Ruchpy Cahya Putra
2218011031
Pancasila merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sila-sila Pancasila yang harus menjadi sumber nilai, kerangka pikir, dan asas moral bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Pancasila merupakan dasar negara fundamental yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945, sekaligus cita hukum (rechtssidee) negara Indonesia karena bersumber pada pandangan dan falsafah hidup yang mendalam, dimana tersimpul ciri khas sifat, dan karakter luhur bangsa Indonesia.
Nilai-nilai dasar Pancasila secara normatif menjadi dasar, kerangka acuan, dan tolak ukur segenap aspek pembangunan nasional yang dijalan kan di Indonesia. Nilai-nilai Pancasila Pancasila meliputi :
1. Nilai dasar (instrinsik)
pokok yang tidak terikat waktu dan tempat dan bersifat abstrak mencakup cita-cita, tujuan dan
tatanan dasar yang telah ditetapkan oleh the faounding fathers
2. Nilai instrumental
Penjabaran nilai dasar sebagai arahan kinerja untuk waktu dan kondisi tertentu
3. Nilai paraktis
Interaksi antara nilai instrumental dengan situasi kongkrit tempat dan situasi
tertentu
Dengan Pancasila kemajuan IPTEK bisa dikontrol dan diluruskan. Serta nilai-nilai luar yang bertentangan dengan ideologi bangsa sudah seharusnya untuk dicegah dan difilter apabila hendak masuk ke dalam negeri. Oleh karena itu, Pancasila memiliki tingkat urgensi yang tinggi demi munculnya kesatuan dan persatuan di masyarakat.
2218011031
Pancasila merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sila-sila Pancasila yang harus menjadi sumber nilai, kerangka pikir, dan asas moral bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Pancasila merupakan dasar negara fundamental yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945, sekaligus cita hukum (rechtssidee) negara Indonesia karena bersumber pada pandangan dan falsafah hidup yang mendalam, dimana tersimpul ciri khas sifat, dan karakter luhur bangsa Indonesia.
Nilai-nilai dasar Pancasila secara normatif menjadi dasar, kerangka acuan, dan tolak ukur segenap aspek pembangunan nasional yang dijalan kan di Indonesia. Nilai-nilai Pancasila Pancasila meliputi :
1. Nilai dasar (instrinsik)
pokok yang tidak terikat waktu dan tempat dan bersifat abstrak mencakup cita-cita, tujuan dan
tatanan dasar yang telah ditetapkan oleh the faounding fathers
2. Nilai instrumental
Penjabaran nilai dasar sebagai arahan kinerja untuk waktu dan kondisi tertentu
3. Nilai paraktis
Interaksi antara nilai instrumental dengan situasi kongkrit tempat dan situasi
tertentu
Dengan Pancasila kemajuan IPTEK bisa dikontrol dan diluruskan. Serta nilai-nilai luar yang bertentangan dengan ideologi bangsa sudah seharusnya untuk dicegah dan difilter apabila hendak masuk ke dalam negeri. Oleh karena itu, Pancasila memiliki tingkat urgensi yang tinggi demi munculnya kesatuan dan persatuan di masyarakat.