Posts made by Diki Kurniawan

Sipil D MKU PKN Genap 2023 -> FORUM JAWABAN PRETEST

by Diki Kurniawan -
Nama : Diki Kurniawan
NPM : 2215011037
Kelas : D

Dalam video tersebut dijelaskan betapa pentingnya Pendidikan Kewarganegaraan di jenjang Perguruan Tinggi.

Pendidikan Kewarganegaraan bermakna sebagai usaha menyiapkan para peserta didik agar cinta, berani, serta rela berkorban demi bangsa dan negara. Pendidikan Kewarganegaraan membentuk karakter peserta didik agar berpikir kritis, analitis, dan demokratis berdasarkan nilai-nilai Pancasila.

Pendidikan Kewarganegaraan memiliki landasan ideal dan landasan hukum. Landasan ideal Pendidikan Kewarganegaraan adalah Pancasila. Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa Indonesia.
Adapun landasan hukum dari Pendidikan Kewarganegaraan diantaranya Pembukaan UUD 1945, Batang tubuh UUD 1945, UU No. 20 Tahun 1982, UU No. 20 Tahun 2003, dan SK Dirjen DIKTI No. 43 Tahun 2006.

Secara historis Pendidikan Kewarganegaraan telah ada sebelum Indonesia merdeka.
Secara sosiologis Pendidikan Kewarganegaraan diperlukan masyarakat untuk menjaga dan mempertahankan negara.
Secara politik Pendidikan Kewarganegaraan telah dimuat dalam beberapa dokumen kurikulum diantaranya Kewarganegaraan (1957), Civics (1962), Kewarganegaraan negara (1968), dst.

Dari uraian di atas dapat disimpulkan betapa pentingnya Pendidikan Kewarganegaraan dalam membentuk karakter masyarakat Indonesia. Pendidikan Kewarganegaraan diharapkan mampu membawa pengaruh positif terhadap warga negara Indonesia dalam perkembangan di era globalisasi ini untuk membangun bangsa. Masa depan Pendidikan Kewarganegaraan sangat ditentukan oleh eksistensinya di kalangan masyarakat Indonesia.

Teknik Sipil B -> Forum Analisis Soal-2

by Diki Kurniawan -
Nama : Diki Kurniawan
NPM : 2215011037

A. Bagaimanakah peran Pancasila sebagai paradigma ilmu bagi disiplin ilmu anda masing-masing dengan merinci setiap sila ke dalam kebijakan ilmu dan landasan etika bagi pengembangan ilmu yang anda pelajari dan bagaimana prosesnya di tengah persaingan global seperti sekarang ini?
1. Ketuhanan Yang Maha Esa
Sila Pertama ini menyiratkan adanya konsep tentang keberadaan Tuhan YME yang terus menjalin hubungan dan kesatuan dengan manusia dan alam semesta beserta isinya. Ilmu berparadigma Pancasila bersifat teistik. Hal demikian jelas berseberangan dengan paradigma Cartesian-Newtonian yang memandang bahwa Tuhan sudah “pensiun” sejak alam semesta dan manusia
sebagai penghuninya telah tercipta.

2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
Sila Kedua ini dengan jelas menyiratkan adanya konsep tentang manusia yang
utuh. Dalam keutuhannya, ada rohani dan ada jasmani. Sebagai kesatuan rohaniah, keberadaan hati nurani (qalbu) tidak kalah penting daripada akal. Ilmu berparadigma Pancasila mengakui dan menghargai keberadaan akal (rasio), namun bukan segala-galanya (ratio above else).

3. Persatuan Indonesia 
Keharusan menempatkan Sila Pertama dan sila Kedua sebagai jiwa Persatuan Indonesia, menunjukkan adanya keterpaduan antara karakter ilmu dengan
faham kebangsaan Indonesia, sekaligus penolakan terhadap faham etnisisma
dan etnosentrisma.

4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
Sila ini menyiratkan adanya konsep bahwa rakyat atau wakil-wakil rakyat dalam menjalankan kekuasaannya harus dipimpin oleh kebijaksanaan, dengan penuh rasa tanggungjawab, baik secara vertikal kepada Tuhan YME maupun secara horizontal kepada seluruh rakyat Indonesia, dan tidak sekali-kali atas dasar kekuatan maupun legalitas formal. Semakin dekat manusia dengan sumber kebenaran absolut yaitu Tuhan YME, maka dia akan semakin bijaksana.

5. Keadilan sosial bagi seluruh Rakyat Indonesia
Keadilan itu bukan keadilan formal, suatu keadilan yang lahir karena perundang-undangan, melainkan keadilan yang bertumpu pada habitat sosialnya, yaitu masyarakat Indonesia, yang berkarakter komunalistik-religius. Ilmu berparadigma Pancasila mendorong perburuan keadilan sosial, sekaligus menolak dominasi positivisme.

B. Bagaimanakah harapanmu mengenai model pemimpin, warganegara dan ilmuwan yang Pancasilais di Indonesia sekarang dan di masa mendatang?
Harapan saya mengenai model pemimpin yang Pancasialis untuk sekarang dan masa yang akan datang adalah sosok pemimpin yang memiliki pemikiran yang visioner dan mengedepankan kesejahteraan rakyatnya serta mampu mengayomi rakyatnya untuk menciptakan SDM yang mumpuni. Untuk harapan saya terhadap warganegara dan ilmuwan adalah dapat saling bekerja sama dengan pihak pemerintah untuk mewujudkan kemajuan di Indonesia.