གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Ghina Fadiyah 2218011011

Nama: Ghina Fadiyah
NPM: 2218011011

URGENSI PENEGASAN PANCASILA SEBAGAI DASAR NILAI PENGEMBANGAN IPTEK

Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu dapat disampaikan bahwa setiap ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) yang dikembangkan di Indonesia haruslah tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Selain itu, setiap perkembangan iptek harus didasarkan dengan nilai Pancasila sebagai faktor internal pengembangan. Lalu, nilai-nilai Pancasila berperan sebagai rambu normatif bagi pengembangan iptek di Indonesia. Selanjutnya, setiap pengembangan iptek harus berakar dari budaya dan idiologi bangsa Indonesia sendiri.

Bangsa Indonesia, dalam seluruh dimensi hidupnya, termasuk di bidang iptek, tergantung pada kuat tidaknya memegang ruh bangsanya, yaitu Pancasila. Pancasila merupakan satu kesatuan dari sila-sila Pancasila haruslah merupakan sumber nilai, kerangka berpikir dan serta sebagai asas moralitas bagi pembangunan ilmu pengethuan dan teknologi.

Sumber historis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek di Indonesia dapat ditelusuri dalam Pembukaan UUD 1945 pada alenia keempat. Lalu, sebagai sumber sosiologis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek dapat ditemukan dalam sikap masyarakat yang peka terhadap isu-isu Ketuhanan dan Kemanusiaan yang ada dibalik peistiwa yang terjadi dalam masyarakat. Selain itu, sumber politis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek dapat dilihat dari berbagai kebijakan yang dilakukan oleh para penyelenggara negara.

Pentingnya Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi khususnya bagi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara diharapkan dapat menjadi dasar dan akar pada pengembangan keilmuan yang disesuaikan dengan nilai-nilai budaya yang dimiliki oleh bangsa Indonesia, sehingga pengembangan iptek tadi tidak keluar dari nilai-nilai yang telah dimilliki bangsa Indonesia.
Nama: Ghina Fadiyah
NPM: 2218011011

Pengaruh Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila dalam Menyikapi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

Pesatnya perkembangan teknologi informasi memudahkan masuknya berbagai macam pengaruh dari luar yang bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila. Jika hal tersebut dibiarkan akan menyebabkan nilai-nilai luhur pancasila dalam masyarakat terkikis bahkan habis tergilas budaya barat yang berkembang. Perlu adanya pemulihan kembali kesadaran bangsa tentang posisi vital dan urgensi Pancasila dalam kehidupan masyarakat terutama mahasiswa melalui mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila.

Dengan penyelenggaraan Pendidikan Pancasila di Perguruan Tinggi, diharapkan dapat tercipta wahana pembelajaran bagi para mahasiswa untuk secara akademik mengkaji, menganalisis, dan memecahkan masalah-masalah pembangunan bangsa dan negara dalam perspektif nilai-nilai dasar Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara Republik Indonesia.

Mahasiswa sebagai generasi muda sebaiknya menjaga kepribadian bangsa dalam menghadapi tantangan perkembangan Iptek, serta bisa menyeleksi pengaruh buruk kebudayaan baru, sehingga budaya yang masuk tidak merugikan dan berdampak negatif kepada bangsa Indonesia dan harus tetap berpegang teguh kepada Pancasila sebagai dasar negara sehingga perkembangan Iptek bisa membantu pembangunan dan perkembangan Negara.
Nama: Ghina Fadiyah
NPM: 2218011011

Pancasila Sebagai Dasar Pengembangan IPTEK

Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila merupakan dasar dan hal penting dalam perkembangan IPTEK saat ini agar kepentingan IPTEK itu sendiri dapat diambil nilai positifnya. Selanjutnya, sila-sila Pancasila dapat menjadi sistem etika dalam pengembangan IPTEK, diantaranya sebagai berikut:

1. Sila ke-1 (Ketuhanan yang Maha Esa)
Berdasarkan sila ini, pengembangan IPTEK haruslah ada maksud, tujuan, dan akibatnya untuk manusia, apakah menguntungkan atau merugikan.

2. Sila ke-2 (Kemanusiaan yang Adil dan Beradab)
Berdasarkan sila ini, manusia sebagai pengembang IPTEK haruslah bersikap yang adil dan beradab karena IPTEK sendiri adalah hasil budaya atau karya yang beradab dan bermoral.

3. Sila ke-3 (Persatuan Indonesia)
Berdasarkan sila ini, pengembangan IPTEK hendaknya menumbuhkan rasa nasionalisme, kebesaran bangsa, serta keluhuran bangsa sebagai bagian umat manusia di dunia.

4. Sila ke-4 (Kerakyatan yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan Perwakilan)
Berdasarkan sila ini, pengembangan IPTEK didasari secara demokratis, ilmuan harus memiliki kebebasan, menghormati, menghargai, serta siap untuk dikritik.

5. Sila ke-5 (Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia)
Berdasarkan sila ini, pengembangan IPTEK haruslah menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan.
Nama : Ghina Fadiyah
NPM : 2218011011

Analisis soal 2

A. Bagaimanakah sistem etika perilaku politik saat ini? Sudah sesuaikah dengan nilai-nilai Pancasila? Jelaskan!
= Menurut saya, sistem etika perilaku politik saat ini perlu untuk ditingkatkan lagi agar benar-benar sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Setiap elit politik dan pejabat negara harus bersikap jujur, amanah, siap melayani, memiliki keteladanan, rendah hati, berjiwa besar dan siap mundur dari jabatan apabila terbukti melakukan kesalahan dan secara moral kebijakannya bertentangan dengan hukum dan rasa keadilan dalam masyarakat. Sehingga, etika elit politik dalam politik hukum sangatlah penting mengingat suatu sikap elit untuk menetapkan kebijakan negara sesuai dengan perkembangan masyarakat yang kemudian dipilih sesuai dengan prioritas dan juga diselaraskan dengan Pancasila dan UUD 1945 serta ditetapkan dalam produk hukum.

B. Etika selalu terkait dengan masalah nilai sehingga perbincangan tentang etika, pada umumnya membicarakan tentang masalah nilai (baik atau buruk). Bagaimanakah etika generasi muda yang ada di sekitar tempat tinggal mu? Apakah mencerminkan etika dan nilai yang dianut oleh bangsa Indonesia? Berikan solusi mengenai adanya dekadensi moral yang saat ini terjadi!
= Menurut saya, etika generasi muda yang ada di sekitar saya sudah cukup baik mencerminkan etika dan nilai yang dianut oleh bangsa Indonesia. Meskipun, masih ada beberapa yang saya temui belum mencerminkan etika yang seharusnya dianut bangsa Indonesia. Maka dari itu, solusi mengenai adanya dekadensi moral adalah dengan meningkatkan pendidikan nilai/moral atau pembinaan moral. Upaya ini dilakukan agar generasi muda saat ini dapat berperilaku sesuai dengan nilai-nilai dan norma-norma yang berlaku dalam masyarakat.