Kiriman dibuat oleh Nayla Priyanka Dara Tsanya

Nama: Nayla Priyanka Dara Tsanya
NPM: 2218011105

TUGAS PERTEMUAN 15 ANALISIS SOAL 1

A. Bagaimanakah peran Pancasila sebagai paradigma ilmu bagi disiplin ilmu anda masing-masing dengan merinci setiap sila ke dalam kebijakan ilmu dan landasan etika bagi pengembangan ilmu yang anda pelajari dan bagaimana prosesnya di tengah persaingan global seperti sekarang ini?

Seperti yang kita tahu, Pancasila merupakan pedoman dalam kehidupan warga Indonesia, termasuk sebagai landasan etika perkembangan ilmu dan teknologi. Perkembangan yang terjadi harus sesuai dengan isi dari nilai-nilai Pancasila, seperti:
1. Ketuhanan Yang Maha Esa: Perkembangan IPTEK diharapkan tidak membawa perilaku masyarakat ke hal-hal yang menyimpang dari agama yang dianut. Diharapkan masyarakat dapat memilah mana yang bertentangan dan mana yang tidak.
2. Kemanusiaan yang adil dan beradab: Perkembangan hendaknya tidak merugikan suatu pihak. Dalam profesi dokter, sila-2 bertujuan agar tidak adanya diskriminasi yang terjadi karena semua pasien adalah sama.
3. Persatuan Indonesia: Perkembangan diharpkan menjadi suatu alat agar terjadinya persatuan didasari oleh pemikiran yang sama.
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan: Permasalahan yang terjadi tepatnya diselesaikan dengan musyawarah. Musyawarah dapat berdasarkan fakta valid yang didapatkan karena adanya perkembangan IPTEK.
5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia: Dalam menjalankan profesi dokter, dokter harus belaku adil terhadap seluruh pasien tanpa memanang status sosial.

B. Bagaimanakah harapanmu mengenai model pemimpin, warganegara dan ilmuwan yang Pancasilais di Indonesia sekarang dan di masa mendatang?

Harapan saya adalah memiliki sosok seorang pemimpin yang benar-benar menerapkan nilai-nilai Pancasila ke dalam sikap beliau sebagai pemimpin, bukan hanya di hadapan publik saja. Saya juga ingin pemimpin yang benar-benar menepati janji tanpa berkata banyak karena pemimpin memang seharusnya memiliki sikap amanah. Saya mengharapkan pemimpin yang berdedikasi besar, bersikap adil, bersikap netral dan tidak memihak pada suatu pihak, tegas, dan rendah hati.
Nama: Nayla Priyanka Dara Tsanya
NPM: 2218011105

TUGAS PERTEMUAN 15 ANALISIS SOAL 1

A. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai berita tersebut dan apa yang anda lakukan untuk mengantisipasi dampak negatif penyebaran hoaxs?
Menurut pendapat pribadi saya, memang benar bahwa ditengah maraknya perkembangan teknologi, masih banyak warga yang belum dapat membedakan mana informasi yang sesuai fakta dan mana yang tidak. Hal ini yang menyebabkan hoax tersebar secara cepat. Solusinya adalah dengan mencari referensi berita sebanyak-banyaknya, jangan hanya dari satu artikel di internet. Sebagai warga Indonesia, kita harus pintar dan teliti apakah berita yang tertulis/disampaikan merupakan informasi yang benar dan tidak. Kita juga jangan hanya membaca judul berita karena terkadang judul dan isi berita bertimpangan.

B. Bagaimanakah pengaruh pengembangan iptek yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila di media sosial dan solusi apa yang anda sampaikan bagi pengembangan iptek yang lebih baik?

Ada banyak contoh pengaruh buruk dari IPTEK seperti penyalahgunaan sosial media sebagai tempat untuk cyberbullying, marak terjadinya penipuan di toko online, penyebaran berita hoax, dan lain-lain. Solusinya adalah dengan lebih menerapkan perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dalam menerima perkembangan IPTEK. Dengan begitu, sebagai warga Indonesia, kita dapat memilah mana perkembangan yang membawa kita ke hal yang positif dan mana yang membawa ke hal yang negatif.

C. Sikap Konsumerisme menyebabkan Indonesia menjadi pasar bagi produk teknologi negara lain yang lebih maju ipteknya, bagaimakah solusi menurut program studi/jurusan yang anda ambil saat ini atas permasalahan tersebut?

Solusi terhadap permasalahan sikap konsumerisme berdasarkan sudut pandang jurusan pendidikan dokter adalah dengan menerapkan sistem prioritas dimana kita harus bisa memilah mana yang memang diperlukan dan mana yang tidak. Dengan begitu, tidak akan lagi ada yang namanya pemborosan yang menuju ke hal konsumerisme. Produk dalam negri juga diharapkan untuk menaikkan kualitas dan promosi ke pasaran agar masyarakat lebih tertarik dan tidak bergantung dengan produk luar negri.
Nama: Nayla Priyanka Dara Tsanya
NPM: 2218011105


TUGAS PERTEMUAN 15 ANALSIS ISI JURNAL
"PANCASILA SEBAGAI FILSAFAT ILMU DAN IMPLIKASI TERHADAP PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI"


Pancasila merupakan pedoman dan petunjuk kehidupan berbangsa dan bernegara yang merupakan hasil dari proses berpikir yang mendalam oleh anak bangsa berdasarkan nilai-nilai budaya nusantara. Pancasila diharapkan dapat menjadi pandangan hidup bagi bangsa Indonesia sebagai dasar pemersatu, lambang persatuan dan kesatuan, dan sebagai pertahanan bangsa Negara Indonesia. Sebagai pedoman dan filsafat negara, Pancasila diharapkan menjadi tameng agar budaya Indonesia tidak tergantikan meskipun ada banyak perubahan yang terjadi di era ini. Pancasila juga diharapkan dapat menjadi pedoman agar masyarakat dapat memilah peruabahan mana yang membawa perubahan positif dan negatif. Perkembangan sendiri hadir dalam seluruh aspek hidup, tidak terkecuali dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. IPTEK berkembang dengan pesat pada era ini. Namun, perubahan yang cepat ini menyebabkan terlalu mudahnya informasi dari seluruh penjuru dunia masuk ke dalam bangsa kita. Oleh karena itu, di tengah perkembangan, Pancasila sebagai filsafat membantu kita untuk mengambil sikap terbuka dan kritis terhadap dampak modernisasi dan menjadi pemain aktif. Nilai-nilai Pancasila harus tetap diimplementasikan dalam kehidupan agar tidak melenceng dari budaya Indonesia. Contoh implikasi nilai dari sila-sila Pancasila dalam pengembangan IPTEK adalah:
1. Ketuhanan Yang Maha Esa: Senantiasa menghormati dan berkerjasama antara pemeluk agama dan penganut kepercayaan yang berbeda-beda, sehingga terciptanya kerukunan di kehidupan bermasyarakat.
2. Kemanusiaan yang adil dan beradab: Mengakui persamaan derajat, persamaan hak dan persamaan kewajiban antara sesama manusia dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.
3. Persatuan Indonesia: Senantiasa menjaga kerukunan yang menciptakan rasa persatuan juga cinta dan bangga akan Negara Indonesia dan segala budayanya.
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan: Seluruh warga Indonesia adalah sebagai warga Negara mempunyai kedudukan, hak dan kewajiban yang sama serta menjunjung tinggi musyawarah agar terciptanya keputusan bersama.
5. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia: Terciptanya perlakuan yang adil disegala bidang kehidupan terutama dibidang politik, ekonomi, sosial dan budaya.

Dengan tetap mengimplementasikan nilai Pancasila ke kehidupan berbangsa dan bernegara, warga akan dapat memilah perubahan mana yang membawa pada hal positif dan mana yang tidak. Masyarakat juga diharapkan untuk tidak meninggalkan budaya yang telah ada sejak dahulu.
Nama: Nayla Priyanka Dara Tsanya
NPM: 2218011105
TUGAS PERTEMUAN 15 ANALISIS VIDEO 2

Pada tanggal 7 Desember 1941, terjadi sebuah peristiwa bersejarah dimana Jepang menyerang pangkalan Amerika Serikat, Pearl Harbour. Hal ini menyebabkan persatuan antara negara Amerika Serikat, Inggris, Belanda, Hindia Belanda, dan seluruh negara jajahan Inggris. Negara-negara ini bersatu untuk memberi perlawanan terhadap Jepang. Selain negara tersebut, Jerman dan Italia juga turut serta bergabung dengan kelompok sekutu. Puncak serangan adalah ketika dijatuhkannya bom atom di dua kota Jepang, Hiroshima dan Nagasaki. Bom atom Hiroshima jatuh pada tanggal 6 Agustus 1945 yang menyebabkan 140.000 warga Hiroshima tewas. Sementara itu, bom atom di Kota Nagasaki diturunkan pada tanggal 9 Agustus 1945. Karena pengeboman tersebut, Jepang akhirnya menyerah pada sekutu pada tanggal 15 Agustus 1945. Perang pasifik pun berakhir dengan tidandainya menteri Luar Negeri Jepang yang menandatangani dokumen penyerahan tanpa syarat kepada sekutu. Karena melihat adanya kekosongan jabatan, Indonesia melihat adanya peluang untuk memproklamasikan kemerdekaan. Pada akhirnya, proklamasi kemerdekaan Indonesia dikumandangkan pada tanggal 17 Agustus 1945.
Nama: Nayla Priyanka Dara Tsanya
NPM: 2218011105
TUGAS PERTEMUAN 15 ANALISIS VIDEO 1

Dalam video diungkapkan bahwa adanya peristiwa unjuk rasa yang dilakukan oleh para warga kabupaten Pekalongan. Unjuk rasa dilakukan dengan cara menutup saluran pembuangan limbah. Hal ini disebabkan karena adanya pihak tidak bertanggung jawab, yaitu 6 pabrik pakaian yang dengan sembarangan membuang limbah olahan pabrik langsung ke sungai. Warga Pekalongan tidak merasa nyaman dengan bau busuk yang ditimbulkan dari limbah tersebut. Sungai juga jadi tercemar dan tidak terjaga lagi kenyamanannya. Warga meminta untuk ke-6 pabrik tidak lagi membuang limbah ke sungai.

Menurut saya, wajar jika warga melakukan tindakan tersebut karena pembuangan limbah ke sungai sudah berlangsung selama 25 tahun. Pabrik seharusnya tahu bagaimana cara mengolah limbah sebelum pabrik dibangun. Hal seperti ini menunjukkan bahwa kurangnya kesadaran atas pencemaran lingkungan. Untuk menghindari hal seperti ini, pabrik perlu mencari tahu bagaimana cara mengolah limbah dan mempunyai tempat pembuangan limbah sendiri sebelum pabrik dibuka.