Posts made by Radhitya Agrayasa Rhalin Unila

Nama : Radhitya Agrayasa Rhalin
Npm : 2325061002
Video diatas berisi pidato Soekarno didepan parlemen Amerika serikat pada tahun 1945. Disana presiden Soekarno menjelaskan dalam bahasa Inggris tentang ideologi dan dasar negara Indonesia yaitu Pancasila. Soekarno menjelaskan apa itu Pancasila dan dasar negara yaitu, ketuhanan yang maha esa, nasionalisme, kemanusiaan, demokrasi, dan keadilan sosial.
Nama : Radhitya Agrayasa Rhalin
Npm : 2315061002
Menurut saya cerita Hatta tersebut harus dicontoh oleh banyak pemimpin Indonesia. Dikarenakan cerita tersebut sangat lah mengharukan. Hatta yang merupakan wakil presiden tetap menjaga rahasia negara dan tidak menggunakan posisi dan jabatannya untuk kepentingan pribadi. Cerita ini tidak hanya harus menjadi contoh untuk pemimpin masa kini melainkan pemimpin masa depan pula.
Nama : Radhitya Agrayasa Rhalin
Npm : 2315061002
1. Peristiwa G30S PKI adalah salah satu peristiwa bersejarah di Indonesia yang terjadi pada 30 September 1965. Proses terjadinya peristiwa ini melibatkan sejumlah perwira militer yang diculik dan dibunuh oleh anggota PKI. Penyimpangan terhadap nilai-nilai Pancasila terletak pada penggunaan kekerasan dan tindakan brutal dalam peristiwa ini, yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila yang mengutamakan perdamaian, keadilan, dan kemanusiaan. Hikmah yang bisa diambil adalah pentingnya menjaga persatuan dan kestabilan negara, serta mencegah penggunaan kekerasan dalam menyelesaikan perbedaan politik.

2. Cara pengambilan keputusan berdasarkan musyawarah untuk mufakat umumnya melibatkan berbagai langkah seperti:

a. Mengumpulkan data dan informasi terkait masalah yang akan dibahas.
b. Mengundang anggota atau pihak yang terlibat dalam musyawarah.
c. Mendengarkan pendapat dari semua pihak, memberi kesempatan setiap orang untuk berbicara.
d. Membahas argumen-argumen pro dan kontra.
e. Mencari kesepakatan bersama atau konsensus jika memungkinkan.

Kearifan yang timbul saat musyawarah adalah kemampuan untuk mendengarkan dengan teliti, menghormati pendapat orang lain, dan mencari solusi yang terbaik untuk semua pihak. Ini menciptakan suasana yang inklusif dan harmonis.

Kendala yang mungkin timbul dalam musyawarah antara lain ketidaksetujuan yang sulit diatasi, dominasi suara oleh beberapa anggota, kurangnya partisipasi, dan kesulitan mencapai konsensus jika pendapat sangat berbeda.

3. Rendahnya pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam masyarakat Indonesia dewasa ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain:

a. Kurangnya Pendidikan: Sistem pendidikan yang belum memadai dalam memasukkan nilai-nilai Pancasila ke dalam kurikulum atau kurangnya penekanan pada pendidikan moral.

b. Pengaruh Media Sosial: Penggunaan media sosial dan internet dapat mengaburkan pemahaman nilai-nilai tradisional dan menggantikannya dengan informasi yang bertentangan.

c. Perubahan Sosial: Perubahan sosial dan ekonomi yang cepat mungkin membuat banyak orang lebih fokus pada kepentingan pribadi daripada pada nilai-nilai kolektif.

d. Kurangnya Kesadaran: Beberapa orang mungkin tidak menyadari pentingnya memahami dan mengamalkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Untuk mengatasi rendahnya pemahaman Pancasila, diperlukan upaya pendidikan yang lebih kuat, kampanye publik, serta peran aktif keluarga dan komunitas dalam menyebarkan dan menginternalisasi nilai-nilai Pancasila sebagai landasan moral dan etika dalam kehidupan sehari-hari.
Nama : Radhitya Agrayasa Rhalin
Npm : 2315061002
Membangun karakter bangsa sangatlah penting. Dikarenakan karakter bangsa yang baik akan menuju menjadi suatu bangsa yang baik.Membangun karakter bangsa adalah upaya untuk membentuk nilai-nilai, moral, dan sikap positif yang menjadi ciri khas masyarakat atau negara tertentu.
Membangun karakter bangsa adalah usaha bersama yang melibatkan individu, pemerintah, dan masyarakat dalam membentuk nilai-nilai dan identitas yang positif untuk masyarakat atau negara tertentu. Pembangunan karakter bangsa ini sangatlah penting dikarenakan banyak sekali karakter karakter dalam bangsa Indonesia yang sangat tidak sejajar dengan nilai-nilai Pancasila dan karakter karakter tersebut harus dibasmi dengan pendidikan karakter bangsa.
Nama : Radhitya Agrayasa Rhalin
Npm : 2315061002
1. Menurut saya peristiwa bom di Bali sangatlah bertentangan dengan Pancasila terutama sila pertama dan kedua. Mengapa karena sila pertama Pancasila mengejar kan kita untuk bertoleransi antar umat beragama. Bukan hanya itu tapi peristiwa tersebut melanggar sila kedua yang mengajarkan kemanusiaan. Solusi dari saya yaitu dengan mengajarkan sejak dini generasi penerus bangsa untuk saling toleransi dan menjadi manusia yang beradab.
2. Sila yang dilanggar yaitu sila pertama dan kedua. Sila pertama dikarenakan perilaku tersebut berakar dari radikalisme dan sifat tidak toleran. Sementara sila kedua dikarenakan perilaku tersebut sangat tidak berperikemanusiaan dan melanggar HAM. Menurut saya hukuman yang setimpal bagi mereka iyalah penjara seumur hidup atau hukuman mati.