Posts made by Desta Dwi Pertiwi

Assalamuallaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Izin memperkenalkan diri pak,
Nama : Desta Dwi Pertiwi
NPM : 2313053046
Kelas : 6B

Izin menjawab diskusi diatas bapak,

1. Kesiapan SDM:
Menurut saya, kesiapan guru untuk mengajar lintas disiplin ilmu masih beragam. Ada guru yang sudah siap secara mental dan kompetensi karena terbiasa menggunakan pembelajaran tematik dan terus mengikuti pelatihan. Namun, masih ada juga guru yang merasa kesulitan karena terbiasa mengajar per mata pelajaran secara terpisah. Mengajar lintas disiplin membutuhkan kreativitas, pemahaman materi yang luas, serta kemampuan mengaitkan beberapa konsep sekaligus. Jadi, menurut saya, kesiapan itu sudah ada, tetapi tetap perlu peningkatan melalui pelatihan dan pendampingan yang berkelanjutan.

2. Efektivitas Ujian:
Pelaksanaan ujian atau asesmen standar tetap bisa dilakukan meskipun setiap sekolah menggunakan tema integrasi yang berbeda. Hal yang dinilai sebenarnya bukan temanya, tetapi kompetensi atau capaian pembelajarannya. Selama standar kompetensi yang ditetapkan pemerintah tetap sama, asesmen bisa disusun berdasarkan kemampuan dasar siswa, seperti literasi, numerasi, dan pemahaman konsep. Jadi, meskipun pendekatan pembelajarannya berbeda, tujuan akhirnya tetap mengacu pada standar yang sama.

3. Implementasi di Indonesia:
Menurut saya, Kurikulum Merdeka sudah cukup mencerminkan prinsip kurikulum terpadu, terutama melalui kegiatan P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila). Dalam P5, siswa belajar melalui projek yang mengintegrasikan berbagai mata pelajaran dalam satu tema besar, seperti kewirausahaan, gaya hidup berkelanjutan, atau kearifan lokal. Kegiatan ini tidak hanya fokus pada materi akademik, tetapi juga pada pengembangan karakter dan keterampilan. Walaupun pelaksanaannya di setiap sekolah berbeda-beda, secara konsep Kurikulum Merdeka sudah mengarah pada pembelajaran terpadu yang lebih fleksibel dan berpusat pada siswa.

Sekian, Terima Kasih Bapak.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Assalamuallaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Izin memperkenalkan diri pak,
Nama : Desta Dwi Pertiwi
NPM : 2313053046
Kelas : 6B

Izin menjawab diskusi diatas bapak,
  1. Menurut saya, mata kuliah kajian pembelajaran tematik sangat penting karena membantu mahasiswa memahami bagaimana cara mengintegrasikan beberapa mata pelajaran menjadi satu tema yang utuh dan mudah dipahami siswa. Dalam praktiknya di sekolah dasar saat ini, pembelajaran tematik membuat siswa lebih mudah menghubungkan materi dengan kehidupan sehari-hari. Pembelajaran juga menjadi lebih menarik karena tidak terpisah-pisah per mata pelajaran. Guru bisa mengaitkan berbagai kompetensi dalam satu kegiatan, sehingga waktu lebih efektif dan siswa lebih aktif dalam belajar. Namun, pelaksanaannya tetap membutuhkan kreativitas dan perencanaan yang baik dari guru agar tema yang digunakan benar-benar saling berkaitan, bukan hanya digabungkan secara biasa.
  2. Menurut saya, pembelajaran terpadu masih sangat relevan dengan kurikulum saat ini. Meskipun kurikulum sudah mengalami perubahan, seperti adanya pendekatan yang lebih fleksibel dan berpusat pada siswa, konsep pembelajaran terpadu tetap sesuai karena menekankan keterkaitan antar materi dan pengalaman nyata siswa. Pembelajaran terpadu juga mendukung pengembangan keterampilan berpikir kritis, kerja sama, dan pemecahan masalah. Jadi, meskipun bentuk dan istilahnya bisa berbeda, prinsip pembelajaran terpadu tetap cocok diterapkan di sekolah dasar saat ini.

Demikian pendapat saya,
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Assalamuallaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Izin memperkenalkan diri pak,
Nama : Desta Dwi Pertiwi
NPM : 2313053046
Kelas : 6B

Izin menjawab bapak,
Pembelajaran terpadu harus berpegang pada beberapa prinsip agar tidak kehilangan makna pendidikannya, yaitu prinsip keaslian (authenticity), kebermaknaan, keterkaitan, dan kemandirian yang sekaligus mendorong inkuiri. Prinsip keaslian (authenticity) berarti pembelajaran harus dikaitkan dengan pengalaman nyata siswa, sehingga materi yang dipelajari sebaiknya dekat dengan kehidupan sehari-hari dan membuat siswa merasa bahwa apa yang dipelajari itu benar-benar terjadi serta relevan dengan diri mereka. Dengan begitu, siswa tidak hanya memahami secara teori, tetapi juga bisa menghubungkannya dengan situasi nyata. Prinsip kebermaknaan menekankan bahwa siswa perlu memahami alasan mengapa mereka mempelajari suatu materi serta mengetahui manfaat dan tujuan dari pembelajaran tersebut, sehingga belajar tidak terasa sia-sia atau hanya sekadar menyelesaikan tugas, melainkan mampu meningkatkan motivasi dan keterlibatan aktif siswa. Prinsip keterkaitan menunjukkan bahwa setiap konsep dalam pembelajaran terpadu harus saling berhubungan secara jelas, karena materi dari berbagai bidang studi tidak digabungkan secara asal, tetapi diintegrasikan secara logis agar membentuk pemahaman yang utuh, sehingga siswa tidak melihat pelajaran sebagai bagian-bagian yang terpisah, melainkan sebagai satu kesatuan. Prinsip kemandirian berarti pembelajaran memberi kesempatan kepada siswa untuk aktif dan bertanggung jawab terhadap proses belajarnya, dengan mendorong mereka berinisiatif, berpendapat, serta mencoba menyelesaikan masalah sendiri, sekaligus mendorong inkuiri melalui kegiatan mencari tahu, bertanya, mengamati, dan menemukan jawaban melalui proses berpikir, sehingga siswa tidak hanya menerima informasi dari guru, tetapi terlibat langsung dalam proses menemukan pengetahuan.

sekian terimakasih Bapak
wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

izin memperkenalkan diri bapak
Nama : Desta Dwi Pertiwi
NPM : 2313053046
Kelas : 6B

Izin menjawab diskusi Pak,
Pembelajaran kelas rangkap adalah kelas yang menggabungkan dua atau lebih tingkat kelas dalam satu ruangan dan diajar oleh satu guru pada waktu yang sama. Biasanya kelas seperti ini terdapat di sekolah yang jumlah siswanya sedikit, misalnya di daerah pedesaan atau terpencil. Dalam kelas rangkap, pengelolaan pembelajaran dilakukan secara bersamaan untuk beberapa tingkat kelas sehingga guru harus mampu mengatur waktu, strategi, dan kegiatan belajar secara efektif. Guru mengajar beberapa tingkat kelas sekaligus dengan sistem bergantian atau pengelompokan, misalnya ketika satu kelas mendapat penjelasan, kelas lainnya mengerjakan tugas secara mandiri. Hal ini membuat guru perlu memiliki kemampuan manajemen kelas yang baik serta perencanaan pembelajaran yang matang karena harus menyiapkan materi dan strategi yang berbeda sesuai tingkat kelas. Selain itu, siswa juga dituntut untuk lebih mandiri, aktif, dan bertanggung jawab terhadap tugasnya. Meskipun memiliki tantangan, kelas rangkap dapat melatih kerja sama dan saling membantu antar siswa dari tingkat kelas yang berbeda sehingga pembelajaran tetap berjalan secara efektif.

Sekian terimakasih bapak, wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.