akal.
2.Materialisme mengagungkan materi.
3.individualisme mengagungkan individualitas.
4.hedonisme mengagungkan kesenangan.
Keuntungan yang kita dapatkan jika belajar filsafat adalah memperoleh kebenaran yang hakiki, melatih kemampuan berpikir logis, melatih berpikir dan bertindak bijaksana, melatih berpikir rasional dan komprehensif, menyeimbangkan antara pertimbangan dan tindakan sehingga diperoleh keselarasan hidup, menghasilkan tindakan yang bijaksana.
Pengertian filsafat Pancasila
Filsafat Pancasila dapat didefinisikan secara ringkas sebagai refleksi kritis dan rasional tentang Pancasila sebagai dasar negara dan kenyataan budaya bangsa, dengan tujuan untuk mendapatkan pokok-pokok pengertiannya yang mendasar dan menyeluruh.
Pancasila sebagai sistem filsafat
Sistem memiliki ciri-ciri sebagai berikut: suatu kesatuan bagian-bagian, unsur, elemen, komponen mempunyai fungsi sendiri-sendiri saling terhubung dan saling bergantung.

Pancasila teknik Elektro A -> Forum Analisis Jurnal

SABILA KHOIRUN NISA གིས-
Nama : Sabila Khoirun Nisa
Npm : 2315031042

Nama jurnal: filsafat ilmu dan arah pengembangan Pancasila relevansinya dalam mengatasi persoalan kebangsaan

Oleh: Syahrul kirim
Jurnal filsafat vol.21 nomor 2, Agustus 2011

Dalam jurnal tersebut, penulis membahas relevansi Pancasila dengan filsafat ilmu dalam mengatasi persoalan kebangsaan di Indonesia. Filsafat ilmu dipandang sebagai alat untuk memecahkan masalah nasional, khususnya dalam kasus korupsi, dengan memahami nilai-nilai Pancasila.
Penulis menjelaskan bahwa Pancasila memiliki aspek ontologi, epistemologi, dan axiology (aksiologi) yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah-masalah kehidupan bangsa. Misalnya, Pancasila mengajarkan nilai-nilai seperti sikap saling menghormati, persatuan, dan keadilan sosial.
Selanjutnya, penulis menjelaskan sejarah filsafat ilmu dan bagaimana ilmu dan filsafat pada awalnya sangat terkait, tetapi kemudian terpisah. Filsafat ilmu berperan dalam mengkaji masalah ilmiah secara ilmiah. Ini terkait dengan pemahaman ilmiah yang penting dalam memecahkan masalah kehidupan manusia.
Penulis juga mencatat bahwa pemahaman yang kurang terhadap Pancasila telah menyebabkan banyak masalah di Indonesia, seperti korupsi dan bencana alam. Masyarakat Indonesia perlu menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Filsafat ilmu dipandang sebagai cara untuk mengkaji masalah ini secara ilmiah. Pengetahuan ilmiah dan Pancasila memiliki keterkaitan yang kuat, dan Pancasila dapat dijadikan dasar untuk mengembangkan ilmu pengetahuan.
Selanjutnya, penulis menjelaskan pentingnya Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia. Pancasila mengandung nilai-nilai etika dan moral yang harus dijalani dalam kehidupan sehari-hari, termasuk aspek seperti kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Akhirnya, penulis menekankan perlunya pengembangan nilai-nilai Pancasila sebagai pandangan hidup dan petunjuk dalam berbagai aspek kehidupan di Indonesia. Pancasila dianggap sebagai pandangan dunia yang dapat membantu memahami hakikat kenyataan, kebenaran, dan nilai-nilai filsafat yang terkandung di dalamnya.
Pancasila memang merupakan dasar dan ideologi penting bagi negara Indonesia. Penggunaan filsafat ilmu untuk mendalami dan mengembangkan nilai-nilai Pancasila adalah langkah yang cerdas untuk memahami dan mengaplikasikan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai luhur Pancasila, seperti persatuan, keadilan sosial, dan nilai kemanusiaan, memang harus menjadi landasan moral bagi seluruh warga negara Indonesia.

Pancasila teknik Elektro A -> Forum Analisis Jurnal

SABILA KHOIRUN NISA གིས-
Nama : Sabila Khoirun Nisa
Npm : 2315031042

Nama jurnal: filsafat ilmu dan arah pengembangan Pancasila relevansinya dalam mengatasi persoalan kebangsaan

Oleh: Syahrul kirim
Jurnal filsafat vol.21 nomor 2, Agustus 2011

Dalam jurnal tersebut, penulis membahas relevansi Pancasila dengan filsafat ilmu dalam mengatasi persoalan kebangsaan di Indonesia. Filsafat ilmu dipandang sebagai alat untuk memecahkan masalah nasional, khususnya dalam kasus korupsi, dengan memahami nilai-nilai Pancasila.

Penulis menjelaskan bahwa Pancasila memiliki aspek ontologi, epistemologi, dan axiology (aksiologi) yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah-masalah kehidupan bangsa. Misalnya, Pancasila mengajarkan nilai-nilai seperti sikap saling menghormati, persatuan, dan keadilan sosial.

Selanjutnya, penulis menjelaskan sejarah filsafat ilmu dan bagaimana ilmu dan filsafat pada awalnya sangat terkait, tetapi kemudian terpisah. Filsafat ilmu berperan dalam mengkaji masalah ilmiah secara ilmiah. Ini terkait dengan pemahaman ilmiah yang penting dalam memecahkan masalah kehidupan manusia.

Penulis juga mencatat bahwa pemahaman yang kurang terhadap Pancasila telah menyebabkan banyak masalah di Indonesia, seperti korupsi dan bencana alam. Masyarakat Indonesia perlu menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Filsafat ilmu dipandang sebagai cara untuk mengkaji masalah ini secara ilmiah. Pengetahuan ilmiah dan Pancasila memiliki keterkaitan yang kuat, dan Pancasila dapat dijadikan dasar untuk mengembangkan ilmu pengetahuan.

Selanjutnya, penulis menjelaskan pentingnya Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia. Pancasila mengandung nilai-nilai etika dan moral yang harus dijalani dalam kehidupan sehari-hari, termasuk aspek seperti kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Akhirnya, penulis menekankan perlunya pengembangan nilai-nilai Pancasila sebagai pandangan hidup dan petunjuk dalam berbagai aspek kehidupan di Indonesia. Pancasila dianggap sebagai pandangan dunia yang dapat membantu memahami hakikat kenyataan, kebenaran, dan nilai-nilai filsafat yang terkandung di dalamnya.

Pancasila memang merupakan dasar dan ideologi penting bagi negara Indonesia. Penggunaan filsafat ilmu untuk mendalami dan mengembangkan nilai-nilai Pancasila adalah langkah yang cerdas untuk memahami dan mengaplikasikan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai luhur Pancasila, seperti persatuan, keadilan sosial, dan nilai kemanusiaan, memang harus menjadi landasan moral bagi seluruh warga negara Indonesia.

Semoga upaya pengenalan, pemahaman, dan pengamalan Pancasila semakin ditingkatkan di seluruh lapisan masyarakat Indonesia, terutama di kalangan pemimpin, agar negara ini dapat mencapai kemajuan yang merata dan berkeadilan sosial sesuai dengan visi Pancasila.