Posts made by Raja Power Samosir_2313031054

MPPE B2025 -> CASE STUDY

by Raja Power Samosir_2313031054 -
Nama : Raja Power Samosir
NPM : 2313031054

Menurut saya, penggunaan angket skala Likert sudah tepat untuk pendekatan kuantitatif karena mampu menghasilkan data numerik yang mudah dianalisis secara statistik serta memungkinkan peneliti menjangkau banyak guru. Angket juga efisien dari segi waktu dan biaya, namun memiliki kelemahan seperti potensi jawaban tidak jujur dan keterbatasan dalam menggali informasi secara mendalam.

Untuk menjawab tujuan penelitian, analisis regresi linear sederhana paling sesuai untuk melihat pengaruh gaya kepemimpinan kepala sekolah terhadap motivasi kerja guru. Sementara itu, untuk mengetahui perbedaan motivasi kerja berdasarkan tingkat pendidikan guru, uji ANOVA lebih tepat karena membandingkan rata-rata lebih dari dua kelompok.

Potensi bias yang mungkin muncul antara lain bias subjektivitas responden dan bias keinginan sosial. Hal ini dapat diminimalkan dengan memastikan anonimitas responden, menggunakan instrumen yang valid dan reliabel, serta menyusun pernyataan angket dengan bahasa yang jelas dan tidak menimbulkan penafsiran ganda.

MPPE B2025 -> Diskusi

by Raja Power Samosir_2313031054 -
Nama : Raja Power Samosir
NPM : 2313031054

Seorang peneliti harus mampu menentukan teknik pengumpulan data yang sesuai karena teknik tersebut menentukan jenis, kualitas, dan keakuratan data yang diperoleh. Teknik pengumpulan data yang tidak tepat dapat menghasilkan data yang tidak relevan dengan masalah penelitian sehingga kesimpulan yang diambil menjadi kurang valid. Oleh karena itu, pemilihan teknik pengumpulan data harus disesuaikan dengan karakteristik variabel, subjek penelitian, serta jenis data yang dibutuhkan.

Terdapat keterkaitan yang erat antara teknik pengumpulan data dengan masalah penelitian dan tujuan penelitian. Masalah penelitian menentukan data apa yang perlu dikumpulkan, sedangkan tujuan penelitian menentukan bagaimana data tersebut dikumpulkan. Misalnya, penelitian yang bertujuan mengukur hasil belajar lebih tepat menggunakan tes, sedangkan penelitian yang ingin mengetahui sikap atau persepsi responden lebih sesuai menggunakan angket atau wawancara. Dengan demikian, kesesuaian antara teknik pengumpulan data, masalah penelitian, dan tujuan penelitian sangat penting agar hasil penelitian akurat, relevan, dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.