Nama: Muhammad Haekal Rabbani
NPM: 2218011111
ANALISIS SOAL 1
A. Bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai proses pendidikan di tengah pandemi covid-19, Jelaskan!
Menurut saya Sistem PJJ di masa pandemi ini mengharuskan pelajar dan pengajar untuk melakukan proses pembelajaran secara online. Sistem ini membuat pelajar maupun pengajar merasa kesulitan karena adanya berbagai hambatan. Seperti letak tempat tinggal yang tidak mendukung sinyal yang baik, hingga fasilitas dan sarana prasarana yang tidak mumpuni. Hambatan tersebut cukup meresahkan para pelajar maupun pengajar. Namun, pemerintah tidak mengabaikan hambatan tersebut dan memberi bantuan kepada para pelajar dan pengajar melalui fasilitas dan bantuan dana.
Sebenarnya, proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) ini memiliki beberapa keunggulan. Para pelajar tidak diharuskan datang ke sekolah maupun kampus untuk melakukan pembelajaran. Dengan akses internet yang baik para pelajar dapat melakukan proses belajar mengajar di mana saja. Dengan sistem pembelajaran jarak jauh ini, sehingga pelajar banyak menghabiskan waktu di rumah untuk meminimalisir pertemuan tatap muka dan keramaian. Oleh karena itu, orang tua akan mendapatkan peran yang besar untuk mengawasi anak-anaknya selama proses pembelajaran online.
B. Bagaimanakah mengefektifkan dan memaksimalkan proses pendidikan di tengah pandemi covid-19 supaya tetap berkorelasi dengan implementasi nilai Pancasila?
Hal pertama yang perlu dilakukan adalah memberikan edukasi kepada para siswa dan praktisi pendidikan. Ini bisa dilakukan dengan sosialisasi secara intensif oleh dinas kesehatan tentang virus corona itu sendiri, baik dari aspek pencegahannya maupun cara menyikapinya. Dengan wawasan ini diharapkan dapat mengurangi efek kekhawatiran berlebih yang dapat menyebabkan dampak traumatis pada diri siswa dan tentu juga para gurunya.
Langkah kedua adalah perlu menyiapkan tim khusus dari para psikolog untuk melakukan pendampingan terhadap para siswa baik secara kolektif maupun individu, khususnya terhadap sekolah-sekolah yang berada di wilayah terdampak virus. Terkhusus lagi untuk para siswa yang gagal melakukan program yang diimpikan dan dinantinya seperti kegiatan perlombaan di tingkat internasional atau studi komparatif di luar negeri.
Dengan pendampingan ini diharapkan dapat meringankan beban psikologis mereka serta menguatkan kembali semangat belajarnya. Pemerintah sebenarnya sudah menyiapkan tim psikolog untuk melakukan pendampingan terhadap warga di tempat karantina di Natuna. Tapi, melihat kondisi penyebaran saat ini, maka pendampingan perlu diperluas lagi. Minimal dengan memberikan imbauan kepada setiap lembaga sekolah untuk melakukan sosialisasi dan pendampingan untuk antisipasi dampak yang lebih parah.
Adapun untuk terhambatnya proses pendidikan karena penutupan dan penundaan waktu belajar, maka perlu disiapkan solusi kongkret pula. Salah satu yang bisa dilakukan adalah dengan sistem pembalajaran jarak jauh dengan memanfaat teknologi yang ada. Sebab jika tidak, maka ini akan memberikan dampak negatif terhadap perkembangan kematangan hasil dan pencapaian dari proses pendidikan.
C. Berikan contoh kasus yang terkait dengan pengembangan karakter Pancasilais, seperti jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong, dan cinta damai di lingkungan anda dan bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai contoh kasus tersebut!
Pada saat daring, siswa telat atau malas mengerjakan tugas,berarti siswa tidak disiplin dan bertanggung jawab. Hal ini merupakan Tindakan yang sangat tidak mencerminkan karakter yang baik dan tidak sesuai dengan landasan hidup kita, yakni Pancasila. karena sebagai siswa yang berkarakter kita tidak akan melalukan perbuatan yang tidak sesuai dengan landasan kehidupan kita. salah satu karakter yang berlandasan dan sesuai pancasila adalah disiplin dan bertanggung jawab.
D. Jelaskan yang dimaksud dengan hakikat Pancasila dalam pengaktualisasian nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sebagai paradigma berpikir, bersikap dan berperilaku masyarakat?
Hakikat pancasila merupakan hal-hal yang terkandung dalam setiap nilai yang ada pada Pancasila dan dijadikan acuan bagi masyarakat Indonesia dalam berperilaku di setiap harinya, acuan paradigma berpikir, dan bersikap. Maksud dari paradigma berpikir adalah Pancasila dijadikan sebagai kerangka acuan dalam berpikir dan sebagai landasan bagi masyarakat Indonesia dalam berpikir. Pancasila juga harus dijadikan acuan dalam bersikap dan perperilaku bagi Warga Negara Indonesia. Ketika warga telah mengimplementasikan Pancasila sebagai dasar atas perilaku dalam kehidupan bernegara, akan terciptanya kerukunan dalam lingkup masyarakat karena semua berperilaku dengan acuan berpikir yang sama dalam melakukan tindak perilaku tersebut.