NPM : 2311011076
1. Bagaimana ciri-ciri utama pendekatan Klasik?
Jawaban : Pendekatan klasik dalam manajemen memiliki ciri-ciri utama sebagai berikut:
- Menekankan efisiensi organisasi melalui struktur yang sistematis dan pembagian kerja yang jelas sesuai spesialisasi.
- Mengedepankan hierarki atau rantai komando yang tegas dan sentralisasi otoritas.
- Menggunakan prinsip aturan, prosedur, dan sanksi untuk pengendalian pekerjaan.
- Manajemen dipandang sebagai jaringan fungsi yang saling terkait untuk mencapai tujuan organisasi.
- Manusia dipandang sebagai alat produksi yang rasional dan logis dalam mencapai tujuan organisasi.
- Fokus pada peningkatan produktivitas dengan sistem aturan yang ketat dan pengawasan yang jelas
2. Apa perbedaan dan persamaan antara karya Taylor,Fayol dan Weber?
Jawab : Persamaan: Ketiga tokoh ini memandang organisasi digerakkan oleh otoritas manajemen, dengan karyawan sebagai pelaksana rencana manajemen, serta pembagian kerja menurut keahlian. Mereka menaruh perhatian pada aspek formal organisasi dan efisiensi kerja.
Perbedaan:
- Taylor menekankan manajemen ilmiah yang fokus pada pengoptimalan proses kerja individu, dengan pemisahan perintah dan pengawasan oleh fungsional foreman.
- Fayol menekankan fungsi manajemen secara keseluruhan (perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, pengendalian) dan prinsip-prinsip manajemen, menekankan kesatuan perintah.
- Weber lebih menekankan birokrasi dengan aturan, hiérarki yang jelas, dan impersonalitas dalam otoritas legal-rasional.
- Fayol dan Weber menekankan kesatuan perintah yang solid, berbeda dengan Taylor yang bisa menyebabkan ambiguitas perintah.
- Fayol fokus pada harmoni dan kesatuan dalam organisasi, sementara Weber menekankan sifat impersonal dari birokrasi
3. Jelaskan ciri-ciri utama pendekatan Klasik terhadap perubahan organisasi!
Jawab : Berikut ini ciri-ciri utama pendekatan Klasik terhadap perubahan organisasi :
- Menurut pendekatan klasik, masalah organisasi dan kurangnya produktivitas lebih disebabkan oleh struktur organisasi yang kurang efektif dan efisien.
- Solusi untuk perubahan organisasi adalah dengan memperbaiki struktur organisasi melalui pengetatan aturan kerja, pembagian tugas dan kewenangan yang jelas, serta perbaikan sistem gaji dan sentralisasi/desentralisasi.
- Pendekatan ini berasumsi bahwa stabilitas, struktur yang tegas, dan pengendalian oleh manajemen adalah kunci perubahan dan perbaikan organisasi.
- Pendekatan klasik kurang memperhatikan unsur manusiawi atau faktor psikologis dalam perubahan, karena memandang manusia lebih sebagai alat produksi.
4. Bagaimana perkembangan klasik dan perkembangan organisasi kerja?
Jawab : Pendekatan klasik berkembang sejak Revolusi Industri sebagai jawaban atas kebutuhan efisiensi di industri besar yang melibatkan banyak pekerja. Fokus utama adalah pada pembagian kerja yang spesifik sesuai kemampuan dan kompetensi pekerja (spesialisasi) untuk mencapai efisiensi maksimum. Perkembangan organisasi kerja klasik meliputi munculnya prinsip-prinsip manajemen seperti pembagian kerja, hierarki, spesialisasi, standar kerja, dan sistem birokrasi.
Teori klasik kemudian dikembangkan lebih lanjut oleh aliran neo-klasik dan modern yang mulai memperhitungkan aspek manusia dan lingkungan organisasi sebagai sistem terbuka.