གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Ihsan Ali Nurrahman _2218011137

Nama : Ihsan Ali Nurrahman

NPM   : 2218011137

Stadium General_ Kuliah Umum: Penguatan Karakter Religius dan Kebangsaan

Pemateri 1 - Dr. Muhammad Bahrudin, M.A. dengan tema "Moderasi Beragama

Kami sebagai mahasiswa harus bersikap moderat dan saling penduli antar umat beragama, dari Konferensi, WCRP, Kyoto tahun 1970 didapatkan konklusi bahwa "Tidak ada perdamaian antar negara tanpa perdamaian antar umat beragama." Semua umat beragama kedudukannya sama dibawah Tuhan Yang Maha Esa. Moderasi agama adalah jiwa dari kerukunan antar umat beragama yang dapat  dijadikan sebagai pilar penyangga nasional.

Dalam pelaksanaanya, moderasi agama didukung oleh 3 pilar yaitu pemikiran, gerakan, dan perbuatan serta memiliki bidang bidang seperti:

- Moderasi dalam berkeyakinan

- Terbukanya pintu Rukhsah/Keringanan

- Rajin menjalankan ajaran agama

- Moderat dalam berperilaku

- Moderat dalam membelanjakan harta

Hambatan yang dihadapi dalam menjalankan Global Ethic adalah eksklusivisme seperti blind obedience (percaya buta), intoleransi, dan rasisme. Adapun idikator seorang yang moderat adalah karakter yang Acknowlwdge (Mengakui), Celebrate (Merayakan), Value (Menghargai), Learn (Belajar satu sama lain), Respect (Menghargai), dan Tolerance/Toleransi.


Pemateri 2 - Prof. Dr. H.A. Ainul Ghani, S.Ag., SH., M.Ag. dengan tema Penguatan Karakter Religius

Terdapat degenerasi terhadap karakter generasi muda bangsa Indonesia yang dapat dilihat dengan cara membaca data yang telah tersedia, dari Data Pusat Pengendalian Sosial, data siswa yang terlibat tauran sebanyak 1.318 siswa. Dari sumber data lain yaitu dari KPAI, didapatkan data 17 kasus kekerasan yang melibatkan peserta didik dan guru. 

Disamping itu terdapat juga perilaku di kalangan remaja yang negatif, yaitu hamil di luar nikah, sebanyak 20,9% remaja mengalami kehamilan dan kelahiran sebelum menikah dan 38,7 % remaja mengalami kehamilan di luar nikah dan kelahiran setelah menikah.

Dengan melihat data tersebut, kita dapat melihat betapa mirisnya generasi muda bangsa Indonesia, generasi muda yang seharusnya menjadi penerus bangsa tidak seharusnya memiliki karakter yang dapat menyebabkan tindakan atau perilaku yang tertera dari data diatas oleh karena itu diperlukan penguatan secara religius dengan cara melakukan pendidikan spiritual untuk membantu generasi muda untuk menghindari perilaku negatif yang dapat muncul dari degenerasi moral dan nilai keagamaan yang dimilikinya. 

Dengan melakukan pendidikan spiritual dan penanaman nilai-nilai keagamaan, diharapkan dapat membantu generasi muda untuk menghidari karakter yang dapat merusak nama bangsa.


Pemateri 3 - Dr. Syairul Basri, M.Pd.I. dengan tema Penguatan Karakter Kebangsaan

Saat ini, terdapat banyak masalah dan rintangan yang dihadapi oleh bangsa Indonesia, masalah-masalah ini mengancam Nasionalisme, Ideologi, dan Sejarah bangsa Indonesia, berikut adalah beberapa kategori dari masalah yang sedang dihadapi oleh bangsa Indonesia:

1. Ekonomi
2. Ideologi
3. Politik
4. Pornografi
5. Bencana alam
6. Radikalisme dan Terorisme
7. Narkoba
8. Senjata biologis
9. Ancaman legislasi

Dalam mengatasi dan menangani masalah tersebut hal yang bisa kami lakukan sebagai mahasiswa generasi muda bangsa Indonesia adalah dengan menerapkan doktrin-dokterin berikut, yaitu:
- Mencintai Tanah Air
- Yakin Pancasila sebagai dasar negara
- sadar berbangsa dan bernegara
- Rela berkorban untuk negara


Attachment WhatsApp Image 2022-10-22 at 2.13.56 PM.jpeg