Nama: Muhammad Deni Anugerah
NPM: 2218011117
Pancasila dalam pengertian sebagai pandangan hidup asal-usulnya dari falsafah hidup. Pancasila dalam pengertian ini, isinya berupa nilai-nilai. Nilai-nilai Pancasila dibagi ke dalam 3 (tiga) kategori, yaitu :
1. nilai materiil, yaitu segala sesuatu
yang berguna bagi unsur manusia
2. nilai vital, yaitu segala sesuatu yang berguna bagi manusia untuk dapat mengadakan kegiatan atau
aktivitas
3. nilai kerohanian, yaitu segala
sesuatu yang berguna bagi rohani manusia
Nilai-nilai Pancasila merupakan standar dan pedoman yang harus ditaati. Norma-norma Pancasila dapat ditemukan melalui intisari isi Pancasila. Esensi ini adalah esensi Tuhan, manusia dan satu. Nilai-nilai tersebut kini mulai menurun akibat pengaruh globalisasi. Karena proses globalisasi yang sangat pesat, berbagai teknologi telah muncul, salah satunya adalah komunikasi massa. Media massa merupakan bagian dari pers, dimana media berperan sebagai perantara pers dalam siaran berita dalam berbagai bentuk. Dewasa ini, dengan berkembangnya teknologi, masyarakat dapat menciptakan berbagai jenis media sebagai sarana komunikasi. Ini termasuk media cetak, media penyiaran dan media elektronik.
Media massa memiliki hubungan yang erat dengan masyarakat. Sudah dalam sistem sosial, media merupakan salah satu institusi sosial yang memiliki potensi dan pengaruh yang sangat besar dalam kehidupan masyarakat. Secara umum media massa memiliki fungsi sebagai alat informasi, pendidikan, hiburan dan kontrol sosial. Media juga penting untuk mencegah penyalahgunaan kekuasaan, baik itu korupsi, konspirasi, nepotisme dan penipuan serta penyalahgunaan lainnya.
Praktik nilai-nilai Pancasila media dalam pelaksanaan fungsi kontrol sosial khususnya di Indonesia belum sepenuhnya terlaksana. Berita yang disebarkan ke masyarakat umum seringkali tidak benar dan disebarkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Terlepas dari berita dan sumber berita, orang benar-benar mempercayainya. Sebagai masyarakat yang baik, kita harus menyaring semua informasi yang disampaikan oleh media. Kita harus bisa membedakan mana berita yang benar dan mana yang bohong, agar tidak muncul kesalahpahaman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
NPM: 2218011117
Pancasila dalam pengertian sebagai pandangan hidup asal-usulnya dari falsafah hidup. Pancasila dalam pengertian ini, isinya berupa nilai-nilai. Nilai-nilai Pancasila dibagi ke dalam 3 (tiga) kategori, yaitu :
1. nilai materiil, yaitu segala sesuatu
yang berguna bagi unsur manusia
2. nilai vital, yaitu segala sesuatu yang berguna bagi manusia untuk dapat mengadakan kegiatan atau
aktivitas
3. nilai kerohanian, yaitu segala
sesuatu yang berguna bagi rohani manusia
Nilai-nilai Pancasila merupakan standar dan pedoman yang harus ditaati. Norma-norma Pancasila dapat ditemukan melalui intisari isi Pancasila. Esensi ini adalah esensi Tuhan, manusia dan satu. Nilai-nilai tersebut kini mulai menurun akibat pengaruh globalisasi. Karena proses globalisasi yang sangat pesat, berbagai teknologi telah muncul, salah satunya adalah komunikasi massa. Media massa merupakan bagian dari pers, dimana media berperan sebagai perantara pers dalam siaran berita dalam berbagai bentuk. Dewasa ini, dengan berkembangnya teknologi, masyarakat dapat menciptakan berbagai jenis media sebagai sarana komunikasi. Ini termasuk media cetak, media penyiaran dan media elektronik.
Media massa memiliki hubungan yang erat dengan masyarakat. Sudah dalam sistem sosial, media merupakan salah satu institusi sosial yang memiliki potensi dan pengaruh yang sangat besar dalam kehidupan masyarakat. Secara umum media massa memiliki fungsi sebagai alat informasi, pendidikan, hiburan dan kontrol sosial. Media juga penting untuk mencegah penyalahgunaan kekuasaan, baik itu korupsi, konspirasi, nepotisme dan penipuan serta penyalahgunaan lainnya.
Praktik nilai-nilai Pancasila media dalam pelaksanaan fungsi kontrol sosial khususnya di Indonesia belum sepenuhnya terlaksana. Berita yang disebarkan ke masyarakat umum seringkali tidak benar dan disebarkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Terlepas dari berita dan sumber berita, orang benar-benar mempercayainya. Sebagai masyarakat yang baik, kita harus menyaring semua informasi yang disampaikan oleh media. Kita harus bisa membedakan mana berita yang benar dan mana yang bohong, agar tidak muncul kesalahpahaman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.