Kiriman dibuat oleh Ihsan Ali Nurrahman _2218011137

Ihsan Ali Nurrahman
2218011137
Analisis Soal

PENDIDIKAN INDONESIA DI TENGAH PANDEMI COVID-19

A.   Bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai proses pendidikan di tengah pandemi covid-19, Jelaskan!

Dalam penerapannya, pendidikan di tengah-tengah masa pandemi adalah hal yang sulit dilakukan, butuh kerjasama yang besar antara orangtua dan guru untuk bersama-sama mendidik dan mengajarkan anak-anak ilmu agar sang benar benar paham tentang materi yang diajarkan dan sang anak tidak ketinggalan pelajaran. Pendidikan di tengah pandemi dilakukan secara home-schooling atau secara online.

Selain itu kesenjangan ekonomi dan teknologi dapat menjadi penghambat bagi proses pendidikan, bagi orangtua yang tidak dapat menunjang anaknya dengan teknologi dan koneksi internet yang cukup maka mereka akan kesusahan untuk membantu anak untuk melanjutkan pendidikan secara normal yang akan menurunkan keefektifan dalam proses belajar sang anak. Kurangnya pengawasan dari orangtua dan guru juga dapat membuat kurangnya pendidikan dan pengawasan dalam berperilaku yang seharusnya diterapkan untuk membentuk pribadi anak yang disiplin dan mengetahui norma dan sopan santun, pendidikan di tengah pandemi adalah hal yang sulit untuk dilakukan.


B.   Bagaimanakah mengefektifkan dan memaksimalkan proses pendidikan di tengah pandemi covid-19 supaya tetap berkorelasi dengan implementasi nilai Pancasila?

Pengawasan dari orangtua dan bimbingan dari guru tentunya harus diterapkan agar anak dapat memahami materi yang dijelaskan secara maksimal, anak juga harus bisa mengatur waktu dengan baik agar dapat menyisihkan waktu untuk belajar kembali materi yang masih belum dipahami. Dalam pelaksanaannya murid atau mahasiswa diharapkan dapat menerapkan nilai-nilai Pancasila seperti bersikap jujur dan sisiplin dalam mengerjakan tugas serta dapat bekerja sama dalam hal yang tidak melanggar peraturan yang telah ditetapkan untuk memaksimalkan proses belajar misalnya dengan belajar bersama.


C.   Berikan contoh kasus yang terkait dengan pengembangan karakter Pancasilais, seperti jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong, dan cinta damai di lingkungan anda dan bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai contoh kasus tersebut!

Pada saat ujian akhir semester di SMA ***, terdapat beberapa peserta yang melakukan kecurangan dengan cara bekerja sama untuk membagikan jawaban dari ujian yang sedang dilaksanakan, hal ini terjadi dikarenakan tidak terdapatnya nilai-nilai Pancasila yang memunculkan rasa siswa untuk bersikap bertanggung jawab dan jujur dalam melaksanakan ujian tersebut, hal ini juga terjadi karena kurangnya pengawasan dari guru dan staf yang bertugas untuk mengawasi ujian tersebut yang mengakibatkan peserta ujian muncul pemikiran untuk melakukan kecurangan.


D.   Jelaskan yang dimaksud dengan hakikat Pancasila dalam pengaktualisasian nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sebagai paradigma berpikir, bersikap dan berperilaku masyarakat?

Pancasila dan nilai-nilai yang terkandung didalamnya harusnya menjadi panduan dan landasan hidup bagi kehidupan sehari-hari rakyat Indonesia, seorang warga Indonesia harus mengetahui apa saja nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dan hal itu dapat muncul dalam cara dia berpikir, bersikap, dan berperilaku di linkungannya. Contohnya, pada Pancasila terdapat nilai yang menyatakan bahwa seluruh warga negara Indonesia itu kedudukannya sama, oleh karena itu kita harus bisa memperlakukan semua orang dengan adli, pada contoh lainnya yaitu Pancasila memiliki nilai yang menyatakan bahwa seluruh warga Indonesia itu memiliki kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, oleh karena itu sesama umat beragama kita dapat menghormati dan menghargai umat dari agama lain yang memiliki kepercayaan yang beda dengan kita.

Ihsan Ali Nurrahman

2218011137

Analisis Jurnal

Filsafat Pancasila Dalam Pendidikan Indonesia Menuju Bangsa Berkarakter

Pancasila merupakan dasar dan ideologi yang seharusnya digunakan oleh rakyat Indonesia sebagai panduan hidup bagi kehidupan sehari-hari, salah satu aspek dalam penerapan Pancasila dapat dilakukan di bidang pendidikan. Penerapan pendidikan Pancasila dilakukan untuk menanamkan nilai-nilai kehidupan yang seharusnya dianut oleh bangsa Indonesia, seperti menghormati antara umat beragama atau bersikap adil dan bijaksana kepada semua orang, nilai-nilai inilah yang seharusnya diterapkan oleh seluruh bangsa Indonesia. Dengan menanamkan dan meneruskan nilai-nilai yang telah dimiliki oleh rakyat Indonesia sejak jaman kerajaan Majapahit yang telah dikumpulkan dan diberi bentuk menjadi Pancasila, diharapkan generasi muda bangsa Indonesia dapat menjadi pemuda pemudi yang mempunyai kemampuan untuk menanggung dan menaikkan derajat bangsa Indonesia.

Pancasila juga menjadi dasar dari sistem filsafat yang dianut oleh bangsa Indonesia, sebagai sistem filsafat Pancasila diharapkan dapat menjadi penunjuk agar rakyat Indonesia menjdai warga yang cerdas, berperilaku baik, mampu hidup secara individu dan sosial, memenuhi hak dan kewajiban sebagai warga negara yang baik serta beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Semuanya telah mencakup filsafat pendidikan Pancasila yang mempunyai ciri, yaitu integral, etis dan reigius.

Prinsip-prinsip filsafat yang ada didalam Pancasila yaitu meliputi prinsip materialis, prinsip formalis , dan prinsip efisiensi.
Berikut adalah beberapa teori mengenai perkembangan manusia yang berhubungan dengan hasil pendidikan:
1. Empirisme, segala pengalaman yang telah dialami oleh seseorang membentuk dan memengaruhi perkembangan orang tersebut dan hasil pendidikan yang dimilikinya.
2. Nativisme, semua manusia lahir dengan watak baik dan buruknya masing-masing dan tidak ada manusia yang sepenuhnya bersifat baik atau bersifat buruk.
3. Naturalisme, yaitu dipelopori oleh J.J Rousseau, ia berpendapat bahwa semua anak yang baru
lahir mempunyai pembawaan yang baik, tidak seorang anak pun lahir dengan pembawaan
buruk.
4. Konvergensi, yaitu dipelopori oleh William Stern, yang berpendapat bahwa anak dilahirkan dengan
pembawaan baik dan buruk.