Posts made by YENI AGUSTIN

KP AUD kls C 2023 -> FORUM DISKUSI -> TOPIK DISKUSI -> Re: TOPIK DISKUSI

by YENI AGUSTIN -
Komunikasi non verbal adalah cara kita berkomunikasi tanpa menggunakan kata-kata secara langsung. Kinesik dan Gesture adalah dua aspek penting dari komunikasi non verbal:
Kinesik:

Kinesik mengacu pada studi gerakan tubuh dan ekspresi wajah sebagai bentuk komunikasi nonverbal. Ini termasuk berbagai gerakan tubuh seperti gerakan tangan, posisi tubuh, ekspresi wajah, dan bahasa tubuh lainnya. Kinesik dapat menyampaikan emosi, niat, sikap, atau pesan secara keseluruhan.

Contoh Kinesik termasuk:
- Mengangguk kepala untuk menunjukkan persetujuan atau pengertian.
- Menggelengkan kepala untuk menunjukkan ketidaksetujuan atau ketidaktahuan.
- Mengedipkan mata untuk memberikan isyarat atau mengekspresikan kejutan.
- Mengangkat bahu sebagai tanda ketidaktahuan atau ketidakpastian.

Gesture adalah salah satu komunikasi yang masuk ke dalam komunikasi kinesik, atau komunikasi yang meliputi gerakan tangan dan tubuh. Gerakan tangan atau tubuh ini diartikan sebagai pengganti, atau dilakukan bersama dengan pengucapan.
Ekspresi wajah juga termasuk ke dalam gesture. Gerakan tubuh ini memungkinkan seseorang untuk mengkomunikasikan perasaan dan pikirannya. Mulai dari permusuhan, penghinaan sampai kasih sayang.
Gesture dan pengucapan sebetulnya merupakan hal yang independen, tetapi mereka bisa bergabung untuk memberikan penekanan pada hal yang ingin disampaikan. Bahasa gesture ini terjadi di area otak Broca dan Wernicke.
Area otak tersebut digunakan untuk berbicara dan bahasa isyarat. Bahasa yang digunakan oleh manusia ini pasalnya sudah mengalami evolusi. Yang awalnya hanya menggerakan tubuh saja, menjadi sebuah pengucapan

BK kls C 2023 -> FORUM DISKUSI -> topik baru -> Re: topik baru

by YENI AGUSTIN -
1. Pendekatan Krisis/Kuratif :
Deskripsi : Pendekatan ini fokus pada penanganan masalah dan krisis yang muncul pada anak-anak PAUD. Tujuannya adalah mengatasi masalah yang ada dan membantu anak mengatasi stres atau kesulitan yang sedang dihadapi.
Contoh Aplikasi : Ketika seorang anak mengalami perasaan cemas yang mendalam atau berperilaku agresif di sekolah, konselor akan memberikan bimbingan dan dukungan langsung untuk mengatasi masalah tersebut. Terapi individu atau kelompok dapat digunakan untuk membantu anak menangani krisis tersebut.

•Pendekatan Remedial :
Deskripsi : Pendekatan ini fokus pada upaya untuk memperbaiki atau mengkoreksi masalah perkembangan yang telah teridentifikasi pada anak-anak. Tujuannya adalah membantu anak mencapai tingkat perkembangan yang diharapkan untuk usia mereka.
Contoh Aplikasi : Jika seorang anak mengalami kesulitan dalam berbicara atau berinteraksi sosial, konselor dapat merancang program terapi bahasa atau keterampilan sosial yang khusus untuk membantu anak mengatasi kelemahan tersebut.

•Pendekatan Pencegahan :
Deskripsi : Pendekatan ini fokus pada pencegahan masalah perkembangan sebelum masalah tersebut muncul. Tujuannya adalah mengidentifikasi potensi masalah perkembangan sejak dini dan mengambil tindakan yang sesuai untuk mencegahnya.
Contoh Aplikasi : Konselor dapat memberikan pelatihan kepada guru dan orang tua tentang tanda-tanda awal masalah perkembangan pada anak-anak PAUD dan bagaimana mengatasi mereka sebelum masalah tersebut menjadi lebih serius. Hal ini dapat mencakup pelatihan dalam observasi anak dan metode pengajaran yang sesuai untuk usia tersebut.

•Pendekatan Perkembangan :
Deskripsi : Pendekatan perkembangan dalam konseling PAUD adalah pendekatan yang fokus pada dukungan dan fasilitasi perkembangan alami anak-anak. Ini mencakup memberikan kesempatan untuk bermain, belajar, dan eksplorasi yang mendukung perkembangan fisik, emosional, sosial, dan kognitif anak.
Contoh Aplikasi : Konselor PAUD dapat merancang aktivitas bermain yang didasarkan pada tahap perkembangan anak-anak. Ini dapat mencakup permainan yang meningkatkan keterampilan sosial, kreativitas, atau motorik halus, sesuai dengan tahap perkembangan mereka.
Setiap pendekatan memiliki peran dan tujuan yang berbeda dalam konteks bimbingan konseling di PAUD. Pendekatan yang dipilih akan bergantung pada situasi, masalah yang dihadapi anak, dan tujuan perkembangan yang ingin dicapai. Konselor PAUD sering menggunakan berbagai pendekatan sesuai dengan kebutuhan individu

2.Teknik pendekatan behavioral
Teknik pendekatan Rebt
Teknik pendekatan Gestalt
Teknik pendekatan Realitas
Teknik pendekatan CLlient centered

3. Pelaksanaan bimbingan dan konseling tentu mempunyai prinsip-prinsip yang dijadikan dasar untuk berpijak diantaranya yaitu prinsip kerahasiaan, kesukarelaan, kegiatan, kemandirian, kekinian, kedinamisan, keterpaduan, kenormatifan, keahlian, alih tangan kasus dan tut wuri handayani (Syafaruddin, Syarqawi dan Siahaan

4. Lingkungan perkembangan dalam konseling PAUD (Pendidikan Anak Dini) adalah faktor-faktor fisik, sosial, dan emosional yang mempengaruhi perkembangan anak-anak di lingkungan tersebut. Unsur-unsur lingkungan ini dapat sangat berpengaruh pada perkembangan anak-anak, dan penting bagi konselor PAUD untuk memahaminya. Berikut adalah beberapa unsur-unsur lingkungan perkembangan dalam konseling PAUD:

Fasilitas Fisik : Meliputi kondisi fisik ruang kelas atau PAUD, termasuk kebersihan, keamanan, ketersediaan peralatan pembelajaran, dan desain ruangan yang sesuai dengan perkembangan anak.

Interaksi Sosial : Interaksi dengan teman sebaya, guru, dan orang tua memainkan peran penting dalam perkembangan anak. Lingkungan yang mendukung interaksi positif dapat membantu anak-anak belajar berkomunikasi, berkolaborasi, dan memahami norma sosial.

Ketersediaan Sumber Daya : Sumber daya pendukung, seperti buku, mainan pendidikan, alat seni, dan peralatan pembelajaran lainnya, dapat meningkatkan peluang anak-anak untuk bereksplorasi dan belajar.

Kebijakan dan Program Sekolah : Kebijakan pendidikan PAUD yang baik, kurikulum yang sesuai, dan program pengembangan diri dapat memberikan landasan yang kuat untuk perkembangan anak.

Kualitas Guru/Konselor : Kemampuan guru dan konselor untuk memberikan dukungan, bimbingan, dan pengajaran yang berkualitas sangat penting dalam lingkungan PAUD. Guru dan konselor yang terlatih dapat membantu anak-anak mengatasi masalah perkembangan dengan lebih efektif.

Kualitas Hubungan Orang Tua-Anak : Hubungan yang baik antara orang tua dan anak sangat penting. Lingkungan di rumah yang mendukung dan penuh kasih dapat membantu anak-anak merasa aman dan dihargai, yang merupakan faktor penting dalam perkembangan mereka.

Kesehatan dan Gizi : Kesehatan fisik dan nutrisi yang memadai sangat mempengaruhi perkembangan anak-anak. Lingkungan yang mendukung gaya hidup sehat dan menyediakan makanan yang baik dapat mendukung perkembangan yang optimal.

Dukungan Emosional : Anak-anak membutuhkan dukungan emosional dari orang dewasa untuk mengatasi stres, kecemasan, dan perasaan negatif lainnya. Lingkungan yang memberikan dukungan emosional yang positif akan membantu anak-anak mengatasi tantangan perkembangan.

Kepatuhan Terhadap Standar Etika : Etika dan norma-norma yang baik dalam lingkungan PAUD sangatlah penting. Hal ini mencakup kebijakan privasi, perlindungan anak-anak dari segala bentuk refleksi, dan penghormatan terhadap keberagaman budaya dan latar belakang anak-anak.

Fasilitas Penilaian : Lingkungan PAUD harus menyediakan fasilitas untuk menilai perkembangan anak secara berkala. Ini membantu mengidentifikasi masalah perkembangan dan merancang intervensi yang sesuai.

Semua unsur-unsur ini saling terkait dan berkontribusi pada perkembangan anak-anak di lingkungan PAUD. Konselor PAUD, bersama dengan guru dan orang tua, memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan anak-anak secara optimal.