Muhammad Alif Zahran
2218011083
Tugas Analisis jurnal 14
Pancasila sebagai ideologi negara merupakan kristalisasi nilai-nilai budaya dan agama bangsa Indonesia. Sehingga nilai-nilai tersebut masuk ke dalam semua bidang kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) saat ini telah mengalami kemajuan pesat, sehingga peradaban manusia telah mengalami perubahan yang luar biasa. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tidak lepas dari situasi yang melengkapinya, yaitu. ilmu pengetahuan dan teknologi selalu berkembang dalam suatu kawasan budaya.
Pancasila merupakan asas penuntun dalam pembangunan perundang-undangan nasional. Nilai-nilai dasar Pancasila dengan demikian menjadi landasan normatif, kerangka acuan dan acuan bagi seluruh proyek pembangunan yang dilaksanakan di Indonesia. Nilai-nilai pancasila termasuk nilai fundamental (batin), yaitu. nilai-nilai yang tidak terikat waktu dan tempat serta bersifat abstrak. Kedua, nilai instrumental adalah penjabaran nilai fundamental ke dalam arah tindakan untuk waktu dan keadaan tertentu dan lebih kontekstual. Dan yang terakhir adalah nilai praktis, yaitu nilai instrumental dengan situasi konkrit tempat dan situasi tertentu dan bersifat dinamis.
Dalam semangat Pancasila, sebagai dasar pengembangan ilmu pengetahuan, nilai-nilai dapat ditransmisikan. Pertama, tidak boleh ada IPTEK (Iptek) yang dikembangkan di Indonesia harus bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Kedua, semua pengembangan iptek harus dilandasi nilai-nilai Pancasila sebagai faktor pembangunan internal. Ketiga, nilai-nilai Pancasila menjadi pedoman normatif bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia. Keempat, bahwa semua pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi harus berakar pada budaya dan ideologi bangsa Indonesia.
Oleh karena itu dapat saya simpulkan bahwa urgensi Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek harus dilandasi dan tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, serta harus memasukkan Pancasila sebagai faktor pembangunan internal dan eksternal. ilmu pengetahuan dan teknologi. Pancasila tidak hanya menjadi tanda normatif bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia, agar kelak dapat mengatur dirinya sendiri dan menjadi landasan yang kuat agar tidak menyimpang dari cara berpikir masyarakat Indonesia.
2218011083
Tugas Analisis jurnal 14
Pancasila sebagai ideologi negara merupakan kristalisasi nilai-nilai budaya dan agama bangsa Indonesia. Sehingga nilai-nilai tersebut masuk ke dalam semua bidang kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) saat ini telah mengalami kemajuan pesat, sehingga peradaban manusia telah mengalami perubahan yang luar biasa. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tidak lepas dari situasi yang melengkapinya, yaitu. ilmu pengetahuan dan teknologi selalu berkembang dalam suatu kawasan budaya.
Pancasila merupakan asas penuntun dalam pembangunan perundang-undangan nasional. Nilai-nilai dasar Pancasila dengan demikian menjadi landasan normatif, kerangka acuan dan acuan bagi seluruh proyek pembangunan yang dilaksanakan di Indonesia. Nilai-nilai pancasila termasuk nilai fundamental (batin), yaitu. nilai-nilai yang tidak terikat waktu dan tempat serta bersifat abstrak. Kedua, nilai instrumental adalah penjabaran nilai fundamental ke dalam arah tindakan untuk waktu dan keadaan tertentu dan lebih kontekstual. Dan yang terakhir adalah nilai praktis, yaitu nilai instrumental dengan situasi konkrit tempat dan situasi tertentu dan bersifat dinamis.
Dalam semangat Pancasila, sebagai dasar pengembangan ilmu pengetahuan, nilai-nilai dapat ditransmisikan. Pertama, tidak boleh ada IPTEK (Iptek) yang dikembangkan di Indonesia harus bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Kedua, semua pengembangan iptek harus dilandasi nilai-nilai Pancasila sebagai faktor pembangunan internal. Ketiga, nilai-nilai Pancasila menjadi pedoman normatif bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia. Keempat, bahwa semua pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi harus berakar pada budaya dan ideologi bangsa Indonesia.
Oleh karena itu dapat saya simpulkan bahwa urgensi Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek harus dilandasi dan tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, serta harus memasukkan Pancasila sebagai faktor pembangunan internal dan eksternal. ilmu pengetahuan dan teknologi. Pancasila tidak hanya menjadi tanda normatif bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia, agar kelak dapat mengatur dirinya sendiri dan menjadi landasan yang kuat agar tidak menyimpang dari cara berpikir masyarakat Indonesia.