Posts made by Monica Meirisa Herviani 2313053047

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Nama: Monica Meirisa Herviani
Npm: 2313053047

izin menjawab bapak
Penjelasan didalam vidio tersebut menurut saya yang sudah saya dengan dan simak bahwa:
Discovery Learning : Siswa belajar melalui penemuan. Guru memberikan masalah atau pertanyaan, lalu siswa mencari jawabannya melalui eksplorasi dan eksperimen.
Inquiry Learning : Mirip dengan Discovery Learning, tapi lebih terstruktur. Siswa merumuskan pertanyaan, merencanakan investigasi, mengumpulkan data, menganalisis, dan membuat kesimpulan.
Problem Based Learning (PBL): Siswa belajar dengan memecahkan masalah nyata. Guru memberikan masalah kompleks, lalu siswa bekerja sama untuk mencari solusi.
Project Based Learning (PjBL): Siswa belajar melalui pembuatan proyek. Guru memberikan tugass proyek yang relevan dengan kehidupan nyata, lalu siswa merencanakan, melaksanakan, dan mempresentasikan proyek mereka.
nah sementara model pembelajaran tematik yang paling tepat untuk peserta didik di kelas rendah menurut saya adalah PjBL yang disederhanakan memungkinkan mereka untuk membuat sesuatu yang nyata dan bermanfaat. Misalkan siswa diajak untuk membersihkan taman sekolah dan menanam bunga atau tanaman hijau.
Dampaknya Dengan mengalami langsung dan membuat sesuatu yang nyata, siswa akan lebih mudah memahami konsep-konsep yang berkaitan dengan tema "Lingkungan". Siswa menjadi lebih peduli terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan sekitar mereka. Siswa juga menjadi akfit dan lebih ingin tahu.


Sekian, terima kasih
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, selamat pagi bapak
Nnama: Monica Meirisa Herviani
Npm: 2313053047
Saya izin menjawab

Di sekolah dasar sekarang, pembelajaran tematik dipakai karena cara ini lebih mudah buat anak-anak dan lebih menyeluruh Dengan pembelajaran tematik, pelajaran dari berbagai mata pelajaran digabung dalam satu tema yang dekat dengan kehidupan sehari-hari membuat anak mudah untuk memahami. mereka juga tidak belajar pelajaran secara terpisah-pisah, tetapi semuanya saling berhubungan. Misalnya, pembelajaran dengan tema "Lingkungan", anak-anak bisa belajar tentang tanaman seperti IPA, menghitung jumlah pohon maasuk kedalam matematika. Pembelajaran tematik juga mendorong anak untuk berpikir kritis dan kreatif karena mereka diajak untuk mengaitkan berbagai konsep. Adapun kekurangannya persiapan yang harus dilakukan oleh guru bisa jadi lebih rumit dan memakan waktu karena mereka harus merencanakan bagaimana semua pelajaran bisa terintegrasi dengan baik dalam satu tema. Selain itu, tidak semua materi pelajaran bisa dengan mudah digabungkan ke dalam tema tertentu. Misalnya, ada pelajaran matematika yang lebih teknis dan sulit untuk dihubungkan dengan tema yang sedang dipelajari.