Kiriman dibuat oleh Dianda Faradiba Wardani

Nama: Dianda Faradiba Wardani
NPM: 2258011035
Analisis Video “Pancasila sebagai Dasar Pengembangan IPTEK”
IPTEK adalah hasil karya manusia yang digunakan untuk membantu mempermudah keperluan manusia dalam menjalani kesehariannya. Meski IPTEK sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia, terdapat oula dampak negative yang menyertainya. Pada dasarnya, Pancasila merupakan rumusan dan pedoman kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara bagi rakyat Indonesia. Nillai-nilai yang terkandung dalam Pancasila merupakan hal yang sangat penting dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di masa kini maupun di masa yang akan datang. Dasar Ketuhanan Yang Maha Esa adalah mutlak bagi bangsa Indonesia. Namun menurut pandangan-pandangan dunia barat, hal tersebut berjalan berlawanan. Sila-sila Pancasila yang menjadi sistem etika dalam pengembangan IPTEK:
1. Sila Ketuhanan yang Maha Esa
Sila ini mengandung nilai mencipta dengan menjaga keseimbangan antara rasional dan irasional serta antara akal dan kehendak. Sehingga, IPTEK tidak hanya memikirikan apa yang ditemukan tetapi juga dipertimbangkan maksud dan akibatnya.
2. Sila Kemanusiaan yang adil dan beradab
Sila ini memberikan dasar moralitas bahwa manusia dalam mengembangkan IPTEK harus bersikap beradap karena IPTEK adalah hasil karya manusia yang beradab dan bermoral.
3. Sila Persatuan Indonesia
Sila ini mengadung maksud bahwa IPTEK hendaknya dapat mengembangkan rasa nasionalisme, kebesaran bangsa serta keluruhan bangsa sebagai bagian umat manusia di dunia.
4. Sila Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksaan dalam permusyawaratan/perwakilan
Sila ini mendasari perkembangan IPTEK yang demokratis, yakni setiap ilmuwan harus memiliki kebebasan untuk mengembangkan IPTEK juga harus menghormati dan menghargai kebebasan orang lain dan juga memiliki sikap siap dikritik, dikaji ulang dan dibandingkan dengan ilmuwan lainnya.
5. Sila Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Sila ini mengandung nilai bahwa IPTEK harus memiliki keseimbangan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan, yaitu keseimbangan keadilan dalam hubungannya dengan dirinya sendiri maupun dengan Tuhannya, dengan sesama manusia, dengan bangsa dan negara serta dengan lingkungannya.
Nama: Dianda Faradiba Wardani
NPM: 2258011035
Analisis Jurnal “URGENSI PENEGASAN PANCASILA SEBAGAI DASAR NILAI PENGEMBANGAN IPTEK”

Pancasila adalah dasar negara Indonesia yang tercantum dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Alinea keempat. Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa atau way of life berarti menempatkan Pancasila sebagai pedoman dalam menjalankan kehidupan sehari-hari. Pancasila juga berperan sebagai ideologi negara yang mengandung pemahaman bahwa Pancasila dijadikan sebagai acuan dalam mencapai cita-cita dan tujuan negara.
Dalam mengahadapi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, penting untuk mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila. 

Berikut urgensi Pancasila dalam menghadapi perkembangan iptek:
1. Konsep Dasar Nilai Pancasila Sebagai Pengembangan Ilmu
Dalam Pengertian Pancasila sebagai pengembangan ilmu dapat disampaikan pemahaman bahwa setiap iptek yang dikembangkan di Indonesia harus tidak bertentangan dengan nilai Pancasila, didasarakan dengan nilai Pancasila sebagai faktor internal pengembangan, dan berakar dari budaya dan ideologi bangsa Indonesia. Selain itu, Pancasila juga berperan sebagai rambu normatif bagi perkembangan iptek di Indonesia.

2. Pancasila Sebagai Sumber Nilai dan Moral dalam Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Pancasila merupakan satu kesatuan yang harus berupa sumber nilai, kerangka berpikir dan asas moralitas dalam pembangunan iptek. Hal Ini ditunjukkkan dalam sila-sila Pancasila yang merupakan sistem etika, diantaranya:
a. SIla Ketuhanan Yang Maha Esa
Sila pertama ini mengimplemetasikan ilmu pengetahuan yang mempertimbangkan rasional antara akal, rasa dan kehedak sehingga manusia dapat ditempatkan di alam semesta sebagai bagian yang sistematik dari alam .
b. Sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
Sila kedua ini memberikan dasar moralitas bagi manusia dalam perkembangan iptek yang bertujuan untuk kesejahteraan bersama.
c. Sila Persatuan Indonesia
Sila ketiga ini memberikan rasa nasionalisme terhadap bangsa dan negara sehingga dapat terjalin rasa persaudaraan dan persahabatan antardaerah sebagai akibat dari kemajuan iptek.
d. Sila Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan
Sila keempat ini menunjukkan bahwa perkembangan iptek merupakan kepentingan bersama sehingga setiap warga negara mempunyai kewajiban untuk ikut serta dalam mengembangkan iptek dan menghargai kebebasan orang lain serta bersikap terbuka terhadap saran dan kritik yang membangun.
e. Sila Keadilan Bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Sila kelima ini menunjukkan bahwa kemajuan iptek harus dapat menjaga keseimbangan dalam kehidupan manusia dengan Tuhan, antarsesama manusia dan dengan dirinya sendiri.

3. Sumber Historis, Sosiologis, dan Politik Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan Iptek
Sumber historis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek di Indonesia dapat ditelusuri dalam Pembukaan UUD 1945 pada Alinea keempat. Kalimat “mencerdaskan kehidupan bangsa” mengacu pada pengembangan iptek melalui Pendidikan. Sumber historis lain dapat ditelusuri dalam berbagai diskusi dan seminar dikalangan intelektual di Indonesia salah adalah perguruan tinggi.
Sebagai sumber sosiologis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek dapat ditemukan dalam sikap masyarakat yang peka terhadap isu-isu Ketuhanan dan Kemanusiaan yang ada dibalik peistiwa yang terjadi dalam masyarakat. Isu Ketuhanan misalnya perkembangan iptek sering tidak memperhatikan harkat dan martabat manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa.
Sumber Politis Pancasila sebagai dasar nila pengembangan iptek dapat dilihat dari berbagai kebijakan yang dilakukan oleh para penyelenggara negara. Contohnya, kebijakan pada masa orde lama yang meletakkan Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan atau orientasi ilmu.
Nama: Dianda Faradiba Wardani
NPM: 2258011035
Analisis Jurnal “Pengaruh Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila dalam Menyikapi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi”

Mata Kuliah Pendidikan Pancasila adalah pelajaran yang memberikan pedoman kepada setiap rakyat Indonesia untuk mengkaji, menganalisis, dan memecahkan masalah-masalah yang terkait dengan pembangunan bangsa dan negara dalam perspektif nilai-nilai dasar Pancasila sebagai ideologi dan dasar Negara Republik Indonesia. Adanya pembelajaran Pendidikan Pancasila khususnya di perguruan tinggi berfungsi untuk memperkuat Pancasila sebagai dasar falsafah negara dan ideologi bangsa, memberikan pemahaman dan penghayatan jiwa dan nilai Pancasila, serta membentuk sikap dan mental yang dapat mengimplementasikan nilai ketuhanan, kemanusiaan, kecintaan pada tanah air, kesatuan bangsa, serta penguatan masyarakat yang demokratis, berkeadilan dan bermartabat.

Adanya globalisasi tentu bermanfaat bagi negara Indonesia, seperti ilmu pengetahuan dan teknologi menjadi berkembang sehingga suatu pekerjaan dapat selesai dengan lebih cepat dan mudah. Namun, dampak-dampak negatif ikut mengiringi, contohnya gaya hidup konsumtif, westernisasi dan pornografi. Oleh karena itu, nilai-nilai Pancasila harus diimplementasikan dalam menghadapi dampak negatif ini, yaitu dengan melakukan penyaringan terhadap informasi atau konten yang masuk melalui media sosial, membuang hal-hal yang tidak sesuai dengan jiwa dan kepribadian bangsa, mengetik atau berkomentar dengan tetap mengedepankan sopan santun. Hal ini menunjukkan pentingnya Pendidikan Pancasila dalam mengahadapi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Nama: Dianda Faradiba Wardani
NPM: 2258011035
Analisis Soal

A. Bagaimanakah sistem etika perilaku politik saat ini? Sudah sesuaikah dengan nilai-nilai Pancasila? Jelaskan!
Sistem etika dalam perilaku politik saat ini sudah cukup dilaksanakan dengan baik sesuai nilai-nilai dalam Pancasila, namun banyak juga terdapat penyimpangan dari nilai-nilai Pancasila. Seperti yang kita ketahui, para pelaku politik beberapa kali ditemukan melakukan tindakan-tindakan yang mengakibatkan lunturnya kepercayaan masyarakat terhadap mereka, salah satunya adalah tindakan korupsi. Tindakan ini tentu saja sangat merugikan masyarakat, masyarakat menjadi tidak dapat menerima hak yang semestinya didapatkan, seperti fasilitas yang memadai. Maka dari itu, masih perlu dilakukan perbaikan etika dalam perilaku politik sesuai dengan nilai-nilai Pancasila sehingga terbentuklah bangsa Indonesia yang aman dan tentram.

B. Etika selalu terkait dengan masalah nilai sehingga perbincangan tentang etika, pada umumnya membicarakan tentang masalah nilai (baik atau buruk). Bagaimanakah etika generasi muda yang ada di sekitar tempat tinggal mu? Apakah mencerminkan etika dan nilai yang dianut oleh bangsa Indonesia? Berikan solusi mengenai adanya dekadensi moral yang saat ini terjadi !
Generasi muda yang ada di sekitar tempat tinggal saya etikanya cukup baik. Etika dan nilai yang dianut bangsa Indonesia seperti 5S (senyum, salam, sapa, sopan dan santun) tidak hanya dipahami tetapi juga diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Contoh nyatanya adalah menyapa ibu kos atau sesama teman kos saat berpapasan. Selain itu, kekeluargaan sangat dirasakan disini, setiap ada yang membutuhkan bantuan, kami saling membantu tanpa membeda-bedakan. Namun, memang masih ada beberapa etika yang kurang baik yang harus diperbaiki, seperti berbicara dengan kata-kata kasar dan sebagainya. Solusi dari adanya dekadensi moral adalah sebagai berikut:
a. Memperbanyak ibadah kepada Tuhan yang Maha Esa
b. Banyak membaca untuk memperdalam ilmu dan wawasan
c. Mempunyai visi dan misi dalam hidup
d. Mencari lingkungan teman yang membawa kearah positif
e. Saling menghargai dan menghormati antarsesama manusia