Kiriman dibuat oleh Stefanus Nicolas Manik

Nama : Stefanus Nicolas Manik
NPM : 2315011064

Kisah inspiratif mengenai kejujuran pak Hatta tidak hanya menunjukan kejujuran beliau saja, melainkan juga menunjukan kesetian beliau terhadap negara. Hal ini dibuktikan dengan tidak diberitahukannya bu Hatta mengenai kebijakan memangkas nilai mata uang yang menyebabkan beliau tidak bisa membeli sebuah mesin jahit. Bahkan sepatu impian beliau yang sudah diimpi - impikan beliau saja tidak dapat dibeli karena uangnya tidak cukup. Padahal, jika mau beliau bisa saja menyuruh bawahannya untuk membeli sebuah sepatu, namun karena kejujurannya beliau tidak ingin memanfaatkan posisinya sebagai wakil presiden hanya untuk kepentingan pribadi.

Sikap - sikap tadilah yang harus kita contoh dan kita terapkan di kehidupan sehari - hari, yaitu sikap kejujuran, setia, dan tidak menyalahgunakan kekuasaan. Jika kita semua menerapkan sikap - sikap seperti ini, maka kita dapat menjadi bangsa yang maju dan dapat bersaing dengan negara negara maju lainnya.

T.Sipil B MKU Pancasila -> Forum Analisis Soal-1

oleh Stefanus Nicolas Manik -
Nama : Stefanus Nicolas Manik
NPM : 2315011064

• Cobalah anda menelusuri proses terjadinya peristiwa G30S PKI tersebut dan dimana letak penyimpangan peristiwa tersebut dengan nilai-nilai Pancasila dan hikmah apa yang bisa kita ambil dari peristiwa tersebut !
Jawab :
Penyimpangan dalam peristiwa G30SPKI yaitu:
1. Ketidakpercayaan PKI terhadap Tuhan yang sudah jelas melanggar sila pertama,
2. Peristiwa G30SPKI melanggar sila kedua karena PKI membunuh seseorang yang dalam kasus ini adalah 6 jendral dan 1 perwira,
3. PKI memecah belah Indonesia melalui propaganda. Hal ini yang menyebabkan penyimpangan sila ketiga, karena menyebabkan perpecahan antar warga.

Hikmah yang dapat diambil dari peristiwa tersebut adalah pentingnya menjaga stabilitas, integritas dan demokrasi melalui melalui sikap toleransi dll supaya kejadian G30SPKI tidak terulang lagi.

• Bagaimakah cara-cara pengambilan keputusan berdasarkan musyawarah untuk mufakat dalam kehidupan masyarakat di sekitar Anda atau dalam organisasi yang ada di sekitar Anda? Apa bentuk kearifan yang timbul ketika musyawarah itu berlangsung dan Apa bentuk kendala yang timbul ketika musyawarah itu berlangsung?
Jawab : caranya ialah dengan dilakukan rapat pertemuan, setelah itu masing masing anggota diminta untuk mengeluarkan pendapatnya dan merundingkan hasil terbaik untuk penyelesaian masalah tersebut.
Bentuk kearifan yang timbul ketika musyawarah berlangsung biasanya adalah menghargai pendapat orang lain, sopan santun dan etika dalam mengemukakan pendapat. Namun, dalam sebuah musyawarah pasti terdapat kendala seperti perbedaan pendapat, ketidakhadiran peserta rapat, dll.

• Hasil Survei menunjukkan bahwa pengetahuan masyarakat tentang Pancasila merosot secara tajam, yaitu 48,4% responden berusia 17 sampai 29 tahun tidak mampu menyebutkan silai-sila Pancasila secara benar dan lengkap. 42,7% salah menyebut silai-sila Pancasila, lebih parah lagi, 60% responden berusia 46 tahun ke atas salah menyebutkan sila-sila Pancasila. Jelaskan faktor penyebab rendahnya pemahaman dan pengamalan tentang nilai-nilai Pancasila dalam masyarakat Indonesia dewasa ini!
Jawab :
rendahnya pemahaman dan pengamalan tentang nilai-nilai Pancasila dalam masyarakat Indonesia dewasa ini biasanya disebabkan karena globalisasi, kuarngnya rasa nasionalisme dalam diri seseorang, dan minimnya penerapan norma – norma di lingkungan Masyarakat sehingga banyak orang yang mengabaikan Pancasila dan lebih memfokuskan dirinya dengan perkembangan zaman.

T.Sipil B MKU Pancasila -> Forum Analisis Video-2

oleh Stefanus Nicolas Manik -
Nama : Stefanus Nicolas Manik
NPM : 2315011064

1. Bagaimanakah menurut pendapatmu sebagai mahasiswa mengenai terjadinya bom bali di tahun 2002 yang merenggut banyak korban jiwa dan luka-luka? Sesuaikah dengan nilai agama dan nilai luhur bangsa kita? Berikan solusimu!
Jawab :
Sebagai seorang mahasiswa, saya melihat serangan bom Bali tahun 2002 sebagai tindakan yang sangat tidak beradab dan kejam karena tindakannya menyebabkan banyak korban jiwa dan melukai banyak orang yang tidak bersalah. Tindakan semacam ini jelas tidak sesuai dan sangat bertentangan dengan nilai agama dan nilai luhur bangsa kita.
Menurut saya solusi untuk masalah ini ialah.
1. Pemerintah dapat melakukan sosialisasi mengenai nilai-nilai agama, toleransi, dan perdamaian.
2. Pemerintah memberikan peraturan yang tegas bagi pelaku tindakan terorisme dll. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa mereka tidak luput dari hukuman yang pantas.
3. dikarenakan sudah terjadi, Pemerintah dapat pemberian dukungan psikologis bagi korban dan keluarga korban serangan bom untuk membantu mereka pulih dari trauma yang mereka alami.

2. Nilai Pancasila apakah yang di langgar oleh para pelaku dan apa sanksi yang pantas diberikan? Berikan penjelasanmu secara lengkap dan mendalam!
Jawab :
Para pelaku bom Bali tahun 2002 dengan jelas melanggar beberapa nilai Pancasila, yaitu :
1. Ketuhanan Yang Maha Esa : Para pelaku melakukan tindakan terorisme yang sudah jelas tidak sesuai dan sangat bertentangan dengan ajaran agama manapun yang dengan jelas mengajarkan kasih sayang.
2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab : Para pelaku dengan sengaja menghilangkan dan merenggut nyawa orang banyak. Selain itu banyak pihak merasa sangat dirugikan oleh kejadian bom bali, seperti kehilangan anggota tubuh, harta benda, dll.
3. Persatuan Indonesia : Kejadian Bom Bali menyebabkan terpecahnya persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia
4. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia : Tindakan tersebut menyebabkan rasa ketidakadilan bagi para korban karena mereka dirugikan oleh Tindakan para pelaku
Sanksi yang Pantas diberikan kepada para pelaku ialah hukuman penjara mati dan penjara seumur hidup. hukuman ini sesuai untuk para pelaku yang sudah menghilangkan nyawa orang lain. Selain itu para pelaku juga sudah menyebabkan kericuhan dan pengahancuran fasilitas umum.

T.Sipil B MKU Pancasila -> Forum Analisis Jurnal

oleh Stefanus Nicolas Manik -
Nama : Stefanus Nicolas Manik
NPM : 2315011064

Jurnal yang berjudul “PENDIDIKAN PANCASILA, EKSISTENSINYA BAGI MAHASISWA” merupakan Penelitian Normatif,
Pancasila adalah merupakan pedoman bagi semua warga bangsa Indonesia untuk berinteraksi dalam konteks kebersamaan untuk mengokohkan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pancasila sebagai filsafat bangsa Indonesia telah dipilih berdasarkan hasil diskusi yang mendalam oleh the founding fathers bangsa Indonesia. Oleh sebab itu Pancasila berfungsi sebagai falsafah bangsa yang merupakan akar kebenaran untuk memahami eksistensi bangsa Indonesia.

Menurut Munir, Kedudukan dan fungsi Pancasila dalam negara dan bangsa Indonesia yaitu:
1. Pancasila sebagai Jiwa Bangsa Indonesia
sebagai Jiwa suatu bangsa, pancasila melekat erat pada kehidupan bangsa Indonesia dan menentukan eksistensi bangsa Indonesia. Segala aktivitas bangsa Indonesia disemangati oleh Pancasila.
2. Pancasila sebagai kepribadian bangsa
Pancasila membuat bangsa Indonesia mempunyai ciri khasnya tersendiri.
3. Pancasila sebagai Pandangan Hidup Bangsa Indonesia
Pancasila digunakan sebagai pegagangan Masyarakat dalam berbangsa dan bernegara.
4. Pancasila sebagai Falsafah Hidup Bangsa Indonesia
.Pancasila juga merupakan hasil proses berpikir yang menyeluruh dalam mengenal hakikat diri bangsa Indonesia, sehingga Pancasila adalah satu-satunya pandangan dalam bertingkah laku sebagai Masyarakat Indonesia.
5. Pancasila sebagai Ideologi Negara Republik Indonesia
Pancasila menciptakan jati diri bangsa yang berbeda dengan bangsa lainnya
6. Pancasila sebagai Perjanjian Luhur Bangsa.
Pancasila merupakan hasil rundingan dari para leluhur bangsa.
7. Pancasila sebagai Dasar Negara Republik Indonesia
Pancasila berperan sebagai suatu sumber nilai, norma serta kaidah, baik moral maupun hukum negara dan menguasai hukum dasar baik yang tertulis dalam Undang-Undang Dasar maupun yang tidak tertulis atau konvensi.
8. Pancasila sebagai Sumber Hukum Nasional Pancasila
Pancasila merupakan sumber dari kaidah hukum negara yang secara konstitusional mengatur negara Republik Indonesia beserta seluruh unsur-unsurnya yaitu rakyat, wilayah, serta pemerintahan negara. oleh karena itu, Pancasila merupakan hukum tertinggi dari hukum – hukum yang ada di Indonesia.

Sila – sila Pancasila juga memiliki arti yaitu sebagai berikut.
• Sila 1 “Ketuhanan Yang Maha Esa Manusia”
1) Percaya dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab.
2) Hormat dan menghormati serta bekerjasama antara pemeluk agama dan penganut-penganut kepercayaan yang berbeda-beda sehingga terbina kerukunan hidup.
3) Saling menghormati kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing
• Sila kedua “Kemanusiaan yang Adil dan Beradab”
1) Menempatkan manusia sesuai dengan hakikatnya sebagai makhluk Tuhan.
2) Menjunjung tinggi kemerdekaan sebagai hak segala bangsa.
3) Tidak semena-mena terhadap orang lain.
• Sila ketiga “Persatuan Indonesia”
1) Menjaga Persatuan dan Kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
2) Rela berkorban demi bangsa dan negara.
3) Cinta akan Tanah Air.
• Sila keempat “Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan”
1) Mengutamakan kepentingan negara dan masyarakat.
2) Tidak memaksakan kehendak kepada orang lain.
3) Mengutamakan budaya rembug atau musyawarah dalam mengambil keputusan Bersama
• Sila kelima “Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia”
1) Bersikap adil terhadap sesama.
2) Menghormati hak-hak orang lain.
3) Menolong sesama.



Implementasi Pancasila dalam Kehidupan Kampus contohnya sebagai berikut.
Implementasi Sila I: Ketuhanan yang Maha Esa
1) Jadwal kuliah sudah diatur sedemikian rupa sehingga tidak mengganggu jadwal untuk beribadah.
2) Mahasiswa baru diwajibkan untuk mengikuti ospek/pengenalan kampus.
3) UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) kerohanian, misalnya UKM mahasiswa Budha, Kristen, Katolik, Protestan, Islam dan Hindhu.
b. Implementasi Sila II: Kemanusiaan yang adil dan beradab
1) Mahasiswa dalam kampus berasal dari berbagai macam latar belakang: a) Budaya b) Agama c) Ras dan Suku Bangsa
2) Tidak ada pembedaan perlakuan/diskriminasi dalam kampus.
3) Semua mahasiswa diperlakukan secara adil dan sama.
c. Implementasi Sila III: Persatuan Indonesia
1) Melalui organisasi kemahasiswaan membentuk suatu jaringan perkumpulan mahasiswa dari berbagai universitas di Indonesia.
2) Hal tersebut merupakan salah satu bukti ada sikap dan upaya untuk memjalin rasa kebersamaan diantara para mahasiswa sebagai bagian dari pemuda Indonesia.
d. Implementasi Sila IV: Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijakanaan dalam Permusyawaratan/ Perwakilan
1) Rapat UKM
2) Diskusi dalam kelas
3) Musyawarah penunjukkan ketua BEM
e. Implementasi Sila V: Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia
1) Mahasiswa yang telah memenuhi syarat berhak untuk mengikuti ujian akhir semester.
2) Setiap mahasiswa berhak memperoleh nilai sesuai dengan kemampuannya.
3) Setiap mahasiswa berupaya menghargai hasil karya orang lain dengan tidak mencontek atau membuat plagiat atas hasil karya ilmiah teman.

T.Sipil B MKU Pancasila -> Forum Analisis Video

oleh Stefanus Nicolas Manik -
NAMA : stefanus NIcolas Manik
NPM: 2315011064

Pancasila berasal dari bahasa Sansekerta. panca yang berarti 5 dan sila yang berarti dasar. Pancasila berarti lima dasar Pancasila terdapat dalam kitab Negarakertagama yang dibuat oleh mpu Prapanca dan kitab Sutasoma yang dibuat oleh mpu Tantular. Sebelum tahun1908, perjuangan bangsa Indonesia dalam melawan penjajah belum terorganisir dengan baik dan masih bersifat kedaerahan. hingga pada tanggal 20 Mei tahun 1908 dibentuk Budi Utomo oleh dr. Sutomo. boedi oetomo merupakan organisasi pergerakan nasional .Budi Utomo menghasilkan sumpah pemuda pada 28 Oktober tahun 1928 .pada tanggal 9 Maret tahun 1942, Belanda menyerah tanpa syarat kepada Jepang. Tiga tahun berselang, Jepang terdesak oleh sekutu Jepang berusaha menarik simpati masyarakat Indonesia dengan menjanjikan kemerdekaan kepada masyarakat Indonesia tanggal 29 April tahun 1945 Jepang membentuk BPUPKI yang diketuai oleh Dr. K.R.T radjiman widyodiningrat yang beranggotakan 76 orang.
Pada 29 Mei tahun 1945 BPUPKI menggelar sidang pertamanya sampai 1 Juni 1945 Soepomo Muhammad Yamin dan Soekarno mengemukakan pendapatnya mengenai dasar negara Indonesia. Ir. Soekarno mengusulkan dasar negara bernama Pancasila pada 1 Juni tahun 1945. BPUPKI meresmikan piagam Jakarta pada 22 Juni 1945 yang terdapat dasar negara di dalamnya Agustus 1945 BPUPKI dibubarkan dan dibentuk PPKI yang beranggotakan 27 orang yang diketuai oleh Ir. Soekarno PPKI menggelar sidang pertama pada 18 Agustus 1945 sebelum sidang sebelum sidang pertama digelar, Drs. Moh. Hatta mengusulkan perubahan sila pertama dari ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya menjadi ketuhanan yang maha esa. hasil dari sidang PPKI yaitu pertama mengesahkan UUD 1945 yang didalamnya terdapat dasar negara Pancasila. kedua memilih presiden dan wakil presiden NKRI pertama yaitu Ir Soekarno dan Drs Moh Hatta
Pancasila berfungsi sebagai pandangan hidup dan dasar negara kedudukan hukum Pancasila. selain menjadi dasar negara  dan menjadi sumber hukum negara, Pancasila memiliki tiga fungsi yaitu fungsi yuridis fungsi sosiologis dan fungsi etis dan fungsi filosofis.