གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Dianda Faradiba Wardani

Nama: Dianda Faradiba Wardani
NPM: 2258011035
ANALISI JUrNAL PANCASILA SEBAGAI FILSAFAT ILMU DAN IMPLIKASI TERHADAP PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI
Pancasila merupakan falsafah dan pedoman hidup dalam berbagai hal baik itu bermasyrakat, berbangsa ataupun bernegara. Pancasila adalah hasil pemikiran para founding fathers yang tentunya sudah dirancang sedemikian rupa sesuai dengan kepribadian dan jiwa bangsa Indonesia. Pancasila merupakan hasil yang lahir dari akulturasi antara berbagai suku bangsa dan budaya di Indonesia. Pengetahuan dan pemikiran dari berbagai macam arah, terwujud pada rumusan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pancasila adalah pedoman atau aturan tentang tingkah laku yang penting dan baik dan juga sebagai dasar falsafah negara indonesia yang lahir dari pemikiran mendalam yang dilakukan oleh anak bangsa dengan tujuan untuk dijadikan pandangan hidup bangsa Indonesia sebagai dasar pemersatu, lambang kesatuan serta sebagai pertahanan bangsa dan negara Indonesia.
Pancasila sebagai filsafatilmu merupakan landasan dalam proses berfikir dan berpengetahuan. Sebuah pengetahuan dalam perkembangannya harus memperhatikan aspek Ketuhanan yang merupakan landasan dalam setiap berfikir manusia. memperhatikan landasasan ini, pengetahuan akan terlepas dari nilai-nilai hakiki pengetahuan itu. Dengan demikian, Pancasila sebagai filsafat dapat membuka cakrawala bagi diskusi secara terbuka terhadap masalah-masalah dan sekaligus secara kritis terhadap penyempitan-penyempitan ideologis. Pancasila sebagai filsafat juga akan membantu kita untuk mengambil sikap terbuka dan kritis terhadap dampak modernisasi. Pancasila sebagai memecahkan permasalahan dalam kehidupannya bermasyarkat, berbangsa dan bernegara.
Implikasi sila-sila dalam Pengembangan IPTEK:
1. Ketuhanan yang maha esa
Sila ini mengandung nilai bahwa iptek yang diciptakan harus memiliki keseimbangan antara rasional dan irasional, antara rasa dan akal. Menanamkan nilai- nilai spiritual, nilai Moral dan nilai etik sesuai dengan Agama dan Kepercayaan masing-masing dan juga menumbuhkan kesadaran Beragama dengan Mejalankan Perintah-Nya dan menjauhi segala Larangan-Nya.
2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
Sila ini mengandung nilai bahwa manusia harus menciptakan iptek dengan memperhatikan adap dan etika. Iptek juga diciptakan haruslah berdasarkan dengan nilai kemanusiaan dan kesejahteraan umat manusia sehingga harkat dan martabat manusia dapat ditingkatkan.
3. Persatuan Indonesia
Sila ini mengandung nilai bahwa iptek harus diciptakan dengan tujuan untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Persaudaraan dan pesahabatan antar daerah di berbagai daerah terjalin karena tidak lepas dari factor kemajuan iptek. Selain itu, rasa nasionalisme dapat ditunjukkan melalui sumbangan iptek.
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
Sila ini mengandung nilai bahwa pengembangan iptek harus berjalan secara demokratis artinya setiap ilmuwan haruslah memiliki kebebasan untuk mengembangkan Iptek dan juga menghormati dan menghargai kebebasan orang lain dan harus memilki sikap yang tebuka artinya terbuka untuk dikritik/dikaji ulang maupun dibandingkan dengan penemuan teori lainnya.
5. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.
Sila ini mengandung nilai bahwa pengembangan iptek haruslah menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan yaitu keseimbangan keadilan dalam hubungannya dengan dirinya sendiri, manusia dengan Tuhannya, manusia dengan manusia lain, manusia dengan msyarakat bangsa dan negara serta manusia dengan lingkungannya.
Nama: Dianda Faradiba Wardani
NPM: 2258011035
Analisis soal 2

A. Bagaimanakah peran Pancasila sebagai paradigma ilmu bagi disiplin ilmu anda masing-masing dengan merinci setiap sila ke dalam kebijakan ilmu dan landasan etika bagi pengembangan ilmu yang anda pelajari dan bagaimana prosesnya di tengah persaingan global seperti sekarang ini?
Peran Pancasila sebagai paradigma ilmu bagi ilmu yang saya pelajari adalah sebagai landasan atau pedoman dalam menghayati dan mengimplementasi ilmu pengetahuan. Sila ketuhanan mengajarkan kita mengingatkan kita bahwa segala sesuatunya berasal dari Yang Maha Kuasa dan kita semua dititipkan untuk merawatnya. Sila Kemanusian mengandung nilai bahwa harus menunjunjung harkat dan martabat manusia dan juga hak asasi manusia. Sila persatuan mengandung nilai bahwa untuk mencapai segala sesuatu diperlukan bantuan dari sesama manusia. Sila kerakyatan mengandug nilai bahwa untuk mencapai suatu kesepakatan bersama harus bermusyawarah. Sila keadialan mengandung nilai bahwa harus melayani setiap masyarakat secara adil tanpa membeda-bedakan. Ditengah persaingan global tentu saja kita harus minjungjung nilai Pancasila.
B. Bagaimanakah harapanmu mengenai model pemimpin, warganegara dan ilmuwan yang Pancasilais di Indonesia sekarang dan di masa mendatang?
Harapan saya mengenai model pemimpin, warganegara dan ilmuwan yang Pancasialis adalah yang tetap menjunjung nilai-nilai Pancasila dan juga mengimplementasikan nilai-nilai tersebut pada setiap tanggung jawab dan juga kegiatan sehari-harinya, Selain itu, diharapkan untuk saling membantu dan menghormati anatarsesama agar tidak terjadi perpecahan dan juga NKRI tetap utuh.
Nama: Dianda Faradiba Wardani
NPM: 2258011035
Analisis soal 1
A. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai berita tersebut dan apa yang anda lakukan untuk mengantisipasi dampak negatif penyebaran hoaxs?
Tanggapan saya mengenai berita tersebut adalah prihatin. Hal ini dikarenankan menunjukkan betapa mudahnya masyarakat terpengaruh oeh berita-berita yang tidak jelas asal-usulnya tanpa menggali terlebih dahulu kebenaran berita yang disajikan. Selain itu, tingginya hoaks yang menyebar diantara masyarakat sebaiknya ditindaklanjuti karena hal tersebut dapat mempengaruhi pola pokir setiap orang yang membacanya.
Yang dapat saya lakukan untuk mengantisipasi dampak negatif dari enyebaran hoaks adalah tidak langsung menelan bulat-bulat informasi yang didapat, ketahui dulu asal usulnya, dan juga kebenaran fakta dari berita tersebut. Selain itu, tidak langsung menyebarkan informasi yang diterima sebelum mengetahui keabsahan informasi yang didapat.
B. Bagaimanakah pengaruh pengembangan iptek yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila di media sosial dan solusi apa yang anda sampaikan bagi pengembangan iptek yang lebih baik?
Pengaruh perkembangan iptek yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila tentunya akan berdampak buruk bagi masyarakat. Contoh perkembangan iptek yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila seperti pada berita diatas, yaitu penyebaran hoaks. Hoaks ini sangatlah buruk karena dapat memengaruhi pola pokir bahkan tindakan atau perilaku seseorang. Maka dari itu, perlunya kesadaran dari tiap masyarakat untuk menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam perkembangan iptek, yaitu salha satunya dengan cara menyaring setiap informasi yang masuk dan juga selalu mencari kebenaran berita atau informasi yang didapat. Untuk pengembangan iptek yang lebih baik, maka harus berpedoman pada nilai-nilai Pancasila.
C. Sikap Konsumerisme menyebabkan Indonesia menjadi pasar bagi produk teknologi negara lain yang lebih maju ipteknya, bagaimakah solusi menurut program studi/jurusan yang anda ambil saat ini atas permasalahan tersebut?
Solusi dari sikap konsumerisme berdasarkan jurusan yang saya ambil adalah dengan cara menimbang kembali apakah barang-barang yang dibeli memiliki manfaat untuk diri sendiri atau tidak. Barang seperti buku pembelajaran anatomi yang mungkin belum tersedia di dalam negeri maka diwajarkan saja untuk mengimpor dari luar, selain untuk menunjang pembelajaran, hal ini juga bermanfaat untuk negara karena nantinya dapat mengahasilkan sumber daya manusia yang berkualitas bagi bangsa. Namun barang-barang seperti pakaian atau perhiasan, sebaiknya dibeli secukupnya saja dan jangan berlebihan.
Nama: Dianda Faradiba Wardani
NPM: 2258011035

Analisis Video 2

Mengingat kembali mengenai peristiwa bersejarah Indonesia, yaitu terbentuknya Negara Republik Indonesia yang ditandai dengan proklamasi kemerdekaan oleh Soekarno. Pada tanggal 7 Desember 1941, Jepang menyerang pangkalan militer Amerika Serikat yang dikenal dengan nama Pearl Harbor. Sebagai balasan atas tindakan Jepang, dijatuhkannya bom atom di dua kota Jepang, yaitu Hiroshima dan Nagasaki pada 6 dan 9 Agustus 1945. Hal ini mengakibatkan Jepang menyatakan kekalahannya terhadap Amerika. Peristiwa ini dimanfaatkan oleh Indonesia untuk memproklamasikan kemerdekaannya. Naskah proklamasi disusun oleh Ir. Soekarno, Mohammad Hatta, dan Ahmad Subarjo serta diketik oleh Sayuti Melik. Kemudian dibacakannya naskah proklamasi tersebut di Jalan Pegangsaan Timur No. 56, Jakarta oleh Ir. Soekarno. Momentum ini terjadi pada tanggal 17 Agustus 1945 dan ditetapkan sebagai Hari Kemerdekaan Indonesia.
Nama: Dianda Faradiba Wardani
NPM: 2258011035

Analisis Video 1

Aksi warga yang menutup saluran pembungan limbah pabrik sebagai bentuk pemberontakan terhadap pabik yang tidak bertanggung jawab, wajar saja dilakukan. Pembuangan limbah pabrik yang langsung ke sungai tanpa diolah terlebih dahulu, tentu saja berdampak buruk bagi lingkungan dan juga warga yang tinggal di sekitaran sungai tersebut. Bahan-bahan kimia yang terkandung dalam limbah pabrik dapat mencemari air sungai dan membuat ekosistem sungai hancur. Ikan-ikan yang ada di dalam sungai akan mati dan apabila ikan tersebut dikonsumsi oleh masyarakat tentu akan berbahaya bagi kesehatan. Disamping itu, bau limbah pabrik akan mengganggu lingkungan sekitar. Maka dari itu, sebaiknya limbah pabrik harus diolah terlebih dahulu sebelum dibuang ke lingkungan.