Kiriman dibuat oleh ida laila

Nama: Ida Laila
NPM: 2218011037
Analisis Jurnal.

Identitas:
JUDUL: "URGENSI PENEGASAN PANCASILA SEBAGAI DASAR NILAI PENGEMBANGAN IPTEK"

Tahun Terbit: November 2018

Penerbit : Ika Setriyorini, Fakultas Syari’ah dan Hukum UNSIQ Jawa Tengah di Wonosobo

Volume: Vol. IV No. 02,

ISI.
di era modern ini banyak terjadi kemajuan dan perkembangan seperti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. adanya iptek bertujuan untuk memudahkan masyarakat. salah satu dampak yg positifnya itu adanya memudahkan komunikasi dampak negatifnya misalnya rasa malas dan ketergantungan terhadap teknologi.

Seiring berjalannya waktu, kemajuan iptek di Indonesia menimbulkan perubahan dan cara pandang masyarakat Indonesia, dan perkembangan iptek juga bisa mengancam nilai-nilai kekhasan bangsa Indonesia. Kita sebagai bangsa Indonesia haruslah tetap menjaga dan mempertahankan budaya yang ada di indonesia. Jangan sampai budaya Indonesia termakan arus perkembangan iptek dan hilang begitu saja. Budaya yang mulai dirasakan hilang pada masyarakat Indonesia saat ini contohnya permainan tradisional, banyak anak zaman sekarang lebih memilih gadget daripada bermain permainan tradisional, sebagai generasi muda hendaknya melestarikan dan menjaganya agar anak cucu kita nanti masih bisa merasakan budaya Indonesia. Karena jati diri bangsa Indonesia terletak pada beragamnya suku dan budaya.

Urgensi Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi:
1. Setiap perkembangan iptek
yang dikembangkan di Indoenesia haruslah berdasar dan tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.
2. Setiap iptek yang dikembangkan di Indonesia harus menyertakan nilai-nilai Pancasila sebagai faktor internal pengembangan iptek.
3. Pancasila dijadikan sebagai rambu-rambu normatif dalam perkembangan iptek.
Nama : Ida Laila
NPM : 2218011037


Analisis video "Pancasila Sebagai Dasar Pengembangan IPTEK"

Dari video tersebut dijelaskan bahwa IPTEK adalah hasil karya manusia yang digunakkan untuk membantu keperluan manusia dalam menghadapi kehidupannya baik yang berdampak positif maupun negatif. Pancasila merupakan rumusan dan pedoman berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia. Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila merupakan hal penting dalam perkembangan ilmu dan teknologi. Perkembangan IPTEK saat ini dan di masa yang akan datang itu sangat cepat.

Sila-sila pancasila yang menjadi sistem etika dalam pengembangan IPTEK :
Sila ke-1
Berdasarkan sila ini IPTEK tidak hanya memikirkan apa yang ditemukan dibuktikan dan diciptakan tetapi juga dipertimbangkan maksud dan akibatnya apakah merugikan manusia di sekitarnya atau tidak. Pengolahan diimbangi dengan melestarikan.

Sila ke-2
Memberikan dasar-dasar moralitas bahwa manusia dalam mengembangkan IPTEK harus bersikap beradab karena IPTEK adalah sebagai hasil budaya manusia yang beradab dan bermoral.

Sila ke-3
Pengembangan IPTEK hendaknya dapat mengembangkan rasa nasionalisme, kebesaran bangsa serta Keluhuran bangsa sebagai bagian umat manusia di
dunia

Sila ke-4
Ilmuan harus memiliki kebebasan untuk mengembangkan IPTEK juga harus menghormati dan menghargai kebebasan orang lain dan juga memiliki sikap yang terbuka untuk dikritik dikaji ulang maupun dibandingkan dengan penemuan lainnya.

Sila ke-5
IPTEK haruslah menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan yaitu keseimbangan keadilan dalam hubungannya dengan dirinya sendiri maupun dengan Tuhannya, manusia dengan manusia, manusia dengan masyarakat bangsa dan negara, serta manusia dengan alam lingkungannya
Nama : Ida Laila
NPM:2218011037
Analisis Jurnal

IDENTITAS
Judul : Pengaruh Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila dalam Menyikapi
Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Jenis jurnal : Jurnal Pendidikan
Volume: 12,
Nomor : 1 (2018)
Halaman: 32-41
Tahun Penerbit: ISSN 1858-4497
Nama Penulis: Mursyidah Dwi Hartati, Ponoharjo, Mohamad Khamim

ABSTRAK:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh mata kuliah pengembangan kepribadian Pancasila dalam menyikapi
IPTEK. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 103 orang. Tehnik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah
proporsional cluster random sampling, dalam hal ini tiap kelas diambil 70% sehingga jumlah mahasiswa yang dijadikan
sampel dalam penelitian ini berjumlah 40 orang. Data berupa kuesioner diuji menggunakan analisis deskriptif dan regresi,
dan sebelumnya data ini diuji terlebih dahulu validitas dan reliabilitas nya menggunakan pearson product moment. Hasil
penelitian ini membuktikan bahwa secara umum responden dalam penelitian ini mempunyai pengembangan kepribadian
Pancasila yang baik. Mahasiswa sebagai generasi muda sebaiknya menjaga kepribadian bangsa dalam menghadapi
tantangan perkembangan Iptek, dan berpegang teguh kepada Pancasila sebagai dasar negara sehingga perkembangan
Iptek bisa membantu pembangunan Negara

PENDAHULUAN
Di era globalisasi, banyak aspek-aspek yang mengalami perkembangan yang signifikan.Perkembangan yang terjadi tentunya membawa suatu kemajuan bagi segala aspek yang mendapat dampak adanya globalisasi. Sebagai proses, globalisasi berlangsung melalui dua dimensi dalam interaksi antar bangsa, yaitu dimensi ruang dan waktu. Ruang makin dipersempit dan waktu makin dipersingkat dalam interaksi dan komunikasi pada skala dunia. Globalisasi berlangsung di semua bidang kehidupan seperti bidang ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan keamanan dan lain- lain. Teknologi informasi dan komunikasi adalah faktor pendukung utama dalam globalisasi. Dewasa ini, perkembangan teknologi begitu cepat sehingga segala informasi dengan berbagai bentuk dan kepentingan dapat tersebar luas ke seluruh dunia.

ISI
Sikap jujur dalam kehidupan sehari-hari serta toleransi yang tinggi akan adanya perbedaan ras dan agama, perlu memiliki pemahaman yang mendalam tentang pendidikan Pancasila. Untuk itu Pendidikan Pancasila penting dalam kehidupan bermasyarakat dan harus ditetapkan sejak dini.
Kemajuan teknologi saat ini harus digunakan dengan baik dan penuh tanggung jawab. Perkembangan IPTEK yang ada harus dimanfaatkan untuk kegiatan positif, misalnya mempermudah proses belajar, untuk bertransaksi dan berbisnis dalam bidang bidang perdagangan. Namun tetap saja, ancaman akan dampak negatif masih terus terjadi, Oleh karena itu, upaya yang dapat kita lakukan adalah dengan melakukan penyaringan terhadap semua informasi yang masuk melalui media sosial, memblokir teman atau situs yang sering menampilkan konten pornografi dan kekerasan di media sosial serta menggunakan bahasa yang santun saat berkomentar terhadap suatu peristiwa baik di media online maupun di sosial media.

HASIL DAN PEMBAHASAN
Analisa deskriptif dilakukan untuk menjelaskan tanggapan responden yang dikelompokkan dalam rentang skala. Adapun perhitungan rentang skala adalah dengan mengalikan seluruh frekuensi data dengan bobotnya. Nilai tertinggi diperoleh dari jumlah responden dikalikan dengan skor jawaban paling tinggi (4). Nilai terendah diperoleh dari jumlah responden dikalikan dengan skor jawaban paling rendah (1). Dari perhitungan tersebut diketahui skor tertinggi adalah 160 dan skor terendah adalah 40.

SIMPULAN DAN SARAN
Simpulan
Hasil penelitian ini membuktikan bahwa secara umum responden dalam penelitian ini mempunyai pengembangan kepribadian Pancasila yang baik. Hal tersebut dapat dilihat pada indikatornya hasil kuisioner dengan skor di atas 80. Menurut responden mahasiswa perlu memiliki sikap jujur dalam kehidupansehari-hari, perlu mempunyai toleransi yang tinggi akan adanya perbedaan ras dan agama dan perlu memiliki pemahaman yang mendalam tentang pendidikan Pancasila. Untuk itu Pendidikan Pancasila penting dalam kehidupan bermasyarakat dan harus ditetapkan sejak dini. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa secara umum responden dalam penelitian ini dapat menyikapi perkembangan Iptek dengan baik. Hal tersebut dapat dilihat pada indikatornya hasil kuisioner dengan skor di atas 80. Menurut responden Kemajuan teknologi
saat ini harus digunakan dengan baik dan penuh tanggung jawab. Perkembangan Iptek yang ada dimanfaatkan untuk mempermudah proses belajar, untuk bertransaksi dan berbisnis dalam bidang bidang perdagangan. Responden dalam penelitian ini akan melakukan penyaringan terhadap semua informasi yang masuk melalui media sosial, memblokir teman atau situs yang sering menampilkan konten pornografi dan kekerasan di media sosial dan menggunakan bahasa yang santun saat berkomentar terhadap suatu peristiwa baik di media online maupun di sosial media.

Saran
Mahasiswa sebagai generasi muda sebaiknya menjaga kepribadian bangsa dalam menghadapi tantangan Iptek, serta bisa menyeleksi pengaruh buruk kebudayaan baru, sehingga budaya yang masuk tidak merugikan dan berdampak negatif kepada bangsa Indonesia dan harus tetap berpegang teguh kepada Pancasila sebagai dasar negara
sehingga perkembangan Iptek bisa membantu pembangunan dan perkembangan Negara. Perlu mengaktualisaikan Pancasila khususnya pada generasi muda melalui Kementrian Pendidikan nasional dengan mengemas materi dan metode pembelajaran yang tidak bersifat indoktrinasi.Pemerintah melalui kementrian komunikasi dan informasi perlu meningkatkan filtering terhadap globaliasai arus informasi yang dikemas dalam berbagai media, khususnya teknologi informasi (internet) untuk menangkal
berbagai susupan informasi yang berbau radikalisme.
Nama : Ida Laila
NPM : 221801037

Analisis Soal.
1). Sistem etika perilaku politik yang berlaku di Indonesia saat ini — secara pribadi — sudah berlangsung dengan baik dan sejalan dengan nilai-nilai Pancasila. Walaupun, tidak dapat dipungkiri bahwa dalam pengimplementasiannya secara nyata, masih banyak hal yang perlu dibenahi dan dikoreksi agar mampu menghasilkan output yang maksimal dan lebih baik dari sebelumnya.
Jawaban:
Secara subjektif, kita dapat mengetahui seberapa efektifnya etika perilaku politik dengan mengevaluasi secara pribadi apa saja hal-hal yang menjadi kekurangan diri baik dalam bersikap maupun dalam perbuatan berdasarkan nilai-nilai Pancasila yang ada. Contohnya, apakah dalam pengimplementasian nilai sila ke-1, sudahkah kita jalankan dengan baik? Seperti melaksanakan sholat pada waktunya dan lebih menghargai adanya perbedaan agama di sekitar kita. Lalu, pada sila ke-2, sudahkah kita mampu menjadi teman yang baik dan supportif bagi sekeliling kita? Tentu semua pertanyaan yang saya lontarkan ini hanya dapat dijawab berdasarkan pengalaman yang telah kita kerjakan selama kita hidup di sini dan masih berlanjut pada nilai sila-sila yang berikutnya, Oleh karena itu, marilah tingkatkan perilaku Pancasila agar sistem etika perilaku politik di Indonesia dapat meningkat keefektifannya dan menjadi lebih baik daripada sebelumnya.


2. Etika selalu terkait dengan masalah nilai sehingga perbincangan tentang etika, pada umumnya membicarakan tentang masalah nilai (baik atau buruk). Bagaimanakah etika generasi muda yang ada di sekitar tempat tinggal mu? Apakah mencerminkan etika dan nilai yang dianut oleh bangsa Indonesia? Berikan solusi mengenai adanya dekadensi moral yang saat ini terjadi !
Jawaban:
Perkembangan teknologi saat ini yang ditandai hadirnya zaman modern termasuk di Indonesia diikuti oleh gejala kemerosotan moral dan etika yang benar-benar berada pada taraf yang memprihatinkan. Akhlak mulia seperti kejujuran, kebenaran, keadilan, tolong menolong, toleransi, dan saling mengasihi sudah mulai terkikis oleh penyelewengan, penipuan, permusuhan, penindasan, saling menjatuhkan, menjilat, mengambil hak orang lain secara paksa dan sesuka hati, dan perbuatan-perbuatan tercela yang lain.
Kemerosotan moral sekarang ini tidak hanya melanda kalangan dewasa, melainkan juga telah menimpa kalangan pelajar yang menjadi generasi penerus bangsa. Orang tua, guru, dan beberapa pihak yang berkecimpung dalam bidang pendidikan, agama dan sosial banyak mengeluhkan terhadap perilaku sebagian pelajar yang berperilaku di luar batas kesopanan seperti mabuk-mabukan, tawuran, penyalahgunaan obat terlarang, pergaulan dan seks bebas, hedonis, dan sebagainya. Dengan begitu, kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi juga memiliki konsekuensi terciptanya kondisi yang mencerminkan kemerosotan moral dan etika.
Biasanya hal ini disebabkan oleh kebutuhan hidup yang semakin meningkat, rasa individualistis dan egois, persaingan dalam hidup, keadaan yang tidak stabil, dan terlepasnya pengetahuan dari nilai-nilai agama. Kemudian masyarakat saat ini tengah mengalami krisis moral dan kejiwaan sebagai akibat dari krisis materialisme. Tradisi hidup materialistik tidak menjadikan moralitas sebagai anutan, akan tetapi kekayaan yang dijadikan ukuran kemuliaan dan kehormatan.

ada beberapa solusi untuk menanggulangi degradasi moral remaja yaitu :
(1). Pendidikan formal/sekolah, dimana pendidikan yang lebih mengutamakan kepada bimbingan dan pembinaan prilaku konstruktif, mandiri,dan kreatif menjadi factor penting muali dari tingkat pendidikan usia dini, sekolah dasar, sekolah menengah pertama dan sekolah menengah umum, hal ini untuk melatih integritas mental dan moral remaja menuju terbentuknya ketahanan pribadi dan sosial untuk menghadapi benturan nilai nilai yang berlaku dalam lingkungan remaja itu sendiri.
(2). Lingkungan keluarga memberi andil yang sangat signifikan terhadap berkembangnya prilaku remaja, peran orang tua dan sanak keluarga lebih dominan dalam mendidik,membimbing,dan mengawasi serta memberikan perhatian yang super lebih terhadap perkembangan prilaku remaja .
(3) Lingkungan pergaulan perlu diciptakan yang kondusif agar situasi dan kondisi pergaulan dan hubungan sosial yang saling memberi pengaruh dan nilai nilai positif bagi aktivitas remaja dapat terwujud.
(4). Penegakan hukum/sanksi. Ketegasan penerapan sanksi dapat menjadi shock terapy bagi remaja yang melakukan tindakan tindakan yang menyimpang, sanksi ini diterapkan mulai dari lingkungan keluarga, lingkungan sekolah,dan kepolisian serta lembaga lainnya.