Posts made by PUTRI ANJANI

NAMA : PUTRI ANJANI
NPM : 2215012046
KELAS : B
PRODI : S1 ARSITEKTUR

Bela Negara adalah sebuah konsep yang disusun oleh perangakat perundangan dan petinggi suatu Negara tentang patriotisme seseorang, kelompok atau seluruh komponen dari suatu Negara dalam kepentingan pertahanan eksitensi suatu Negara tersebut. Kesadaran bela Negara itu hakikatnya kesediaan untuk berbakti terhadap Negara dan sediaan berkorban membela Negara. Spectrum bela Negara ini sangatlah luas.
BELA NEGARA DAN PELAKSANAANYA SAAT PENDEMI
Bela Negara adalah sikap dan perilaku yang melekat pada setiap warga negara, yang dipenuhi oleh kecintaan dan kesetiaan terhadap bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Melalui komitmen ini, setiap individu berperan aktif dalam menjalankan kehidupan bangsa dan negara secara menyeluruh. Dalam rangkaian kewajiban dan hak yang dimiliki oleh seluruh masyarakat, partisipasi dalam bela Negara menjadi sebuah keharusan yang diatur oleh undang-undang, dengan persyaratan yang telah ditetapkan terkait pembelaan terhadap bangsa dan negara. Melalui tindakan bela Negara, kita secara aktif menyumbangkan diri untuk memperkuat keberadaan dan keutuhan negara, serta menjalin hubungan yang baik antara sesama warga negara. Dalam konteks ini, bela Negara menjadi sarana penting untuk memupuk solidaritas dan kesatuan di antara kita.

Kesadaran bela Negara pada saat pandemi ini adalah bentuk cinta dan nasionalisme terhadap Negara yang harus dimiliki oleh setiap warga. Tanpa kesadaran tersebut, Negara rentan dan mudah runtuh di era global seperti sekarang. Semakin tinggi kesadaran bela Negara seorang warga, semakin kokoh Negara tersebut. Konflik dalam Negara tersebut akan rendah karena tingginya kesadaran bela Negara, yang berkontribusi pada kemajuan dan keberhasilan pembangunan Negara. Oleh karena itu, kita harus selalu sadar akan pentingnya bela Negara agar Negara kita dapat maju, tidak mudah diprovokasi, mengurangi konflik internal, dan menghindari keruntuhan yang disebabkan oleh kurangnya kesadaran bela Negara pada generasi muda. Winarno (2014) Bela Negara adalah kesiapan dan kerelaan setiap warga negara untuk berkorban demi mempertahankan kemerdekaan, kedaulatan, persatuan, kesatuan bangsa Indonesia, wilayah negara, keberlangsungan hidup, yurisdiksi, dan nilai-nilai UUD 1945 yang kita cintai. Bela Negara tidak hanya dilakukan dengan mengangkat senjata, tetapi juga melalui berbagai cara lain, termasuk dalam lingkungan terkecil. Sebagai contoh, dalam situasi pandemi saat ini, kita dapat berperan dengan mematuhi aturan pemerintah untuk melindungi diri dari virus COVID-19 dan tidak menyebarkan berita bohong (hoax) yang dapat berdampak negatif. Selain itu, kita juga dapat melindungi para tenaga medis yang sedang berjuang untuk negara.
NAMA : PUTRI ANJANI
NPM : 2215012046
KELAS : B
PRODI : S1 ARSITEKTUR

Ketahanan nasional adalah keuletan, keterampilan, ketangguhan, dan kemampuan mengembangkan potensi nasional untuk menghadapi ancaman yang datang. Ada beberapa sifat ancaman yaitu : langsung, luar, dalam, dan tidak langsung. Ketahanan nasional sendiri adalah media analisis untuk memecahkan problem atau masalah kehidupan bangsa melalui pendekatan delapan aspek kehidupan nasional yang diistilahkan sebagai astagatra. Dalam situs Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) RI, Astagatra merupakan delapan aspek kehidupan nasional Indonesia. Astagatra terdiri dari dua hal, yaitu Trigatra dan Pancagatra.
Trigatra
Ttigatra adalah aspek alamiah yang bersifat statis meliputi posisi serta lokasi geografis negara, keadaan dan kekayaan alam, serta keadaan dan kemampuan penduduknya.
a. Gatra geografi
b. Gatra Keadaan Alam
c. Gatra Keadaan dan Kemampuan Penduduk

Pancagatra
Pancagatra adalah aspek kemasyarakatan wawasan nusantara yang bersifat dinamis dan terdiri atas ideologi, politik, ekonomi, budaya dan pertahanan keamanan.
a. Gatra Ideologi
b. Gatra Politik.
c. Gatra Sosial Budaya
d. Gatra Ekonomi
e. Gatra Pertahanan dan Keamanan
Trigatra yang terdiri dari tiga aspek alamiah, yaitu kawasan darat, kawasan laut, dan kawasan udara, bersama dengan Pancagatra yang melibatkan lima aspek sosial, yaitu politik, ekonomi, sosial, budaya, dan pertahanan, merupakan pijakan utama dalam wawasan nusantara. Keduanya memiliki peranan yang sangat penting dan tak terpisahkan dalam memperkuat ketahanan nasional Indonesia. Dengan menjaga keseimbangan dan harmoni antara Trigatra dan Pancagatra, negara ini dapat menghadapi tantangan internal dan eksternal secara efektif, mengamankan wilayahnya, serta mempromosikan kemajuan sosial, ekonomi, dan budaya untuk kebaikan seluruh rakyat Indonesia.