Posts made by Lutfi septa Nugraha

T.Sipil B MKU Pancasila -> Forum Analisis Soal

by Lutfi septa Nugraha -
Nama: Lutfi Septa Nugraha
NPM: 2315011067



A. Sistem etika perilaku politik saat ini di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan. Meskipun Pancasila sebagai dasar negara memuat nilai-nilai seperti keadilan, kesejahteraan, dan demokrasi, terdapat beberapa aspek dalam sistem etika perilaku politik yang mungkin belum sepenuhnya sesuai dengan nilai-nilai Pancasila:

1. Korupsi: Masih ada masalah korupsi yang merajalela dalam dunia politik dan pemerintahan. Korupsi melanggar prinsip-prinsip kejujuran, keadilan, dan kesejahteraan yang ada dalam Pancasila.
2. Nepotisme: Praktek nepotisme, di mana pejabat publik memberikan keuntungan atau jabatan kepada keluarga atau teman dekat tanpa pertimbangan meritokrasi, masih cukup umum. Hal ini bertentangan dengan prinsip kesetaraan dan keadilan.
3. Ketidaknetralan: Beberapa pejabat publik mungkin tidak selalu netral dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab mereka. Netralitas diperlukan untuk memastikan pemerintah berfungsi sebagaimana mestinya tanpa pandangan politik atau kepentingan pribadi.


B. Etika generasi muda di sekitar tempat tinggal mungkin mencerminkan beragam nilai, tergantung pada pendidikan, pengaruh lingkungan, dan pengalaman hidup individu. Namun, penurunan nilai etika di kalangan generasi muda bisa menjadi masalah jika tidak diatasi dengan serius. Beberapa solusi untuk mengatasi penurunan nilai etika di kalangan generasi muda adalah:

1. Pendidikan Etika: Meningkatkan pendidikan etika di sekolah-sekolah dan perguruan tinggi untuk memastikan bahwa generasi muda memahami dan menginternalisasi nilai-nilai moral yang baik, termasuk nilai-nilai Pancasila.
2. Peran Keluarga: Keluarga berperan penting dalam membentuk nilai-nilai moral generasi muda. Orangtua harus memberikan contoh yang baik dan mendidik anak-anak mereka tentang etika dan nilai-nilai yang benar.
3. Pengawasan Media dan Teknologi: Generasi muda saat ini sangat terpapar oleh media sosial dan hiburan digital. Penting untuk mengawasi konten yang mereka konsumsi dan memberikan pemahaman tentang dampaknya pada etika dan nilai-nilai.

T.Sipil B MKU Pancasila -> Forum Analisis Jurnal

by Lutfi septa Nugraha -
Nama: lutfi septa nugraha
NPM: 2315011067


Dari jurnal diatas ada beberapa hal yang penting yaitu:
1. Pancasila Sebagai Pandangan Hidup: Pancasila dijelaskan sebagai pandangan hidup asal-usulnya dari filsafat hidup. Filsafat merupakan kata majemuk dari "philia" (persahabatan, cinta) dan "sophia" (kebijaksanaan). Pancasila dalam pengertian ini berisi nilai-nilai yang dibagi menjadi tiga kategori: nilai materiil, nilai vital, dan nilai kerohanian.
2. Peran Media Massa dalam Kontrol Sosial: Media massa memiliki fungsi penting dalam masyarakat, termasuk sebagai sarana kontrol sosial. Media massa dapat mempengaruhi pendapat masyarakat tentang tindak pidana, seperti korupsi, serta memberikan informasi yang akurat dan mengawasi tindakan yang berkaitan dengan kepentingan umum.
3. Fungsi Pers atau Media Massa: Pers atau media massa memiliki fungsi sebagai media informasi, pendidikan, hiburan, dan kontrol sosial. Mereka dapat mengembangkan pendapat umum, memberikan kritik, koreksi, dan saran terhadap hal-hal yang berkaitan dengan kepentingan umum, serta memperjuangkan keadilan dan kebenaran.
4. Regulasi Media: Regulasi media merupakan cermin dari keterlibatan berbagai kelas dalam kehidupan media massa, dan penting dalam mengatur peran media dalam masyarakat.
5. Revolusi Informasi dan Internet: Munculnya internet telah mengubah cara media menyebarkan berita dan mempengaruhi industri pers serta perubahan dalam pemanfaatan media massa.

T.Sipil B MKU Pancasila -> Forum Analisis Video

by Lutfi septa Nugraha -
Nama: lutfi septa nugraha
NPM: 2315011067


A. Nilai nilai yang terkandung dalam etika Pancasila :

1. Sila Ketuhanan, mengandung dimensi moral berupa nilai spiritualitas yang mendekatkan diri pada sang pencipta.

2. Sila Kemanusiaan, mengandung dimensi humanus yang artinya menjadikan manusia menjadi manusiawi/upaya meningkatkan kualitas kemanusiaan dalam pergaulan antarmanusia.

3. Sila Persatuan, mengandung nilai solidaritas, kebersamaan, dan cinta tanah air.

4. Sila Kerakyatan, mengandung nilai berupa sikap saling menghargai atau mau mendengar pendapat orang lain.

5. Sila Keadilan, mengandung dimensi nilai peduli atas nasib orang lain atau membantu kesulitan orang lain.

B. Urgensi Pancasila Dalam Sistem Etika :

1. Meletakkan sila sila Pancasila sebagai etika berarti menempatkan Pancasila sebagai sumber moral dan inspirasi bagi pengambilan sikap, tindakan, dan keputusan.

2. Pancasila sebagai sistem etika memberikan pedoman bagi setiap warga negara sehingga memiliki orientasi yang jelas dalam pergaulan.

3. Pancasila sebagai sistem etika dapat menjadi dasar analisis berbagai kebijakan sehingga tidak keluar dari semangat Negara yang berjiwa Pancasila. 1. Meletakkan sila sila Pancasila sebagai etika berarti menempatkan Pancasila sebagai sumber moral dan inspirasi bagi pengambilan sikap, tindakan, dan keputusan.

T.Sipil B MKU Pancasila -> Forum Analisis Jurnal

by Lutfi septa Nugraha -
Nama: Lutfi septa nugraha
NPM: 2315011067



Etika berasal dari bahasa Yunani "ethos" yang berarti watak atau adat, sedangkan moral berasal dari bahasa Latin "mos" yang juga berarti adat atau cara hidup. Etika lebih luas dari hukum, dan pelanggaran hukum juga merupakan pelanggaran etika. Etika berfungsi sebagai pagar preventif untuk perilaku manusia, sementara hukum adalah pagar perilaku setelah terjadi pelanggaran.

Politik hukum merupakan kebijakan dasar yang menentukan arah, bentuk, dan isi dari hukum yang akan dibentuk. Ini melibatkan perencanaan dan pembentukan hukum serta mencapai tujuan negara. Politik hukum juga mengatur tujuan sistem hukum, perubahan hukum, pembinaan anggota lembaga penegak hukum, dan kesadaran masyarakat.

Politik hukum dapat dilihat melalui program perencanaan pembangunan hukum seperti Program Legislasi Nasional (Prolegnas) dan Propenas. Hubungan antara hukum dan etika adalah bahwa hukum adalah bungkusnya, sementara etika adalah isinya. Hukum terapung dalam samudera etika. Hukum mengatur perilaku setelah pelanggaran terjadi, sementara etika berfungsi sebagai pagar preventif.
Rumusan politik hukum terdapat dalam GBHN (Garis-Garis Besar Haluan Negara), yang diperbarui setiap lima tahun sekali. Rumusan politik hukum yang resmi diterbitkan pada tahun 1973 melalui mekanisme GBHN.

T.Sipil B MKU Pancasila -> Forum Analisis Soal

by Lutfi septa Nugraha -
Nama: Lutfi septa nugraha
NPM: 2315011067



A. Bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai proses pendidikan di tengah pandemi covid-19, Jelaskan!

Pandemi ini telah mengubah lanskap pendidikan di seluruh dunia. Proses pendidikan di Indonesia juga menghadapi tantangan besar. Pembelajaran dari jarak jauh atau pembelajaran online menjadi solusi yang diterapkan. Tantangan terbesar adalah akses dan kesetaraan, terutama bagi siswa dari keluarga berpendapatan rendah. Ada juga kendala teknis seperti kualitas koneksi internet dan ketersediaan perangkat. Namun, pendidikan adalah hak semua anak, dan pemerintah perlu bekerja keras untuk memastikan bahwa tidak ada yang tertinggal dalam pembelajaran. Kualitas pembelajaran juga perlu ditingkatkan dalam konteks pembelajaran jarak jauh.

B.   Bagaimanakah mengefektifkan dan memaksimalkan proses pendidikan di tengah pandemi covid-19 supaya tetap berkorelasi dengan implementasi nilai Pancasila?
* Memastikan akses pendidikan yang setara untuk semua siswa, tanpa memandang latar belakang ekonomi atau geografis.
* Mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila ke dalam kurikulum pendidikan, sehingga siswa memahami pentingnya nilai-nilai seperti gotong royong, cinta damai, dan tanggung jawab.
* Menggunakan teknologi untuk mendukung pembelajaran, tetapi juga memastikan bahwa nilai-nilai kemanusiaan dan sosial Pancasila tetap menjadi fokus.


C.   Berikan contoh kasus yang terkait dengan pengembangan karakter Pancasilais, seperti jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong, dan cinta damai di lingkungan anda dan bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai contoh kasus tersebut!
*
* Gotong Royong: Ketika warga sekitar Anda secara sukarela membantu satu sama lain selama masa sulit, seperti membantu tetangga yang membutuhkan makanan atau perawatan medis.
* Peduli: Ketika orang-orang di komunitas Anda memberikan bantuan kepada anak-anak yatim atau kaum cacat, menunjukkan rasa peduli kepada sesama.
* Cinta Damai: Ketika kelompok masyarakat atau organisasi di wilayah Anda berupaya untuk menjaga perdamaian dan menciptakan keharmonisan antar etnis atau agama.
* Tanggung Jawab: Ketika setiap warga komunitas Anda merasa bertanggung jawab terhadap kebersihan lingkungan, seperti menjaga kebersihan sungai atau jalan-jalan.
Menurut pendapat saya, contoh-contoh ini menunjukkan bagaimana nilai-nilai Pancasila dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari dan membantu membangun karakter yang kuat dan moral di masyarakat.

D.   Jelaskan yang dimaksud dengan hakikat Pancasila dalam pengaktualisasian nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sebagai paradigma berpikir, bersikap dan berperilaku masyarakat?

Hakikat Pancasila dalam pengaktualisasian nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sebagai paradigma berpikir, bersikap, dan berperilaku masyarakat adalah sebagai berikut: Pancasila adalah dasar negara Indonesia yang mencerminkan nilai-nilai luhur dan prinsip-prinsip dasar yang harus dijunjung tinggi oleh seluruh warga negara. Pancasila mencakup lima sila, yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang adil dan beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, dan Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Pancasila sebagai paradigma berpikir mengajarkan kepada masyarakat untuk memiliki pemahaman tentang nilai-nilai kemanusiaan, keadilan, persatuan, dan kerakyatan. Ini menciptakan kesadaran akan pentingnya menghormati hak asasi manusia, menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi, dan bekerja sama secara harmonis dalam masyarakat yang beragam.
Dalam pengaktualisasian nilai-nilai Pancasila, masyarakat diharapkan untuk bersikap dan berperilaku sesuai dengan prinsip-prinsip tersebut. Ini berarti menghormati hak dan kewajiban, berpartisipasi dalam proses demokrasi, mengutamakan keadilan sosial, dan menjaga persatuan serta kerukunan antar-etnis dan agama.
Pancasila bukan hanya sekadar teori, melainkan harus menjadi panduan dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai paradigma berpikir, bersikap, dan berperilaku masyarakat, Pancasila mengarahkan warga negara untuk berkontribusi pada pembangunan yang berkelanjutan dan harmoni dalam masyarakat Indonesia.