Folklore lisan adalah bagian dari kebudayaan yang bersifat tradisional dan tidak resmi, serta penyebaran dan
pewarisannya dilakukan melalui tutur kata.
Ciri-ciri pengenalan folklore lisan meliputi bersifat pralogis, milik bersama, bersifat lugu atau polos, dan bentuk berumus atau berpola. Jenis-jenis folklore lisan meliputi cerita rakyat, sajak, nyanyian rakyat, dan permainan populer.
Folklore lisan memiliki fungsi dan nilai yang penting dalam kehidupan masyarakat, seperti sebagai media pendidikan, sumber daya untuk menyampaikan nilai, dan menyebarkan budaya. Melestarikan folklore lisan penting untuk menjaga keberlangsungan budaya dan tradisi masyarakat, serta sebagai sumber inspirasi dan kreativitas dalam seni dan budaya.
pewarisannya dilakukan melalui tutur kata.
Ciri-ciri pengenalan folklore lisan meliputi bersifat pralogis, milik bersama, bersifat lugu atau polos, dan bentuk berumus atau berpola. Jenis-jenis folklore lisan meliputi cerita rakyat, sajak, nyanyian rakyat, dan permainan populer.
Folklore lisan memiliki fungsi dan nilai yang penting dalam kehidupan masyarakat, seperti sebagai media pendidikan, sumber daya untuk menyampaikan nilai, dan menyebarkan budaya. Melestarikan folklore lisan penting untuk menjaga keberlangsungan budaya dan tradisi masyarakat, serta sebagai sumber inspirasi dan kreativitas dalam seni dan budaya.