Posts made by Astri Nurul Bertika

Manajemen A MKU Pancasila -> Forum Analisis Jurnal

by Astri Nurul Bertika -
Nama : Astri Nurul Bertika
NPM : 2211011107

PANCASILA SEBAGAI FILSAFAT ILMU DAN IMPLIKASI
TERHADAP PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN DAN
TEKNOLOGI

Pancasila merupakan
dasar falsafah dan ideologi negara yang diharapkan menjadi pandangan
hidup bangsa Indonesia sebagai dasar pemersatu, lambang persatuan dan
kesatuan serta sebagai pertahanan bangsa dan negara Indonesia.

Implikasi sila-sila dalam Pengembangan IPTEK
1. Ketuhanan yang maha esa
Implikasi Sila I Ketuhanan Yang Maha Esa dalam pengembangan
ilmu pengetahuan Manusia pada hakikatnya adalah makhluk religi.

2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
Implikasi Sila Kemanusiaan yang adil dan beradab dalam
pengembangan ilmu pengetahuan adalah memberi arah dan mengendalikan
ilmu pengetahuan. Ilmu dikembalikan pada fungsinya semula, yaitu untuk kemanusiaan, tidak hanya untuk kelompok, lapisan tertentu.

3. Persatuan Indonesia
Implikasinya dalam pengembangan ilmu pengetahuan adalah Sila
persatuan Indonesia, memberikan kesadaran kepada bangsa Indonesia
bahwa rasa nasionalisme bangsa Indonesia akibat dari sumbangan iptek,
dengan iptek persatuan dan kesatuan bangsa dapat terwujud dan terpelihara,
persaudaraan dan pesahabatan antar daerah di berbagai daerah terjalin
karena tidak lepas dari factor kemajuan iptek.

4. Kerakyatan yang dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam
permusyawaratan perwakilan
Implikasinya dalam pengembangan pengetahuan adalah Sila
kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksaan dalam permusyawaratan
perwakilan, mendasari pengembangan Iptek secara demokratis.

5. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.
Implikasi sila ke 5 dalam pengembangan ilmu pengetahuan adalah;
Sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, mengimplementasikan
pengembangan iptek haruslah menjaga keseimbangan keadilan dalam
kehidupan kemanusiaan yaitu keseimbangan keadilan dalam hubungannya
dengan dirinya sendiri, manusia dengan Tuhannya, manusia dengan manusia lain, manusia dengan msyarakat bangsa dan negara serta manusia
dengan alam lingkungannya.

Manajemen A MKU Pancasila -> Forum Analisis Soal-2

by Astri Nurul Bertika -
Nama : Astri Nurul Bertika
NPM : 2211011107

A. Peran Pancasila sebagai paradigma ilmu setiap sila:

1) Sila Ketuhanan Yang Maha Esa
= menekankan bahwa pengembangan IPTEK dimaknai sebagai bentuk syukur pemberian akal oleh Yang Maha Esa. Sehingga dalam proses pengembangan IPTEK tidak dibuat untuk mencederai keyakinan umat beragama.

2) Sila kemanusiaan yang adil dan beradab
= menekankan bahwa dalam pengembangan IPTEK harus dengan cara-cara yang berperikemanusiaan dan tidak merugikan manusia individual maupun umat manusia yang sekarang maupun yang akan datang agar bisa menyejahterakan manusia.

3) Sila Persatuan Indonesia
= mengingatkan agar pengembangan IPTEK ditujukan untuk seluruh tanah air dan bangsa secara merata. Selain itu, sila ini juga memberikan kesadaran bahwa rasa nasionalisme bangsa Indonesia dapat meningkat dengan adanya kemajuan IPTEK

4) Sila kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
= menekankan agar membuka kesempatan yang sama bagi semua warga untuk dapat mengembangkan IPTEK dan merasakan hasilnya sesuai kemampuan dan keperluan masing-masing sehingga tidak terjadi monopoli IPTEK.

5) Sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
= menekankan bahwa dalam pengembangan IPTEK harus didasarkan pada keseimbangan dan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan.

B. Harapan saya mengenai model pemimpin Indonesia sekarang dan di masa mendatang adalah seorang pemimpin itu harus terlebih dahulu menjunjung ideologi Pancasila di dalam dirinya, dengan kata lain seorang pemimpin harus memahami dasar negara Indonesia, sehingga dalam penerapan kebijakan atau program yang dibuat nantinya, mempunyai makna nilai-nilai Pancasila, yang dengan begitu rakyat akan terpenuhi hak namun tidak juga melupakan kewajiban sebagai warga negara yang baik.

Manajemen A MKU Pancasila -> Forum Analisis Soal-1

by Astri Nurul Bertika -
Nama : Astri Nurul Bertika
NPM : 2211011107

A. Menurut saya, hoaks merupakan suatu hal yang sangat meresahkan bagi penerimanya. Hal ini dikarenakan, hoaks memberikan informasi yang bukan sebenarnya, sehingga masyarakat dibuat percaya akan hal tersebut. Terlebih lagi, kebiasaan masyarakat Indonesia yang mudah terpengaruh. Untuk mengantisipasi dampak negatif dari penyebaran hoaks tersebut, yaitu dengan memperkuat pemahaman penerapam ideologi Pancasila. Selain itu, kekuatan religius/keimanan terhadap Tuhan Yang Maha Esa pun menjadi salah satu indikatornya. Kedua hal tersebut dapat diperoleh melalui pendidikan pada sekolah, maupun lembaga lainnya.

B. Pengembangan IPTEK dalam segi negatif, akan berpengaruh luas dalam kehidupan. Penggunaan media sosial seperti dua mata pisau. Jika kita mampu menggunakannya secara bijak dan baik, maka orang-orang pun akan merasakan hal positif. Contohnya media sosial digunakan untuk memberikan informasi khalayak ramai terkait ilmu pengetahuan, dan edukasi kesehatan. Namun, jika media sosial digunakan dengan semena-mena, tentunya akan mengganggu dan merugikan banyak orang. Contohnya, ketika media sosial digunakan untuk menipu orang lain hanya untuk memperkaya diri.

Solusi terkait pengembangan IPTEK yang lebih baik yaitu, dengan memperkuat pemahaman terkait nilai-nilai Pancasila, pembedaan hal baik dan buruk yang di aplikasikan dalam pendidikan, maupun sosialisasi oleh pemerintah. Serta, memperketat penjagaan oleh pihak negara.

C. Sebagai upaya dalam menanggapi budaya konsumerisme,diperlukan perencanaan terkait seberapa besar dan tingginya tingkat konsumsi yang dilakukan, pengorganisasian dengan melihat seberapa banyak sumber daya yang dimiliki, memimpin diri dengan memotivasi agar pembatasan konsumsi yang kita lakukan tidak tercapai, serta mengendalikan dengan memantau seluruh tahapan yang telah dibuat. Dengan demikian, perilaku konsumtif yang mengarah kepada budaya konsumerisme dapat dicegah secara perlahan dan jelas.

Manajemen A MKU Pancasila -> Forum Analisis Video-1

by Astri Nurul Bertika -
Nama : Astri Nurul Bertika
NPM : 2211011107

Video tersebut menunjukkan adanya aksi kontra oleh sejumlah warga terhadap perusahaan yang membuang limbah industri ke sungai dekat pemukiman warga. Akibatnya, warga merasa terganggu akan bau yang ditimbulkannya. Dari informasi yang didapatkan, limbah tersebut berasal dari pabrik/industri pakaian dari 6 perusahaan yang tidak bertanggung jawab mengatasi pengolahan limbahnya. Diketahui, aksi tersebut terjadi di Pekalongan, Jawa Tengah.

Sejumlah warga yang merasa terganggu, melakukan aksi penolakan dengan mengusung spanduk yang menunjukkan adanya ketidakterimaan akan limbah tersebut, dan berharap pihak perusahaan dapat segera menindaklanjuti. Selain itu, aksi penolakan dilakukan dengan menutup saluran/pipa tempat limbah tersebut mengalir.

Jika dikaitkan dengan Pancasila, tentunya tindakan pihak perusahaan ini telah menyalahi nilai dan butir-butir Pancasila, terutama pada sila ke 5, yang berbunyi Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Dalam sila ini, tersirat makna bahwa warga negara yang baik, tidak merusak fasilitas umum/publik, karena dengan hal tersebut kita sudah mengganggu ketenangan orang lain. Oleh karena itu, dalam pembahasan video tersebut mempunyai korelasi terhadap penerapan Pancasila.

Manajemen A MKU Pancasila -> Forum Diskusi

by Astri Nurul Bertika -
Nama : Astri Nurul Bertika
NPM : 2211011107
S1-Manajemen

● Artikel 14.a
Pentingnya Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Menghadapi
Perkembangan IPTEK

IPTEK adalah suatu sumber yang mana seseorang bisa mengelola dan juga menggunakannya
dalam kehidupannya baik dari penemuan baru tentang suatu ilmu atau teknologi dan juga perkembangan dari ilmu dan teknologi itu sendiri.

• Dampak Positif
- Menunjang kegiatan produksi
- Memudahkan komunikasi dengan orang lain
- Memudahkan proses pembelajaran

• Dampak Negatif
- Carding, yaitu pembobolan kartu kredit
melalui internet untuk mendapatkan kode kartu
- Membuat ketergantungan dan rasa malas
- Mengandung unsur kekerasan bahkan pornografi

>> Implementasi nilai-nilai pancasila dalam kehidupan sehari-hari yaitu dengan menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam setiap pribadi, perseorangan, setiap warga negara, setiap individu, setiap penduduk, setiap orang Indonesia. Pelaksanaan dalam perilaku sehari-hari ini lebih berkaitan dengan norma-norma moral. Jika aktualisasi dari Pancasila dalam kehidupan sehari-hari benar-benar
dilakukan maka akan tercapailah warga negara yang Pancasila yaitu Pancasila telah melekat dalam hati sanubari bangsa Indonesia, dan yang demikian itu disebut dengan kepribadian Pancasila.

● Artikel 14.b
Teori Kebenaran Pancasila Sebagai Dasar Pengembangan Ilmu

Dalam lingkup perbincangan kefilsafatan, sistem filsafat Pancasila harus memenuhi tiga teori kebenaran, yakni teori kebenaran koherensi, korespondensi, dan
pragmatik. Sehingga sistem filsafat Pancasila
menjadi tangguh di hadapan sistem filsafat
yang lain.
1. Teori Koherensi
Bagi teori kebenaran ini, pernyataan
dianggap benar jika pernyataan bersifat
konsisten dengan pernyataan sebelumnya
yang dianggap benar.

2. Teori Korespondensi
Menurut teori korespondensi ini, satu
pernyataan benar jika materi pengetahuan
yang dikandung pernyataan itu berhubungan
dengan objek yang dituju oleh pernyataan
tersebut.

3. Teori Pragmatik
Menurut teori ini, nilai kebenaran proposisi diukur dengan kriteria apakah proposisi tersebut berfungsi dalam kehidupan praktis atau tidak.