གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Cahyo Tubagus Inta 2315012025

NAMA: CAHYO TUBAGUS INTA
NPM: 2315012025
KELAS: A
PRODI: ARSITEKTUR

JURNAL INI BERISI TENTANG:
Bela negara adalah kewajiban seluruh warga negara yang mencerminkan kecintaan dan kesetiaan terhadap negara. Di masa pandemi COVID-19, tindakan bela negara menjadi semakin penting untuk menjaga stabilitas dan keamanan nasional. Jurnal ini menggarisbawahi pentingnya menjaga kebersihan, mematuhi protokol kesehatan, dan tidak menyebarkan informasi palsu sebagai bagian dari bela negara.

Dalam keadaan pandemi Covid-19, beberapa bentuk aktualisasi bela Negara yang kita lakukan upaya mengatasi masalah pandemi yaitu bersatu, bergotong royong dengan salalu mengajaga kebersihan, tidak keluar rumah saat tidak ada keperluan yang penting mendesak sekali apabila masih bisa dilakukan dirumah cukup lakukan dirumah saja, serta tidak menyebarkan berita yang belum benar kenyataanya karena berita tersebut bisa membuat hal yang kurang baik cukup kita yang membaca/mendengar jangan disebar luas lagi. Bekerjasama dengan pemerintah untuk bisa melakukan Isolasi mandiri dan mematuhi aturan yang berlaku selama pandemi Covid-19 merupakan bentuk dukungan terhadap upaya yang dilakukan pemerintah untuk bela negara.

MKU PKN Arsitektur -> FORUM JAWABAN ANALISIS VIDEO

Cahyo Tubagus Inta 2315012025 གིས-
NAMA: CAHYO TUBAGUS INTA
NPM: 2315012025
KELAS: A
PRODI: S-1 ARSITEKTUR

Secara geografis, Indonesia memiliki terletak dalam posisi strategis karena diapit oleh dua benua dan dua samudra. Hal ini mendorong negara untuk mengembangkan ketahanan nasional. Dalam rangka mempertahankan eksistensi dan jati diri, mewujudkan cita-cita dan tujuan, setiap negara harus memiliki ketahanan nasional.
Ketahanan Nasional itu sendiri adalah kemampuan mengembangkan potensi terhadap ancaman yang akan datang, ancaman bisa bersifat langsung,tidak langsung,luar atau pun dalam.

Ketahanan nasional adalah suatu kondisi dinamis dari suatu bangsa yang berisi ketangguhan nasional dan keuletan dalam menghadapi dan juga mengatasi segala macam tantangan dan juga ancaman.Ancaman tersebut berasal dari beberapa sumber, yaitu langsung, luar, dalam, dan tidak langsung.

Ada 2 jenis ancaman yaitu,
1. Ancaman Trigatra
- Lokasi dan posisi geografis negara
- Keadaan dan kekayaan alam
- Kemampuan penduduk
2. Ancaman Pancagatra
- Ideologi
- Politik
- Ekonomi
- Sosial budaya
- Pertahanan keamanan
NAMA: CAHYO TUBAGUS INTA
NPM: 2315012025
KELAS:A
PRODI: ARSITEKTUR

A. Bagaimanakah isi artikel tersebut dalam rangka penegakan Hak Asasi Manusia dan berikan analisismu secara jelas? Hal positif apa yang anda dapatkan setelah membaca artikel tersebut?
Artikel ini memberikan gambaran-gambaran tentang perjalanan perkembangan dalam rangka penegakan hak asasi manusia atau tonton tantangan yang dihadapi secara realistis meskipun terdapat banyak sekali kekurangan dan pelanggaran yang dilakukan oleh masyarakat.ada beberapa perkembangan positif, seperti reformasi hukum dan gerakan masyarakat yang kuat. Hal positif yang didapatkan adalah adanya harapan dari langkah-langkah reformasi yang dilakukan pemerintah dan peran aktif masyarakat dalam menuntut keadilan.

B. Berikan analisismu mengenai demokrasi Indonesia diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia! Bagaimanakah pendapatmu mengenai prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa ?
Demokrasi Indonesia yang berakar pada nilai adat istiadat dan budaya lokal memiliki nilai-nilai seperti gotong royong, musyawarah untuk mufakat, dan kearifan lokal yang dapat memperkuat sistem demokrasi yang inklusif dan berdaya guna. Pendekatan demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan Yang Maha Esa mencerminkan semangat untuk menghormati dan memperjuangkan keberagaman agama dan keyakinan dalam masyarakat.

C. Bagaimanakah praktik demokrasi Indonesia saat ini apakah telah sesuai dengan Pancasila dan UUD NRI 1945 serta menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia?
Praktik demokrasi yang ada di Indonesia saat ini mencakup berbagai mekanisme seperti pemilihan umum, kebebasan berekspresi, dan kebebasan berserikat.
Namun penerapan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945 secara konsisten mungkin masih menghadapi tantangan.
Namun upaya untuk memperkuat demokrasi dan penghormatan terhadap hak asasi manusia masih terus dilakukan.

D. Bagaimanakah sikap anda mengenai kondisi di mana anggota parlemen yang mengatas namakan suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik mereka sendiri dan berbeda dengan kepentingan nyata masyarakat?
Menurut saya disaat kondisi anggota parlemen yang mengatasnamakan suara rakyat untuk kepentingannya sendiri adalah itu termasuk pelanggaran pelanggaran hak suara rakyat yang dimana suara rakyat itu sendiri dipersalah gunakan oleh kekuasaan kekuasaan yang lebih tinggi untuk kepentingannya. Yang mengakibatkan keperluan keperluan masyarakat yang mereka inginkan tidak dapat tercapai atau tidak terpenuhin sehingga sering terjadinya konflik antara masyarakat dan parlemen² yang mengurus suatu daerah

E. Bagaimanah pendapatmu mengenai pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi, maupun agama, tega menggerakan loyalitas dan emosi rakyat yang bila perlu menjadi tumbal untuk tujuan yang tidak jelas dan bagaimanakah hubungannya dengan konsep hak asasi manusia pada era demokrasi dewasa saat ini?
Menurut saya, partai politik yang menggunakan kekuasaan tradisi dan agama untuk menggalang loyalitas dan emosi masyarakat seringkali memanipulasinya demi keuntungan pribadi atau kolektif.
Sehingga Praktik semacam itu bisa menghambat perkembangan demokrasi yang sehat dan mengancam kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. Dalam era demokrasi dewasa, pihak-pihak ini harus diawasi dan dihentikan agar tidak mengganggu proses demokrasi yang seimbang dan berkeadilan.