Kiriman dibuat oleh Luthfi Shiba Andana

Nama: Luthfi Shiba Andana
NPM: 2218011103
Pertemuan 12 - Tugas Analisis Jurnal

Media massa di Indonesia, menurut tinjauan pustaka oleh penulis merupakan media atau alat yang dipergunakan oleh lembaga sosial dan wahana komunikasi massa yang melaksanakan kegiatan jurnalistik seperti yang tersebut dalam Pasal 1 Butir 1 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.Pengaruh media massa dalam kehidupan sehari-hari kini, misalnya, iklan di perempatan, layar informasi di lampu lalu lintas, surat kabar, majalah, komik, dan sebagainya, sudah diteliti oleh ilmuwan sejak pecahnya Perang Dunia Pertama. Tidak heran bahwa pada masa itu, hampir semua orang menganggap media massa pengaruhnya sangat kuat, hal ini disebabkan adanya propaganda militer yang mendominasi pada masa perang. Dari beberapa paparan pendapat, diketahui bahwa media massa mempunyai peran yang strategis dalam kontrol sosial. Melalui pemberitaan, media massa dapat melakukan kontrol atau pengawasan terhadap hukum. Dalam bidang hukum pidana, media massa adalah pendukung dari kebijakan hukum pidana, yaitu memberikan peran pencegahan kejahatan. Media massa merupakan bagian dari pers, dimana media massa merupakan perantara bagi pers dalam penyiaran berita dengan beberapa bentuk. Media massa merupakan sarana masyarakat memperoleh informasi, media massa memiliki fungsi atau peranan yang besar dalam membagikan informasi kepada audiensnya, yaitu sebuah sebutan untuk konsumen media. Media massa sendiri kajian ilmunya berasal dari ilmu komunikasi, dimana ilmu komunikasi menjelaskan, sebuah informasi berasal dari komunikator yang memberikan informasi tersebut kepada komunikan. Komunikasi sebagai sebuah sistem bisa juga digunakan masyarakat dalam menyampaikan warisan sosial berupa nilai atau gagasan dari individu ke individu lainnya, bahkan kepada generasi lainnya. Penyampaian informasi kepada komunikasi itu membutuhkan sebuah sarana, media massa adalah sarananya. Pengamalan nilai-nilai Pancasila oleh media massa dalam menerapkan fungsi kontrol sosial di Indonesia khususnya belum terlaksana secara menyeluruh. Berita yang diedarkan kepada khalayak ramai seringkali tidak sesuai dengan fakta dan disebarkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Tanpa menelusuri kembali berita dan sumber berita tersebut, masyarakat justru mempercayai hal tersebut. Seharusnya sebagai insan yang berakal, cipta, rasa, dan karsa, petunjuk sudah diturunkan oleh Allah dalam Al Hujurat ayat 6 bahwa berita yang datang kedepan kita harus diteliti kembali sebelum dipercaya. Hal demikian telah melanggar nilai-nilai Pancasila khususnya mengenai nilai materiil, nilai kerohanian, dan nilai vital yang berujung pada pelanggaran hak manusia lainnya. Pengamalan jiwa Pancasila yang masih kurang ditunjukkan dengan adanya berita-berita yang menyesatkan.
Nama: Luthfi Shiba Andana
NPM: 2218011103
Pertemuan 10 – Tugas Analisis Jurnal

Pancasila dengan sistem pendidikan ditinjau dari filsafat pendidikan, bahwa Pancasila pandangan hidup bangsa yang menjiwai dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, sistem pendidikan nasional Indonesia wajar apabila dijiwai, didasari, dan mencerminkan identitas Pancasila. Cita dan karsa bangsa Indonesia diusahakan secara melembaga dalam sistem pendidikan nasioanl yang bertumpu dan dijiwai oleh suatu keyakinan, pandangan hidup dan folosofi tertentu. Inilah dasar pikiran mengapa filsafat pendidikan Pancasila merupakan tuntutan nasional dan sistem filsafat pendidikan Pancasila adalah sub sistem dari sistem negara Pancasila. Dengan memperhatikan fungsi pendidikan dalam membangun potensi bangsa, khususnya dalam melestarikan kebudayaan dan kepribadian bangsa yang ada pada akhirnya menentukan eksistensi dan martabat bangsa, maka sistem pendidikan nasional dan filsafat pendidikan pancasila seyogyanya terbina secara optimal supaya terjamin tegaknya martabat dan kepribadian bangsa. Filsafat pendidikan Pancasila merupakan aspek rohaniah atau spiritual sistem pendidikan nasional, tiada sistem pendidikan nasional tanpa filsafat pendidikan.
Pancasila merupakan dasar pandangan hidup rakyat Indonesia yang di dalamnya memuat lima dasar yang isinya merupakan jati diri bangsa Indonesia. Sila-sila dalam Pancasila menggambarkan tentang pedoman hidup berbangsa dan bernegara bagi manusia Indonesia seluruhnya dan seutuhnya. Pancasila juga merupakan sebuah filsafat karena pancasila merupakan acuan intelektual kognitif bagi cara berpikir bangsa yang dalam usaha-usaha keilmuan dapat terbangun ke dalam sistem filsafat yang kredibel. Pendidikan suatu bangsa akan secara otomatis mengikuti ideologi suatu bangsa yang dianutnya. Pancasila adalah dasar dan ideologi bangsa Indonesia yang mempunyai fungsi dalam hidup dan kehidupan bangsa dan negara Indonesia. Filsafat adalah berfikir secara mendalam dan sungguh-sungguh untuk mencari kebenaran. Filsafat pendidikan adalah pemikiran yang mendalam tentang pendidikan berdasarkan filsafat. Apabila kita hubungkan fungsi Pancasila dengan sistem pendidikan ditinjau dari filsafat pendidikan, maka Pancasila merupakan pandangan hidup bangsa yang menjiwai dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, sistem pendidikan nasional Indonesia wajar apabila dijiwai, didasari dan mencerminkan identitas Pancasila. Pancasila adalah falsafah yang merupakan pedoman berperilaku bagi bangsa Indonesia yang sesuai dengan kultur bangsa Indonesia. Pendidikan karakter memang seharusnya diambil dari nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Agar tercipta manusia Indonesia yang cerdas, berperilaku baik, mampu hidup secara individu dan sosial, memenuhi hak dan kewajiban sebagai warga negara yang baik serta beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Semuanya telah mencakup filsafat pendidikan Pancasila yang mempunyai ciri, yaitu integral, etis dan reigius.
Nama: Luthfi Shiba Andana
NPM: 2218011103
Pertemuan 10 – Tugas Analisis Soal

Pertanyaan:
A. Bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai proses pendidikan di tengah pandemi covid-19, Jelaskan!

B. Bagaimanakah mengefektifkan dan memaksimalkan proses pendidikan di tengah pandemi covid-19 supaya tetap berkorelasi dengan implementasi nilai Pancasila?

C. Berikan contoh kasus yang terkait dengan pengembangan karakter Pancasilais, seperti jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong, dan cinta damai di lingkungan anda dan bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai contoh kasus tersebut!

D. Jelaskan yang dimaksud dengan hakikat Pancasila dalam pengaktualisasian nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sebagai paradigma berpikir, bersikap dan berperilaku masyarakat?

Jawaban:
A. Menurut Saya, adanya pandemi Covid-19 memberikan dampak yang besar bagi seluruh aspek kehidupan, termasuk pendidikan. Saya pribadi setuju dengan isi artikel tersebut yang menyatakan bahwa pandemi Covid-19 membuat para pelajar menjadi terbatas dalam penerimaan pendidikan sehingga tidak dapat maksimal dalam menyerap ilmu. Banyak fasilitas-fasilitas yang tidak dapat dipenuhi oleh sebagian besar orang melihat kemampuan finansial tiap keluarga berbeda-beda. Selain itu, interaksi antar pelajar juga berkurang, pihak pendidik juga kesulitan untuk menemukan cara yang paling tepat agar penyampaian materi pembelajaran dapat disampaikan dengan maksimal dengan tetap mengajarkan nilai-nilai baik, seperti integritas, kejujuran, dan lainnya. Dampak yang lebih jauh jika pendidikan tidak maksimal adalah penurunan kualitas masyarakat. Sebagaimana dikatakan bahwa Indonesia akan berada dalam bonus demografi pada 2045, Indonesia memerlukan generasi-generasi muda yang berkualitas, yang dapat membawa Indonesia menjadi negara yang lebih baik. Namun sayangnya, Indonesia masih memiliki masalah dengan ekonomi dan kualitas pendidikan. Hal ini terus menerus menjadi PR bagi pemerintah dalam membangun sebuah sistem yang dapat memaksimalkan proses pendidikan bagi seluruh masyarakat, terutama bagi mereka yang kurang beruntung.

B. Dengan cara selalu berdoa kepada tuhan yang maha esa agar kita terhindar dari penyakit covid 19 sehingga kita dapat menjalankan aktivitas pembelajaran dengan baik ini tertuang dalam Pancasila sila ke 1 yaitu ketuhanan yang maha esa. Lalu rasa nasionalisme Indonesia, cinta pada persatuan dan kesatuan harus selalu dikembangkan oleh kita sebagai mahasiswa, dengan cara beriman ,bertakwa kepada tuhan yang maha esa dan berakhlak mulia,memiliki kreativitas yang tingggi, semanagt gotong royong bernalar kritis dan mengasah kemandirian dalam rancangan pembelajaran jarak jauh atau disebut dengan daring. Para mahasiswa harus memiliki rasa empati yang tinggi kepada seluruh kalangan masyarakat. Melalui panduan pembelajaran jarak jauh yang interaktif yang dirancang oleh guru yang mengarahkan pada implementasi nilai-nilai Pancasila melalui Pendidikan karakter sehingga orang tua mampu mengoptimalkan perann dalam mendampingi anak-anaknya untuk pembelajaran jarak jauh dengan mengimplementasikan Pancasila didlamnya. Sehingga berdampak kepada tingkah laku para peserta didik yang religious, gotong royong , integritas kemandirian dan rasa nasionalisme.

C. Menurut Saya, contoh kasus yang terkait, misalnya: dalam ruang lingkup siswa seperti menerapkan sikap jujur dalam ujian, disiplin dalam mengerjakan tugas, jujur dalam mengisi absen dan tidak terlambat dalam masuk kelas. Tanggung jawab tugas-tugas yang diberikan, peduli sesama teman jika teman mengalami kesulitan, santun terhadap sesama terutama orangtua dan guru, gotong royong dalam mengerjakan masalah.

D. Yang dimaksud dengan hakikat Pancasila dalam pengaktualisasian nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sebagai paradigma berpikir, bersikap dan berperilaku masyarakat adalah nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila kita implementasikan atau terapkan saat kita berpikir, bersikap dan berperilaku sebagai acuan atau landasan attau dasar. Dengan mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila ini maka akan tercipta cita -cita bangsa dan persatuan serta kesatuan. Dengan melakukan pengaktualisasian ini maka Pancasila akan tetap selalu relevan dalam fungsinya memberikan pedoman bagi pengambilan kebijaksanaan dan pemecahan masalah dalam kehidupan berbangsa sehingga loyalitas warga masyarakat dan warganegara terhadap Pancasila tetap tinggi.