གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Heriqza Arza

Heriqza Arza DInnur Maulana
2218011189
Analisis Jurnal

Pancasila sebagai ideologi bangsa yang terbentuk dari nilai-nilai budaya dan agama yang ada di Indonesia, sehingga nilai-nilai tersebut akan mengatur seluruh aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Pentingnya Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan keilmuan, yang disesuaikan dengan nilai-nilai bangsa sehingga pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tersebut keluar dari nilai-nilai yang ada.
Urgensi Pancasila dalam menghadapi perkembangan iptek:
1. Konsep Dasar Nilai Pancasila Sebagai Pengembangan Ilmu
Dalam Pengertian Pancasila sebagai pengembangan ilmu dapat disampaikan pemahaman bahwa setiap iptek yang dikembangkan di Indonesia harus tidak bertentangan dengan nilai Pancasila, didasarakan dengan nilai Pancasila sebagai faktor internal pengembangan, dan berakar dari budaya dan ideologi bangsa Indonesia. Selain itu, Pancasila juga berperan sebagai rambu normatif bagi perkembangan iptek di Indonesia.
2. Pancasila Sebagai Sumber Nilai dan Moral dalam Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Pancasila merupakan satu kesatuan yang harus berupa sumber nilai, kerangka berpikir dan asas moralitas dalam pembangunan iptek.
3. Sumber Historis, Sosiologis, dan Politik Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan Iptek
Sumber historis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek di Indonesia dapat ditelusuri dalam Pembukaan UUD 1945 pada Alinea keempat. Kalimat “mencerdaskan kehidupan bangsa” mengacu pada pengembangan iptek melalui Pendidikan. Sumber historis lain dapat ditelusuri dalam berbagai diskusi dan seminar dikalangan intelektual di Indonesia salah adalah perguruan tinggi.
Sebagai sumber sosiologis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek dapat ditemukan dalam sikap masyarakat yang peka terhadap isu-isu Ketuhanan dan Kemanusiaan yang ada dibalik peistiwa yang terjadi dalam masyarakat. Isu Ketuhanan misalnya perkembangan iptek sering tidak memperhatikan harkat dan martabat manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa.
Sumber Politis Pancasila sebagai dasar nila pengembangan iptek dapat dilihat dari berbagai kebijakan yang dilakukan oleh para penyelenggara negara. Contohnya, kebijakan pada masa orde lama yang meletakkan Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan atau orientasi ilmu.
Heriqza Arza Dinnur Maulana
2218011189
Analisis Jurnal

Di era Globalisasi, segala aspek kehidupan telah mampu berkembang dengan pesat, terutama dalam aspek Tekhnologi. Perkembangan teknologi begitu cepat sehingga segala informasi dengan berbagai bentuk dan kepentingan dapat tersebar luas ke seluruh dunia. Perkembangan teknologi ini telah menyebabkan perubahan yang begitu besar dalam kehidupan manusia dan peradaban serta budayanya. Perubahan ini juga berdampak besar pada dunia pendidikan. Terutama orang-orang dengan budaya dan adat timur seperti Indonesia. Saat ini di Indonesia kita dapat melihat bahwa dampak perkembangan teknologi sangat mempengaruhi aspek pendidikan di masyarakat, baik masyarakat perkotaan maupun pedesaan (modernisasi). Kemajuan teknologi seperti televisi, telepon dan telepon genggam (HP) bahkan internet tidak hanya menjangkau masyarakat perkotaan, tetapi masyarakat di pelosok desa juga telah menikmatinya.

Pendidikan Pancasila penting dalam kehidupan bermasyarakat dan harus ditetapkan sejak dini agar masyarakat dapat menggunakan kemajuan teknologi dengan baik dan penuh tanggung jawab, bisa menyeleksi pengaruh buruk kebudayaan baru, serta mampu memfilter globaliasasi sehingga radikalisme, perpecahan, dan hal buruk lainnya tidak akan terjadi. Mahasiswa sebagai generasi muda sebaiknya menjaga kepribadian bangsa dalam menghadapi tantangan perkembangan Iptek, dan berpegang teguh kepada Pancasila sebagai dasar negara sehingga perkembangan Iptek bisa membantu pembangunan Negara.
Heriqza Arza Dinnur Maulana
2218011189
Analisis Video “Pancasila sebagai Dasar Pengembangan IPTEK”

IPTEK adalah hasil karya manusia yang digunakan untuk membantu mempermudah keperluan manusia dalam menjalani kesehariannya. Meski IPTEK sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia, terdapat oula dampak negative yang menyertainya. Pada dasarnya, Pancasila merupakan rumusan dan pedoman kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara bagi rakyat Indonesia. Nillai-nilai yang terkandung dalam Pancasila merupakan hal yang sangat penting dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di masa kini maupun di masa yang akan datang. Dasar Ketuhanan Yang Maha Esa adalah mutlak bagi bangsa Indonesia. Namun menurut pandangan-pandangan dunia barat, hal tersebut berjalan berlawanan.

Nilai-Nilai Pancasila sebagai dasar pengembangan IPTEK adalah:
1. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa
Mengkomplementasikan IPTEK; menciptakan keseimbangan antara rasional dan irasional, antara akal dan kehendak. Berdasarkan Sila Ketuhanan Yang Maha Esa, ilmu pengetahuan tidak hanya memikirkan apa yang ditemukan dibuktikan dan diciptakan tetapi juga mempertimbangkan maksud dan akibatnya apakah merugikan manusia di sekitarnya atau tidak. Pengolahan dimbangi dengan pelestarian.
2. Sila Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab
Memberikan dasar-dasar moralitas bahwa manusia yang mengembangkan IPTEK harus bersikap beradab karena IPTEK adalah sebagai hasil budaya manusia yang beradab dan bermoral.
3. Sila Persatuan Indonesia
Mengkomplementasikan universalitas dan nasionalisme (kemanusiaan) dalam sila-sila yang lain. Pengembangan IPTEK hendaknya dapat mengembangkan rasa nasionalisme, kebesaran serta keluhuran bangsa sebagai bagian dari umat maunusia di dunia.
4. Sila Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan
Mendasari Pengembangan IPTEK secara demokratis. Artinya setiap ilmuwan harus memiliki kebebasan untuk mengembangkan IPTEK, harus menghormati dan menghargai kebebasan orang lain dan memiliki sikap terbuka untuk di kritik, dikaji ulang maupun dibandingkan dengan penemuan lainnya.
5. Sila Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Pengembangan IPTEK haruslah menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan; yaitu keseimbangan keadilan dalam hubungannya dengan diri sendiri maupun dengan Tuhannya; Individu dengan individu, individu dengan masyarakat bangsa dan negara, serta individu dengan alam lingkungannya.
Heriqza Arza Dinnur Maulana
2218011189
Analisis Soal

A. Bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai proses pendidikan di tengah pandemi covid-19, Jelaskan!
Menurut saya, proses pendidikan di tengah pandemi covid-19 ini kurang efektif. Pandemi covid-19 ini mungkin mengakibatkan berkembangnya pendidikan berbasis teknologi, dapat menghemat waktu, dan mendorong munculnya kreativitas di dunia pendidikan. Akan tetapi, masih terlalu banyak hambatan-hambatan yang harus dihadapi dalam proses pembelajaran di tengah pandemi covid-19. Mulai dari kurang maksimalnya pembelajaran yang diberikan karena tidak ada interaksi langsung siswa dengan guru/dosen, siswa kurang termotivasi karena menganggap remeh pembelajaran yang berlangsung daring, fasilitas yang tidak memadai, Terlebih lagi keadaan ekonomi yang sulit dan menyebabkan ketidakmampuan siswa untuk mendapatkan atau mengikuti pembelajaran.

B. Bagaimanakah mengefektifkan dan memaksimalkan proses pendidikan di tengah pandemi covid-19 supaya tetap berkorelasi dengan implementasi nilai Pancasila?
Semua pihak harus bekerja sama dalam program penanaman nilai Pancasila. Mulai dari diri sendiri dengan mengamalkan nilai-nilai pancasila dalam mengikuti pembelajaran sehari-hari, orang tua dengan mengawasi agar anaknya belajar dengan sungguh-sungguh, sekolah/kampus, hingga pemerintah yang harus bisa memfasilitasi berbagai perangkat belajar secara merata.

C. Berikan contoh kasus yang terkait dengan pengembangan karakter Pancasilais, seperti jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong, dan cinta damai di lingkungan anda dan bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai contoh kasus tersebut!
Contoh kasus dalam pengembangan karakter pancasilais, antara lain dengan menerapkan sikap jujur pada saat ujian, kedisiplinan dengan hadir di kelas tepat waktu, bertanggung jawab dengan mengakui dan memperbaiki kesalahan yang telah diperbuat, dan peduli serta sopan santun terhadap sesama

D. Jelaskan yang dimaksud dengan hakikat Pancasila dalam pengaktualisasian nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sebagai paradigma berpikir, bersikap dan berperilaku masyarakat?
Pancasila tidak hanya dipahami dan dipelajari secara teoritis, Pancasila juga harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Segala hal dan tindakan yang diambil harus berlandaskan dan sesuai dengan nilai Pancasila. Dengan mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila ini maka akan tercipta cita -cita bangsa dan persatuan serta kesatuan.