Dalam perspektif hukum administrasi negara, berita tersebut mengangkat beberapa poin relevan. Pertama, peran faktor individu dalam memenangkan kontestasi pemilihan menjadi penting, menunjukkan bahwa kualitas dan kinerja individu memiliki pengaruh besar dalam menjalankan tugas kepemimpinan. Kedua, survei politik menjadi alat penting dalam mendapatkan data tentang preferensi dan opini publik, membantu calon dalam menyesuaikan strategi kampanye secara tepat. Ketiga, tingkat kepuasan masyarakat menjadi faktor penting dalam menilai kinerja seorang petahana, mencerminkan tingkat pelayanan publik, responsivitas, dan efektivitas kepemimpinan. Terakhir, penting untuk menghindari money politik dan memastikan pemilihan yang adil dan transparan dengan menjaga integritas, transparansi, dan kesetaraan. Prinsip-prinsip ini menjadi landasan dalam hukum administrasi negara yang demokratis.