Nama : Muhammad Taufik Saputra
NPM : 2315061077
1. Secara umum, G30S PKI muncul karena adanya dominasi ideologi yang dikenal dengan sebutan NASAKOM (Nasionalisme, Agama, dan Komunisme). Ideologi ini mendominasi periode 1959-1965 saat Presiden Soekarno berkuasa, dengan tambahan ketidakharmonisan antara anggota TNI dan PKI yang memicu pergeseran dari nilai-nilai Pancasila. Dari peristiwa ini, kita dapat mengambil pelajaran penting untuk mencintai tanah air, menghormati prinsip dasar negara, dan menerapkan Pancasila, karena G30S PKI muncul sebagai usaha mengubah dasar negara.
2. Untuk mencapai kesepakatan dalam sebuah musyawarah, salah satunya dapat dilakukan dengan berdiskusi, mengumpulkan ide-ide, lalu mengintegrasikan mereka menjadi satu gagasan yang mencerminkan beragam perspektif. Pendekatan ini akan membawa dampak positif seperti saling mengenal, meningkatkan kepercayaan diri di hadapan publik, memperluas jaringan sosial, dan manfaat lainnya. Meskipun, terkadang musyawarah juga bisa memunculkan konflik antar individu, kelompok, atau golongan akibat perbedaan pendapat dan egoisme.
3. Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan berkurangnya nilai-nilai Pancasila, termasuk kurangnya pendidikan agama dalam membentuk sikap remaja, kurangnya pembelajaran mengenai Pancasila, pembinaan moral yang tidak efektif dari lingkungan (orangtua, sekolah, dan masyarakat), distorsi nilai-nilai Pancasila, serta pengaruh globalisasi.
NPM : 2315061077
1. Secara umum, G30S PKI muncul karena adanya dominasi ideologi yang dikenal dengan sebutan NASAKOM (Nasionalisme, Agama, dan Komunisme). Ideologi ini mendominasi periode 1959-1965 saat Presiden Soekarno berkuasa, dengan tambahan ketidakharmonisan antara anggota TNI dan PKI yang memicu pergeseran dari nilai-nilai Pancasila. Dari peristiwa ini, kita dapat mengambil pelajaran penting untuk mencintai tanah air, menghormati prinsip dasar negara, dan menerapkan Pancasila, karena G30S PKI muncul sebagai usaha mengubah dasar negara.
2. Untuk mencapai kesepakatan dalam sebuah musyawarah, salah satunya dapat dilakukan dengan berdiskusi, mengumpulkan ide-ide, lalu mengintegrasikan mereka menjadi satu gagasan yang mencerminkan beragam perspektif. Pendekatan ini akan membawa dampak positif seperti saling mengenal, meningkatkan kepercayaan diri di hadapan publik, memperluas jaringan sosial, dan manfaat lainnya. Meskipun, terkadang musyawarah juga bisa memunculkan konflik antar individu, kelompok, atau golongan akibat perbedaan pendapat dan egoisme.
3. Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan berkurangnya nilai-nilai Pancasila, termasuk kurangnya pendidikan agama dalam membentuk sikap remaja, kurangnya pembelajaran mengenai Pancasila, pembinaan moral yang tidak efektif dari lingkungan (orangtua, sekolah, dan masyarakat), distorsi nilai-nilai Pancasila, serta pengaruh globalisasi.