Kiriman dibuat oleh Syifa Maulita 2213031028

EC0MMERCE A2526 -> Summary Video

oleh Syifa Maulita 2213031028 -
Nama: Syifa Maulita
NPM: 2213031028

Rencana strategis (strategic planning) sebagai rencana dan tindakan untuk mencapai tujuan organisasi seperti pertumbuhan, posisi kompetitif, dan pangsa pasar, dengan tahapan analisis lingkungan, SWOT, implementasi, serta evaluasi melalui performance metrics. Contoh diberikan dari Starbucks yang melibatkan konsumen via website untuk ide produk, meningkatkan penjualan dan reputasi.

E-business strategy memaksimalkan teknologi informasi-komunikasi untuk keunggulan kompetitif, yang diterapkan dalam e-marketing strategy dengan pertimbangan finansial, operasional, organisasional, strategis, dan teknis. E-business model mempertahankan value proposition melalui digitalisasi, dengan piramida tingkat komitmen dari activity level (misalnya online processing, SEO) hingga pureplay level (bisnis murni online seperti Google). Aktivitas mencakup CRM, supply chain management, social commerce, dan direct distribution pada level lebih tinggi.

Performance metrics atau KPI mengukur efektivitas dan efisiensi e-business/e-marketing. Balanced scorecard menggunakan empat perspektif: customer (engagement via interaksi media sosial), internal (waktu respons layanan), learning & growth (inovasi layanan baru), serta finansial (ROI, market share). Pengukuran ini memastikan strategi actionable dan selaras dengan visi bisnis.

EC0MMERCE A2526 -> Tugas Individu

oleh Syifa Maulita 2213031028 -
Nama: Syifa Maulita
NPM: 2213031028

Strategi Digital Marketing Lumina Accessories
1. Positioning & Branding
Lumina Accessories diposisikan sebagai toko aksesoris wanita yang menawarkan produk aesthetic dengan harga terjangkau untuk remaja hingga mahasiswa. Branding dibuat konsisten menggunakan warna pink soft dan putih, serta logo bunga minimalis agar mudah dikenali. Seluruh visual konten dirancang memiliki tone cerah, clean, dan sesuai gaya anak muda.
2. Strategi Konten Instagram & TikTok
Konten harian berfokus pada foto produk yang aesthetic, video pemakaian aksesoris dalam outfit, dan behind the scene pembuatan gelang atau scrunchie agar terlihat lebih personal. Instagram diisi sekitar 5 postingan per minggu dan 2 Reels, sementara TikTok dioptimalkan dengan 1–2 video setiap hari. Setiap konten menggunakan hashtag relevan seperti #aksesorisaesthetic dan #fashionwanita serta caption singkat yang mengajak audiens untuk berinteraksi atau membeli.
3. Strategi Promosi
Promosi dilakukan melalui diskon pembukaan toko, free gift untuk pembeli pertama, dan paket bundling hemat seperti gelang dengan scrunchie. Toko juga mengadakan flash sale di TikTok Shop dan Shopee dengan harga psikologis seperti Rp9.900. Secara berkala, akan ada giveaway bulanan untuk menarik followers baru dan meningkatkan engagement.
4. Influencer Marketing
Kolaborasi dengan micro influencer berjumlah 5 ribu hingga 20 ribu pengikut dilakukan untuk meningkatkan jangkauan. Influencer dipilih dari kategori fashion dan lifestyle mahasiswa. Bentuk kerja sama meliputi konten review, video OOTD, dan sistem affiliate TikTok Shop dengan komisi menarik untuk mendorong penjualan.
5. Strategi Penjualan di Setiap Platform
Instagram Shop difokuskan sebagai media branding dengan feed yang rapi dan aesthetic serta penggunaan fitur tag produk. TikTok Shop diarahkan untuk penjualan cepat melalui video pendek dan live streaming yang dilakukan tiga kali seminggu. Shopee digunakan sebagai tempat transaksi yang stabil dengan memanfaatkan fitur voucher toko, gratis ongkir, dan iklan Shopee Ads.
6. Sistem Transaksi dan Pembayaran
Pembayaran dapat dilakukan melalui ShopeePay, COD, e-wallet, dan transfer bank. Seluruh transaksi dicatat otomatis melalui fitur checkout Shopee dan TikTok Shop untuk memudahkan pencatatan. Setiap pesanan dikemas menggunakan bubble wrap dan kartu ucapan agar meningkatkan kepuasan dan peluang repeat order.
7. Analisis SWOT
Kekuatan Lumina Accessories terletak pada harga yang murah, variasi produk yang banyak, dan konten yang mudah dibuat. Kelemahannya adalah banyaknya pesaing dalam pasar aksesoris sehingga branding harus kuat. Kesempatan besar datang dari tren TikTok yang mempermudah produk viral, sementara ancaman utama adalah tren yang cepat berubah dan perang harga yang ketat.
8. Strategi Engagement & Pelayanan Pelanggan
Interaksi dengan pelanggan dilakukan secara cepat, maksimal lima menit untuk membalas chat di jam operasional. Nada komunikasi dibuat ramah dan girly sesuai identitas brand. Selain itu, testimoni pelanggan akan dikumpulkan dan ditampilkan di Instagram sebagai bentuk social proof yang memperkuat kepercayaan calon pembeli.

EC0MMERCE A2526 -> Summary journal

oleh Syifa Maulita 2213031028 -
Nama: Syifa Maulita
NPM: 2213031028

Perkembangan internet di Indonesia membuat aktivitas belanja dan jual beli secara online semakin populer. Banyak masyarakat, terutama di kota-kota, menggunakan internet untuk membeli dan menjual barang karena prosesnya lebih cepat, mudah, dan tidak terbatas oleh waktu maupun tempat. Berdasarkan perkembangan tersebut, pengelompokkan jenis-jenis bisnis e-commerce yang ada di Indonesia antara lain:
1. Listing atau iklan baris, yaitu situs yang memungkinkan orang memasang iklan barang yang ingin dijual, seperti OLX.
2. Marketplace, yaitu platform yang menyediakan tempat jual beli sekaligus memfasilitasi pembayaran online, seperti Tokopedia atau Bukalapak.
3. Shopping mall online, yaitu marketplace yang berisi toko-toko besar dan sudah terverifikasi, misalnya Zalora dan Blibli.
4. Toko online mandiri, yaitu situs web milik sebuah toko yang menjual produk mereka sendiri seperti Lazada atau Bhinneka.
5. Toko online di media sosial, misalnya penjual yang memanfaatkan Instagram atau Facebook untuk berjualan.
6. Platform crowdsourcing dan crowdfunding, seperti Kitabisa, yang digunakan untuk mengumpulkan dukungan atau dana secara online.

Keberhasilan e-commerce dipengaruhi oleh kualitas sistem, keamanan, kemudahan penggunaan, layanan, dan kepuasan pengguna. Selain itu, budaya masyarakat Indonesia yang suka berinteraksi secara sosial turut mendorong pertumbuhan e-commerce di media sosial. Adanya teknologi internet membantu mempermudah proses jual beli modern.

EC0MMERCE A2526 -> Tugas Individu

oleh Syifa Maulita 2213031028 -
Nama: Syifa Maulita
NPM: 2213031028

Rencana Supply Chain E-Commerce “SnackTime”

1. Supplier (Penyedia Bahan Baku)
• Bekerja sama dengan petani lokal untuk mendapatkan bahan baku seperti singkong, pisang, dan kentang segar.
• Menjalin kemitraan dengan pemasok bahan tambahan seperti tepung, gula, dan minyak goreng berkualitas.
• Melakukan pengecekan kualitas rutin untuk memastikan bahan sesuai standar kebersihan dan keamanan pangan.

2. Inbound Logistics (Pengadaan dan Penerimaan Bahan)
• Bahan baku dikirim ke dapur produksi setiap minggu sesuai kebutuhan stok.
• Tim produksi melakukan penyortiran bahan untuk memisahkan bahan layak dan tidak layak pakai.
• Menggunakan sistem inventory tracking sederhana untuk mencatat jumlah bahan masuk dan keluar.

3. Production (Proses Produksi dan Pengemasan)
• Produksi dilakukan di dapur bersertifikat higienis dengan tenaga kerja terlatih.
• Proses meliputi pengupasan, penggorengan, pendinginan, pengemasan, dan pelabelan.
• Menggunakan kemasan kedap udara dan desain menarik agar produk tahan lama serta menarik di pasaran.

4. Warehousing (Penyimpanan dan Pengelolaan Stok)
• Produk jadi disimpan di gudang bersuhu ruang yang kering dan bersih.
• Menggunakan sistem First In First Out (FIFO) untuk menjaga kesegaran produk.
• Stok diperiksa secara rutin guna menghindari produk kedaluwarsa.

5. Order Fulfillment (Pemrosesan Pesanan Online)
• Pesanan diterima otomatis melalui website e-commerce dan marketplace seperti Shopee atau Tokopedia.
• Tim logistik menyiapkan, mengemas ulang, dan melabeli pesanan berdasarkan nomor order.
• Sistem notifikasi dikirim ke pelanggan saat pesanan dikonfirmasi dan dikirim.

6. Outbound Logistics (Distribusi dan Pengiriman)
• Bekerja sama dengan ekspedisi seperti JNE, SiCepat, dan AnterAja untuk pengiriman cepat dan aman.
• Untuk wilayah kota tertentu, tersedia opsi same day delivery melalui kurir lokal.
• Produk dikemas tambahan dengan bubble wrap untuk mencegah kerusakan saat pengiriman.

7. Customer Service (Layanan Pelanggan)
• Menyediakan layanan pelanggan aktif melalui WhatsApp, media sosial, dan fitur chat di marketplace.
• Menyediakan layanan penggantian barang jika produk rusak atau tidak sesuai pesanan.
• Mengumpulkan ulasan dan testimoni pelanggan untuk meningkatkan kualitas produk.

8. Reverse Logistics (Retur dan Pengelolaan Produk Rusak)
• Produk yang dikembalikan karena rusak atau cacat akan diperiksa dan dilaporkan ke bagian produksi.
• Produk rusak dipisahkan dan tidak dijual ulang, melainkan digunakan sebagai bahan uji atau promosi.
• Menerapkan prinsip ramah lingkungan dengan daur ulang kemasan plastik menjadi bahan kerajinan.