Kiriman dibuat oleh Azzahra Ahnia Rizki

Nama : Azzahra Ahnia Rizki
NPM : 2218011153
URGENSI PENEGASAN PANCASILA SEBAGAI DASAR NILAI PENGEMBANGAN IPTEK

Pancasila sebagai idiologi negara merupakan kristalisasi nilai-nilai budaya, agama,Bangsa Indonesia. Pancasila sudah disepakati bersama sebagai cara pandang hidup bangsa Indonesia (the way of life) dan sekaligus sebagai dasar negara.Oleh karena itu,perumusan Pancasila sebagai paradigma ilmu bagi aktivitas ilmiah di Indonesia merupakan sesuatu yang bersifat niscaya.Sebab pengembangan ilmu yang terlepas dari idiologi Pancasila, justru dapat mengakibatkan sekularisme, seperti yang
terjadi pada jaman Renaissance di Eropa. Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) dewasa ini mencapai kemajuan pesat sehingga perdapan manusia mengalami perubahan yang luar biasa. Dalam perkembangan tersebut pasti sering terjadi adanya perdebatan,sehingga Pancasila sebagai sistem nilai acuan,
kerangka-kerangka berpikir, pola acuan berpikir atau jelasnya senagai sistem nilai yang dijadikan kerangka landasan, kerangka cara, dan sekaligus arah/tujuan bagi yang menyandangnya sehingga Pancasila menjadi kaidah penuntun dalam pembangunan hukum nasional. Dalam pengertian Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu dapat disampaikan pemahaman,bahwa :
1. Setiap ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) yang dikembangkan di Indonesia haruslah tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.
2. Setiap perkembangan iptek harus didasarkan dengan nilai Pancasila sebagai faktor internal pengembangan.
3. Nilai - nilai Pancasila berperan sebagai rambu normatif bagi pengembangan iptek di Indonesia.
4. Setiap pengembangan iptek harys berakar dari budaya dan idiologi bangsa Indonesia sendiri atau yang lebih dikenal indelegensasi ilmu (mempribumikan ilmu)
Hal yang lain bahwa meletakkna Pancasila sebagai landasan etika pengembangan iptek dapat dirinci sebagai berikut:
(1) pengembangan iptek yang terlebih menyangkut manusia haruslah menghormati martabat manusia,
(2) iptek seharusnya harus meningkatkan kwalitas hidup manusia, baik sekarang maupun masa yang akan datamg,
(3) pengembangan iptek hendaknya membantu pemekaran komunitas manusia, bail lokal, nasional ,maupun global.
(4) iptek harus terbuka untuk masyarakat dan memiliki dampak langsung dalam kondisi hidup masyarakat.
(5) iptek hendaknya membantu penciptaan masyarakat yang semakin lebih adil
Sehingga urgensi Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi adalah dapat disimpulkan sebagai berikut :
1. Setiap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) yang dikembangkan di Indoenesia haruslah berdasar dan tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila
2. Setiap iptek yang dikembangkan di Indonesia harus menyertakan nilainilai Pancasila sebagai faktor internal pengembangan iptek
3. Pancasila dijadikan sebagai ramburambu normatif dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia agar nantinya mampu mengendalikan diri serta tidak keluar dari cara berpikir bangsa Indonesia.
Nama : Azzahra Ahnia Rizki
NPM : 2218011153

Globalisasi berlangsung di semua bidang kehidupan seperti bidang ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan keamanan dan lain- lain. Teknologi informasi dan komunikasi adalah faktor pendukung utama dalam globalisasi.saat ini, perkembangan teknologi begitu cepat sehingga segala informasi dengan berbagai bentuk dan kepentingan dapat tersebar luas ke seluruh dunia. Globalisasi mendorong munculnya berbagai kemungkinan tentang perubahan dunia yang akan berlangsung. Pengaruh globalisasi dapat menghilangkan berbagai halangan dan rintangan yang menjadikan dunia semakin terbuka dan saling bergantung satu sama lain.
Melihat kenyataan dalam masyarakat terutama pada kalangan mahasiswa, sebenarnya bukan pancasila yang terpengaruh oleh perkembangan teknologi informasi melainkan masyarakat itu sendiri. Memberi pengaruh baik atau buruk terhadap pancasila tergantung bagaimana masyarakat sebagai penganut ideologi pancasila menyikapi perkembangan teknologi informasi tersebut. Pancasila yang akomodatif terhadap agama tidak dapat tergantikan oleh ideologi sekulerisme yang tidak selalu bersahabat dengan agama. Oleh karena itu, perlu adanya pemulihan kembali kesadaran kolektif bangsa tentang posisi vital dan urgensi Pancasila dalam kehidupan masyarakat terutama mahasiswa melalui mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila.
Mata Kuliah Pendidikan Pancasila merupakan pelajaran yang memberikan pedoman kepada setiap insan untuk mengkaji, menganalisis, dan memecahkan masalah-maslah pembangunan bangsa dan Negara dalam perspektif nilai-nilai dasar Pancasila sebagai ideology dan dasar Negara Republik Indonesia.
Dari hasil penelitian jurnal ini secara umum responden dalam penelitian ini dapat menyikapi perkembangan Iptek dengan baik. Responden dalam penelitian ini akan melakukan penyaringan terhadap semua informasi yang masuk melalui media sosial, memblokir teman atau situs yang sering menampilkan konten pornografi dan kekerasan di media sosial dan menggunakan bahasa yang santun saat berkomentar terhadap suatu peristiwa baik di media online maupun di sosial media.
Mahasiswa sebagai generasi muda sebaiknya menjaga kepribadian bangsa dalam menghadapi tantangan perkembangan Iptek, serta bisa menyeleksi pengaruh buruk kebudayaan baru, sehingga budaya yang masuk tidak merugikan dan berdampak negatif kepada bangsa Indonesia dan harus tetap berpegang teguh kepada Pancasila sebagai dasar negara sehingga perkembangan Iptek bisa membantu pembangunan dan perkembangan Negara
Nama : Azzahra Ahnia Rizki
NPM : 2218011153
ANALISIS VIDEO
Perkembangan IPTEK semakin cepat . IPTEK digunakan untuk mempermudah kepentingan manusia dalam kesehariannya. Namun,perkembangan IPTEK ini memiliki banyak pengaruh positif maupun negatif. Pancasila memiliki hubungan yang erat dengan perkembangan IPTEK, dimana nilai nilai yang terkandung dalam Pancasila dapat digunakan sebagai pedoman dalam perkembangan ilmu dan teknologi untuk meminimalisir penyalahgunaan IPTEK tersebut.
Nilai-nilai yang terkandung dalam sila-sila tersebut meliputi :
1. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa
mengimplementasi ilmu pengetahuan mencipta,keseimbangan antara rasional dan irasional antara aksi dan kehendak. Berdasarkan sila ini IPTEK tidak hanya memikirkan apa yang ditemukan dibuktikkan dan diciptakan tetapi juga dipertimbangkan maksud dan akibatnya apakan merugikan manusia disekitarnya atau tidak.Pengolahan diimbangi dengan melestarikan
2. Sila Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab
dalam mengembangkan IPTEK harus bersikap beradab dan bermoral
3. Sila Persatuan Indonesia,
dalam mengembangkan IPTEK hendaknya dapat mengembangkan rasa nasionalisme pula
4. Sila Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan
dalam mengembangkan IPTEK harus menghormati dan menghargai kebebasan orang lain dan juga memiliki sikap yang terbuka untuk dikritik dikaji ulang maupun dibandingkan dengan penemuan lainnya
5. Sila Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia
dalam mengembangkan IPTEK harus menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan yaitu keseimbangan keadilan dalam hubungannya dengan diri sendiri maupun dengan Tuhannya,manusia dengan manusia,manusia dengan masyarakat bangsa dan negara,serta manusia dengan alam lingkungannya.
Nama : Azzahra Ahnia Rizki
NPM : 2218011153

1. Bagaimanakah sistem etika perilaku politik saat ini ? Sudah sesuaikah dengan nilai-nilai Pancasila? Jelaskan!

Sistem etika perilaku politik saat ini sudah ada yang sesuai dengan nilai-nilai pancasila yang menjunjung tinggi nilai keprofesionalisme, kejujuran, tanggung jawab,kredibelitas,kedisiplinan,dan nilai nilai yang lain. tapi jika diulas kembali semua organisasi maupun lembaga negara yang memiliki sistem etika perilaku politik yang berlawanan dengan nilai-nilai pancasila. ini terbukti ketika banyaknya paradigma pemerintahan yang seharusnya dibangun tetapi malah melemahkan jajaran pemerintah yang dihadapkan dengan polemik etik. Contoh etika politik saat ini yang tidak sesuai dengan nilai-nilai pancasila,yaitu : adanya korupsi,degradasi kedisiplinan, banyak para pejabatt yang tidak adil dalam melayani masyarakat, dan kurangnya ketekunan maupun keakuratan dalam menjalankan tugas. Sehingga menimbulkan rasa kurang kepercayaan masyarakat pada pemerintah. Namun, semua elemen masyarakat dan generasi muda tidak perlu khawatir karena sampai detik ini pemerintah berusaha untuk menjadikan sistem etika politik yang berpedoman dengan nilai nilai pancasila berupa nilai ketuhanan,nilai kemanusiaan, nilai persatuan,nilai kerakyatan,dan nilai keadilan sosial. Mereka berusaha untuk menjalankan paradigma pemerintah ke jalan yang benar. Namun, hal tersebut perlu bantuan ,kerja sama, dan kesadaran dari seluruh elemen pemerintah maupun masyarakat.

2. Etika selalu terkait dengan masalah nilai sehingga perbincangan tentang etika, pada umumnya membicarakan tentang masalah nilai (baik atau buruk). Bagaimanakah etika generasi muda yang ada di sekitar tempat tinggal mu? Apakah mencerminkan etika dan nilai yang dianut oleh bangsa Indonesia? Berikan solusi mengenai adanya dekadensi moral yang saat ini terjadi !

Etika generasi muda di sekitar tempat tinggal saya memiliki etika yang baik tetapi masih ada degradasi moral. Pengaruh degradasi moral tersebut terjadi pastinya karena adanya pengaruh globalisasi. Pengaruh globalisasi tersebut menyebabkan perkembangan cara berpendapat,berpikir,dan berperilaku generasi muda yang lebih modern dan kebanyakan dari mereka meniru budaya luar serta meninggalkan tradisi bangsa. Dekadensi moral tersebut dapat terlihat ketika kurangnya tegur sapa antar tetangga, banyak anak muda yang berbicara menggunakan nada tinggi kepada orang yang lebih tua, pergaulan bebas, banyak remaja yang tawuran maupun mabuk-mabukkan,dan aksi coret menyoret di tembok maupun pohon.
Solusi yang tepat untuk mengurangi adanya dekadensi moral pada remaja :
1. Pendidikan dari keluarga. Orang tua pada hal ini memiliki peran yang sangat tinggi dalam memberikan pengawasan maupun pendidikan karakter pada anak. Dapat diketahui bahwa pendidikan pertama itu berasal dari keluarga. Maka dari itu orang tua harus lebih aware terhadap pergaulan maupun kesehatan mental dari sang anak. Selain itu,orang tua harus terus belajar dalam memahami hal tersebut
2. Penegakan Hukum Atas Pelaku Kejahatan
3. Meningkatkan Pendidikan Moral dan Agama
4. Pemerintah memberi ruang untuk mengembangkan kreativitas mahasiswa