Posts made by Laila Nur Azizah_ 2211011051

Nama : Laila Nur Azizah
Npm : 2211011051
S1 Manajemen A

1. Bagaimanakah peran Pancasila sebagai paradigma ilmu bagi disiplin ilmu anda masing-masing dengan merinci setiap sila ke dalam kebijakan ilmu dan landasan etika bagi pengembangan ilmu yang anda pelajari dan bagaimana prosesnya di tengah persaingan global seperti sekarang ini?
jawab:
Pancasila sebagai sistem nilai akan berfungsi sebagai paradigma ilmu, apabila para akademisi, praktisi, warga negara maupun penyelenggara negara, telah meyakini kebenaran nilai-nilai Pancasila dan menjadikannya sebagai acuan dalam berolah ilmu maupun beramal dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara paradigma memegang peranan yang sangat penting. Fungsi paradigma ilmu adalah memberikan kerangka, mengarahkan, bahkan menguji konsistensi dari proses keilmuan.
Pancasila sebagai paradigma pembangunan nasional dalam paradigma ilmu yang merujuk pada sila-sila Pancasila
1. ketuhanan yang maha esa dimana setiap warga negara Indonesia berhak menganut dan memeluk agama nya dengan kepercayaan masing-masing tanpa paksaan dari pihak manapun.
2. kemanusiaan yang adil dan beradab dimana dalam sila ini manusia harus memanusiakan manusia yang lain seperti majikan yang tidak boleh sewenang-wenang nya kepada pembantunya.
3. persatuan Indonesia dimana mempunyai rasa rela berkorban untuk kepentingan negara dan bangsa apabila diperlukan.
4. kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan dan perwakilan dimana kita tidak boleh memaksakan kehendak kepada orang lain dan Mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan untuk kepentingan bersama.
5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia dimana kita harus menghindari sikap sombong dan Memberikan bantuan kepada semua orang

Dan prosesnya di tengah persaingan global seperti sekarang ini yaitu berdasarkan landasan pancasila dalam pelayanan persatuan Indonesia, Kita juga harus tetap menggunakan dasar-dasar nilai Pancasila sebagai landasan dalam mengembangkan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi agar kita tidak dapat terjebak dan tepat sasaran mencapai tujuan bangsa.

2. Bagaimanakah harapanmu mengenai model pemimpin, warganegara dan ilmuwan yang Pancasilais di Indonesia sekarang dan di masa mendatang?
jawab:
harapan saya mengenai model pemimpin, warganegara dan ilmuwan yang Pancasialis di Indonesia sekarang dan di masa mendatang adalah pemimpin yang mempunyai jiwa pancasila dimana pemimpin ini yang mengerti benar akan hakikat pancasila sebagai ideologi Bangsa Indonesia.Menurut saya, jika para pemimpin bisa menunjukkan identitasnya sebagai seorang yang Pancasilais, maka rakyat atau pengikutnya pun akan mencerminkan sikap Pancasialis. Dan pemimpin yang warganegara dan ilmuwan tidak membiarkan masyarakat yang miskin makin teraniaya.
Nama : Laila Nur Azizah
Npm : 2211011051

1. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai berita tersebut dan apa yang anda lakukan untuk mengantisipasi dampak negatif penyebaran hoaxs?
jawab:
Tanggapan saya mengenai berita tersebut yaitu seharusnya masyarakat jangan mudah percaya dengan berita hoaxs agar tidak salah tanggap terhadap berita yang belum tentu benar kebenarannya. Dan yang saya lakukan untuk mengantisipasi dampak negatif penyebaran hoaxs tersebut antara lain kita dapat mengeCek sumber informasi/ berita, Periksa keaslian foto atau video,Perhatikan tanggal artikelnya, dan Jangan asal share. Berita hoaxs mudah tersebar karena masyarakat yang asal-asalan mengeshare berita.

2. Bagaimanakah pengaruh pengembangan iptek yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila di media sosial dan solusi apa yang anda sampaikan bagi pengembangan iptek yang lebih baik?
jawab :
pengaruh perkembangan IPTEK yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila di media sosial yaitu contoh perkembangan Iptek ini salah satu bullying berunsur SARA di media sosial, pengguna media sosial tidak mengenal umur dan gender membuat pengguna media sosial bersemena-mena dengan pendapat yang mereka keluarkan. Dan solusi yang dapat saya sampaikan bagi pengembangan IPTEK yang lebih baik yaitu IPTEK banyak dampak negatif dan dampak positifnya, tergantung kita sendiri yang menggunakan dan mengendalikan nya, banyak orang yang sukses dengan jalur IPTEK seperti orang yang memanfaatkan IPTEK untuk berjualan di sosial media dll.

3. Sikap Konsumerisme menyebabkan Indonesia menjadi pasar bagi produk teknologi negara lain yang lebih maju ipteknya, bagaimakah solusi menurut program studi/jurusan yang anda ambil saat ini atas permasalahan tersebut?
jawab:
solusi yang saya ambil saat ini atas permasalahan tersebut yaitu dengan cara menanamkan dari diri sendiri untuk mencintai produk dalam negeri dan mengenalkan, melestarikannya di kancah internasional, agar dapat mengurangi sikap konsumerisme.
Nama : Laila Nur Azizah
Npm : 2211011051
Kelas : S1 Manajemen (A)
Analisis video

Dari video tersebut dapat kita simpulkan bahwa sejarah kemerdekaan RI berawal dari 15 Agustus yaitu dimana Jepang menyerah kepada sekutu yang membuka peluang bagi bangsa Indonesia untuk memproklamirkan kemerdekaan.
Pada 7 Desember 1941 Jepang menyerang di pangkalan Amerika Serikat. Puncak perang sekutu
melawan Jepang adalah di jatuhkannya bom atom dikota Hiroshima 19 Agustus 1945. Lalu bom atom 2 dijatuhkan di kota Nagasaki 9 Agustus 1945. Kemudian, 15 Agustus 1945 Jepang menyerah kepada sekutu dan ditandai dengan berakhirnya perang dunia ke 2 di wilayah Pasifik.
Dalam keadaan ini Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945 memproklamirkan kemerdekaan Indonesia, betapa gigih bangsa Indonesia untuk memproklamirkan dan memperjuangkan kemerdekaan ini.
Nama : Laila Nur Azizah
Npm : 2211011051
Kelas : S1 Manajemen (A)
Analisis video

Dari video tersebut kita dapat mengetahui adanya aksi unjuk rasa warga desa Pekalongan, Jawa Tengah di sebabkan rasa ketidaknyamanan atas limbah pabrik yang dibuang langsung ke sungai.
Pencemaran tersebut berasal dari 6 pabrik perusahaan pakaian. Selain mencemari lingkungan sungai, warga juga merasa tidak nyaman atas bau busuk yang di timbulkan dari limbah pabrik tersebut.
Maka dari itu warga meminta aparat desa untuk menutup saluran ke 6 pabrik tersebut yang tidak memiliki saluran pembuangan.
Dari konflik tersebut pihak pabrik juga belum mengetahui cara mengelola limbah pabrik dengan benar. Dan pemilik pabrik tidak mencerminkan dan menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam hidup bermasyarakat.

Manajemen A MKU Pancasila -> Forum Diskusi

by Laila Nur Azizah_ 2211011051 -
Nama : Laila Nur Azizah
Npm : 2211011051
Kelas : S1 Manajemen (A)
Analisis artikel 14a

Pentingnya Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Menghadapi Perkembangan IPTEK

Pengimplementasian nilai-nilai Pancasila dalam perkembangan IPTEK sangatlah penting dimana Pancasila dapat menjadi rambu-rambu normatif bagi pengembangan dan juga pemanfaatan IPTEK agar tetap sesuai dengan kepribadian masyarakat Indonesia yang luhur dan mulia. Pengembangan IPTEK juga harus senantiasa berakar pada budaya bangsa, serta IPTEK harus senantiasa menghormati dan terbuka dengan segala kritik yang ada dari masyarakat yang tentunya untuk arah yang lebih baik. Upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk memperkuat pengimplementasian nilai-nilai Pancasila dapat dilakukan dengan cara antara lain :
1. Melalui dunia pendidikan,yaitu dengan menambahkan mata pelajaran khusus pancasila pada setiap satuan pendidikan bahkan sampai ke perguruan tinggi.
2. Penyuluhan/ Sosialisasi tentang pentingnya menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
3. Memperkenalkan nilai-nilai Pancasila melalui media massa.
4. Menolak dengan tegas paham – paham yang bertentangan dengan Pancasila.
5. Menjadikan Pancasila sebagai acuan dalam bertindak dan memanfaatkan teknologi.
6. Kritis dan bijak serta selalu dapat memilah hal-hal atau informasi yang didapat agar tidak menyimpang dari nilai-nilai Pancasila.


Analisis 14b

Teori Kebenaran Pancasila Sebagai Dasar Pengembangan Ilmu

Dari artikel 14b ini kita mengetahui bahwa Ilmu dengan metode ilmiahnya bertujuan untuk mencapai kebenaran. Karena yang berilmu itu manusia, maka kebenaran semata-mata tidak hanya murni memenuhi kriteria koherensi dan korespondensi saja tetapi kebenaran juga harus dikembalikan pada manusianya. Pemahaman filosofis tentang kebenaran dalam konteks Pancasila dapat digeneralisasikan bahwa dalam konteks Pancasila, kebenaran adalah
1) tiadanya pertentangan dengan Tuhan,
2) aktualisasi atau perwujudan dan terpenuhinya hakekat manusia,
3) suatu hal yang satu, tidak dapat dibagi-bagi,
4) kemanfaatan pada semua pihak, dan
5) terpenuhinya hakekat keadilan (adil).
Untuk pengembangan ilmu di Indonesia nilai kebenaran Pancasila harus dijadikan dasarnya.