Kiriman dibuat oleh Ria Putri Darmayati 2251031033

Nama : Ria Putri Darmayati
NPM : 2251031033
Kelas : AKT D

1. Tanggapan saya mengenai artikel tersebut yaitu sangat prihatin dengan keadaan masyarakat yang dalam mendapatkan Informasi langsung percaya begitu saja tanpa mencari tahu kebenarannya terlebih dahulu padahal utu berita hoax dan lebih parahnya lagi menyebarkan luaskannya. Ada juga berita yang valid namun tidak dipercayainya karena tetap berpegang teguh pada pendiriannya.
Untuk mengantisipasinya penhebaran berita hoax yaitu dengan menyaring informasi yang didapat terlebih dahulu lalu apabila beritanya benar maka dapat mengirimkan kepada pihak yang memang harus mengetahuinya namun ketika beritanya hoax maka abaikan saja jika perlu mereport akun yang menyebarluaskan berita hoax.

2. Pengaruh negatif pengembangan IPTEK di media massa terhadap nilai-nilai Pancasila yaitu dapat menyebabkan lunturnya nilai-nilai Pancasila yang ada didalam diri masyarakat Indonesia karena telah terpengaruh dengan budaya yang bertentangan dengan sila-sila Pancasila.
Solusinya yaitu tidak mengikuti perkembangan IPTEK yang buruk dan tetap menjadikan Pancasila sebagai Pedoman hidup bangsa.

3. Solusinya yaitu produk dalam negeri harus bisa berinovasi lagi dan meningkatkan kualitas barangnya serta masyarakat Indonesia lebih mengenalkan produk dalam negeri ke negara lain sehingga negara lain tertarik dengan produk dalam negeri.
Nama : Ria Putri Darmayati
NapM : 2251031033
Kelas : AKT D

1. Pengembangan IPTEK yang dilandasi sila-sila Pancasila

Ketuhanan yang Maha Esa
Dengan adanya pengembangan IPTEK yang semakin canggih tidak melupakan diri untuk beribadah kepada Tuhan yang Maha Esa, karena atas izinnya pengembang IPTEK saat ini bisa terjadi.

Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
Sebagai bangsa Indonesia kita harus menyikapi perkembangan IPTEK dengan adab yang baik sesuai ajaran Pancasila dan tetap menegakkan keadilan.

Persatuan Indonesia
Sebagai bangsa yang satu kesatuan utuh harus menanamkan jiwa persatuan yang kuat, jangan karena adanya pengembangan IPTEK yang bisa saja memecah-belah persatuan menjadi bangsa Indonesia terpecah belah.

Kerakyatan yang dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyarakatan Perwakilan
Dalam menyelesaikan permasalahan harus dilakukan dengan musyawarah jangan terhasut pihak luar yang bisa memengaruhi pikiran melalui perkembangan IPTEK.

Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Tetap berlaku adil terhadap sesama tanpa memandang status sosial seperti memilih berteman dengan orang yang memiliki handphone yang canggih dibandingkan berteman dengan orang yang handphonenya biasa saja, itu tidak boleh dilakukan.

2. Harapan saya menginginkan pemimpin yang sesuai dengan sila-sila Pancasila yaitu jujur, adil, dan dapat menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab, serta bisa menjadikan bangsa Indonesia yang lebih baik sehingga bisa menjadi negara yang maju.
Nama : Ria Putri Darmayati
NPM : 2251031033
Kelas : AKT D

PANCASILA SEBAGAI FILSAFAT ILMU DAN IMPLIKASI
TERHADAP PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN DAN
TEKNOLOGI

Pancasila merupakan falsafah dan pedoman hidup bangsa indonesia yang timbul dari hasil pemikiran anak bangsa.
Perkembangan IPTEK dari masa ke masa bergerak sangat cepat, hal tersebut harus diimbangi dengan dasar-dasar pancasila agar tidak terjerumus ke dampak negatif yang dapat merusak bangsa, terutama moralitas dan mentalitas. Perkembangan IPTEK memudahkan segala informasi menyebar luas sehingga sebagai anak bangsa harus menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupannya agar terhindar dari informasi yang dapat menimbulkan konflik bangsa Indonesia.

Pancasila sebagai filsafat ilmu merupakan
landasan dalam proses berfikir dan berpengetahuan. Dari pemikiran tersebut,pengembangan ilmu pengetahuan yang dilandasi
pada nilai-nilai Pancasila yang mampu memperbaikan kualitas
hidup manusia indonesia sehingga kehidupan masyarakatnya sejahtera, aman
dan damai.

Implikasi sila-sila dalam Pengembangan IPTEK
1. Ketuhanan yang maha esa
a.Percaya dan takwa kepada Tuhan yang maha Esa sesuai dengan agama
dan kepercayaan masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang adil
dan beradab.
b. Hormat menghormati dan berkerjasama antara pemeluk agama dan
penganut kepercayaan yang berbeda-beda, sehingga terbina kerukunan
hidup.
c. Saling menghormati kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaannya.
d. Tidak memaksakan suatu agama dan kepercayaan kepada orang lain.

2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
a. Mengakui persamaan derajat, persamaan hak dan persamaan kewajiban
antara sesame manusia.
b. Saling mencintai sesame manusia.
c. Mengembalikan sikap tenggang rasa
d. Tidak semena-mena terhadap orang lain
e. Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan
f. Gemar melakukan kegiatan kemanusiaan
g. Berani membela kebenaran dan keadilan
h. Bangsa indonesia merasa dirinya bagian dari seluruh umat manusia,
karena itu dikembangkan sikap hormat-menghormati dan bekerjasama
dengan bangsa lain.

3. Persatuan Indonesia
a. Pengakuan terhadap bhineka Tunggal Ika suku bangsa, etnis, agama, adat
Istiadat dan kebudayaan.
b. Pengakuan terhadap persatuan bangsa dan wilayah indonesia serta wajib
membela dan menjunjung tingginya (Patriotisme).
c. Cinta dan bangga akan bangsa dan Negara Indonesia (Nasionalisme).

4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyarakatan perwakilan
a. Negara adalah untuk kepentingan seluruh rakyat.
b. Kedaulatan adalah ditangan rakyat
c. Manuasia indonesia adalah sebagai warga Negara dan warga masyarakat
mempunyai kedudukan, hak dan kewajiban yang sama.
d. Pimpinan kerakyatan adalah hikmat kebijaksanaan yang dilandasi akal
sehat.
e. Keputusan yang diambil berdasarkan musyawarah untuk mufakat oleh
wakil-wakil rakyat.

5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
a. Perlakuan yang adil disegala bidang kehidupan terutama dibidang politik,
ekonomi, social dan budaya.
b. Perwujudan keadilan sosial itu meliputi seluruh rakyat Indonesia.
c. Keseimbangan antara hak dan kewajiban.
d. Menghormati hak milik orang lain
e. Cita-cita masyarakat yang adil dan makmur yang merata material dan
spiritual bagi seluruh rakyat indonesia.
f. Cinta akan kemajuan dan pembangunan.
Nama : Ria Putri Darmayati
NPM : 2251031033
Kelas : AKT D

Peristiwa dijatuhkannya bom atom yang dilakukan sekutu pada jepang tepatnya di Hiroshima pada tanggal 6 Agustus 1945 dan tanggal 9 Agustus 1945 di Nagasaki menewaskan puluhan ribu jiwa. Hal ini mengakibatkan jepang menyerah pada sekutu tanggal 15 Agustus 1945 dan sekaligus mengakhiri perang dunia kedua.

Dengan adanya peristiwa tersebut membuat Indonesia yang pada saat itu sedang dijajah oleh Jepang mengambil kesempatan emas karena sedang terjadi kekosongan kekuasaan di Indonesia sehingga Indonesia dapat memproklamasikan kemerdekaannya pada 17 Agustus 1945.

Tindakan yang dilakukan Indonesia memproklamisikan kemerdekaannya mencerminkan sila pancasila ketiga yaitu Persatuan Indonesia karena bangsa Indonesia bersatu untuk dapat melakukan kerja sama agar dapat mencapai kemerdekaan.
Nama : Ria Putri Darmayati
NPM : 2251031033
Kelas : AKT D

Aksi unjuk rasa yang dilakukan ratusan warga desa Pegaden Tengah, Kabupaten Pekalongan, Jawa Timur karena adanya limbah yang berasal dari 6 pabrik pakaian membuat warga menyumbat saluran pembuangan limbah tersebut. Hal itu dilakukan karena dampak dari limbah pabrik tersebut yang langsung dibuang ke sungai mencemari lingkungan dan menimbulkan bau busuk yang menggangu kenyamanan warga.

Menurut saya perilaku pemilik pabrik yang membuang limbah sembarangan ke sungai sangat merugikan masyarakat sekitar, dan tidak mencerminkan perilaku yang sesuai dengan sila-sila Pancasila. Namun disisi lain ternyata pemilik pabrik tidak mengetahui cara mengelola limbah pabrik dengan benar. Disini dapat diketahui cara menyelesaikan permasalahan ini yaitu dengan melakukan musyawarah sebagaimana yang terkandung dalam sila keempat Pancasila.